Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dari Keterbatasan Menjadi Inspirasi: Peran Media Digital dalam Meningkatkan Kemandirian Penyandang Tunadaksa Anggita, Adelia Fitri; Ulitona, Anastasia Roh; Silitonga, F.M Anjelina; Sinaga, Masdiwati; Gultom, Renita Oktavia; Simanjuntak, Ririn Ayu; Puteri, Anggia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26040

Abstract

Penelitian ini berjudul dari keterbatasan menjadi inspirasi: peran media digital dalam meningkatkan kemandirian penyandang tunadaksa ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi literatur. Dengan subjek penelitian seorang penyandang disabilitas Muhammad Arifin. Adapun penyandang tunadaksa ini, kini menjadi seorang motivator dan inspirator di Media sosial. Namun, penelitian ini lebih berfokus pada peran platform digital membantu penyandang disabilitas khususnya tunadaksa, dalam meningkatkan kemandirian dan kepercayaan diri yang diperoleh dari konten yang dibuat oleh Muhammad Arifin. Karena dalam era digital saat ini, akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi telah membuka peluang baru bagi individu dengan disabilitas untuk berpartisipasi lebih aktif dalam masyarakat. Adapun hasil penelitian ini mengeksplorasi berbagai inisiatif dan program yang telah berhasil memberdayakan penyandang tunadaksa, serta tantangan yang masih dihadapi dalam pemanfaatan media digital. Dengan pendekatan yang berbasis pada pengalaman langsung para penyandang disabilitas, artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat dioptimalkan untuk mendukung kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pembuat kebijakan, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat luas dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi penyandang disabilitas.
Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Film Gara-Gara Warisan Karya Muhadkly Acho & Relevansinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia: Kajian Pragmatik Tobing, Jelita Br.L; Anggita, Adelia Fitri; Maulida, Dinda Nur; Simanjuntak, Siska Monika; Sari, Yuliana
EDUKASI Vol 23, No 1 (2025): EDISI MEI 2025
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v23i1.8122

Abstract

This study examines language politeness according to Geoffrey Leech's theory in the movie Gara-Gara Pahlawan by Muhadkuri Acho and its implications for Indonesian language learning. The approach used is descriptive qualitative with pragmatic analysis. The data were obtained by using the free listening method and listening to the narration of the characters in the movie. The results of the analysis found 12 data of compliance with the principles of language politeness, consisting of 5 data of the maxim of generosity, 3 data of the maxim of respect, 1 data of the maxim of simplicity, 1 data of the maxim of consensus, and 2 data of the maxim of sympathy. No compliance with the maxim of wisdom was found. This movie is suitable as teaching material for language politeness because it displays many polite speeches and can be a model for choosing the right words according to the context and interlocutors. The application of polite language in learning can improve students' communication skills using polite language in various social situations.
Analisis Penggunaan Kamus dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Mahasiswa BIPA di Kota Medan Anggita, Adelia Fitri; Selina, Angelia; Zebua, Elysabet br; Yassin, Naufara; Marbun, Rosliana; Puteri, Anggia
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7661

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan kamus dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) di Kota Medan, serta menggambarkan pandangan mahasiswa terhadap fungsi kamus dan tantangan yang mereka hadapi dalam penggunaannya. Data diperoleh melalui kuesioner tertutup dan terbuka yang diberikan kepada dua responden BIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua mahasiswa pernah menggunakan kamus dan memahami fungsi dasarnya, seperti membantu menemukan arti kata, menambah kosakata, dan memahami cara penggunaan kata dalam kalimat. Namun, terdapat perbedaan pandangan mengenai efektivitasnya: satu responden menilai kamus masih sangat penting, sementara yang lain menilai AI tools lebih cepat dan efisien. Kedua responden lebih memilih kamus digital dan mengakui bahwa mereka membutuhkan pendampingan tutor saat menggunakannya. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun teknologi telah memengaruhi strategi belajar mahasiswa BIPA, kamus tetap memiliki peran penting dalam memperluas kosakata dan memahami makna kata secara tepat. Pendampingan tutor diperlukan untuk memaksimalkan fungsi kamus dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia.