Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Informed Consent dalam Konseling Keluarga Berencana Amri, Sri Rahayu; Umrah, Andi Sitti; Suriati, Israini; Dahlan, Andi Kasrida; Fitrayanti, Arnis; Juliani, Reski
Voice of Midwifery Vol 14 No 1 (2024): Voice of Midwifery
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/vom.v14i1.304

Abstract

Informed consent merupakan elemen penting dalam pelayanan kesehatan, termasuk dalam konseling keluarga berencana. Hal ini menekankan pentingnya memberikan informasi yang lengkap, jelas, dan dapat dipahami oleh pasien sebelum mereka memutuskan untuk menggunakan suatu metode kontrasepsi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran peran informed conset dalam konseling keluarga berencana. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods. Populasi dan sampel adalah pasangan usia subur (PUS) yang tidak menggunakan alat kontrasepsi, tetapi tidak ingin memiliki anak sebanyak 200 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data melalui analisis desktiptif. Hasil penelitian 55% responden memahami sepenuhnya informed consent, 40% responden menerima konseling yang komprehensif, 50% responden merasa tidak memiliki kebebasan dalam memilih metode kontrasepsi, menunjukkan adanya kendala dalam pemberian informasi yang seimbang dan tidak memihak, sebanyak 50% responden kurang puas dengan kontrasepsi dan sebanyak 50% berhenti menggunakan alat kontrasepsi karena kurangnya informed consent yang memadai berkontribusi pada rendahnya kepuasan dan keberhasilan program keluarga berencana. Kesimpulan; peran informed consent dalam konseling keluarga berencana dalam menggunakan alat kontrasepsi belum dilakukan secara maksimal, sehingga perlu dilakukan upaya peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan edukasi pada masyarakat.
UPAYA PENURUNAN STUNTING MELALUI KONSELING BERBASIS DIGITAL DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) Juliani, Reski; Umrah, Andi Sitti; Mansyur, Nurliana; Alfi, Nurainin; Dahlan, Andi Kasrida; Hikmah A, Nailul; Mulia Astuti, Sri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24487

Abstract

Stunting merupakan masalah malnutrisi kronis yang telah menjadi fokus perhatian secara global dan prioritas pembangunan nasional dalam indikator output Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi. Urgensi dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang mampu memecahkan persoalan stunting di kota Palopo adalah melakukan upaya penurunan stunting melalui konseling berbasis digital dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan; 1) meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan dan penangan stunting, dan pemenuhan gizi pada anak dan sanitasi lungkungan; 2) mengetahui efektivitas program konseling berbasis digital dengan pendekatan behavior dan PMT terhadap penururnan stunting yang ditinjau dari peningkatkan berat badan dan tinggi badan balita stunting di Kota Palopo. Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Palopo dengan 2 (dua) tempat yaitu kelurahan Songka dan Binturu. Jumlah sasaran sebanyak 14 orang balita dan keluarga. Metode yang digunakan melalui konseling berbasis digital dengan pendekatan behavior dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) selama 30 hari. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua dalam pencegahan dan penangan stunting, pemenuhan gizi balita dan sanitasi lingkungan meningkat sebelum dan setelah diberikan konseling (? = 0,00) dan adanya peningakatan TB sebanyak 3,4 cm dan BB sebanyak 700 gram setelah diberikan intervensi. Selain itu, terdapat perubahan perilaku kearah yang lebih positif. Artinya para orang tua telah menyadari bahwa perilaku lama dalam pengasuhan anak harus diubah kearah perilaku yang baru sehingga orang tua telah mampu memahami dengan baik kondisi dan kebutuhan nutrisi pada anak. Diharapkan kegiatan ini dapat di tingkatkan dan dilanjutkan dalam kegiatan monev intervensi penurunan stunting di kota palopo