Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Usia Kehamilan dengan Striae Gravidarum Variha, Variha; Aryunisari, Chyntia Giska; Arisandi, Syafik; Effendi, Arif
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3221

Abstract

Striae gravidarum, yang dikenal sebagai stretch marks, merupakan perubahan umum pada kulit yang sering terjadi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara usia kehamilan dan striae gravidarum. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung mulai Januari 2024. Populasi adalah semua subjek dengan striae gravidarum di rumah sakit tersebut, dengan sampel yang dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, dengan analisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia kehamilan dan striae gravidarum (p=0,027). Persentase kejadian striae gravidarum paling tinggi terjadi pada usia kehamilan 15-28 minggu (25,8%) dan 29-42 minggu (17,7%). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa terdapat korelasi antara usia kehamilan dan striae gravidarum, dengan insiden yang lebih tinggi pada trimester kedua dan ketiga.
Edukasi Dini Tuberkulosis Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Menular Di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri 3 Tempuran Safira, Adinda; Fathurrahman, Adlian; Yoza, Aldy; Adillah, Amirah Halfa; Nursyafitri, Annisa; Maulana, Reza Mohamad; Variha, Variha; Azzahra, Tasya Ratmadila; Sulanto, Aspri
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 2 (2025): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i2.20555

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, yang menempati peringkat ketiga tertinggi di dunia dengan estimasi 845.000 kasus dan 98.000 kematian pada tahun 2020. Di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Tengah, tren peningkatan kasus terus terjadi, dengan 1.729 kasus tercatat pada tahun 2022. Anak-anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dalam upaya pencegahan. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan tentang TBC kepada siswa-siswi SDN 3 Tempuran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai penyakit TBC sebagai langkah preventif sejak dini. Kegiatan berlangsung dengan pemaparan materi edukasi, sesi tanya jawab, serta kuis berhadiah untuk meningkatkan partisipasi. Sebanyak 23 siswa terlibat aktif dalam penyuluhan ini, yang ditutup dengan foto bersama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif di tingkat sekolah dasar dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengendalian TBC di lingkungan masyarakat.