Aspri Sulanto, Aspri
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Pencegahan Polio Melalui Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Di Desa Tanjung Rejo Kabupaten Pesawaran Sulanto, Aspri; Rizky, Hidayatul; Fauzi, Ade Umar Aulia; Habbie, Alfath; Atmaja, Bagas Surya; Fitrihanny, Leona Ferda; Kasyfi, Fathul Qadir; Susanto, Febi; Rahmah, Balqist Ar
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 1 (2025): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i1.17687

Abstract

Menurut WHO, pada tahun 2018 terdapat sekitar 20 juta anak di seluruh dunia yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap, bahkan sebagian diantaranya tidak menerima vaksinasi sama sekali. Kemenkes RI terus menerima laporan mengenai Kejadian Luar Biasa (KLB) yang disebabkan oleh virus polio di beberapa wilayah di Indonesia. Sebanyak 32 provinsi dan 399 kabupaten/kota di Indonesia dikategorikan sebagai wilayah berisiko tinggi terhadap polio. Vaksinasi polio pada bayi dan anak tidak hanya melindungi individu tersebut, tetapi juga berperan dalam mencegah penularan penyakit untuk orang lain. Berdasarkan latar belakang tersebut, dilakukan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 sebagai langkah pencegahan polio melalui peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Tanjung Rejo. Sebanyak 67 peserta yang merupakan orang tua dari anak-anak yang datang ke posyandu terlibat dalam kegiatan penyuluhan ini. Kegiatan terlaksana dengan baik dan mendapatkan respon yang antusias dari masyarakat umum khususnya masyarakat Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran. 
Pengabdian Masyarakat Penyuluhan Diare Pada Anak Balita Di Desa Pekon Patoman Pinilih, Astri; Sulanto, Aspri; L, R. Edwin Savero; A, Sonia Aryayunengsih; Amalia, Faika; Olitia, Archangela; Dewi, Azzah Kurnia; Rusdiansyah, Ferza; Qarolina, Wina; Lutfia, Qonita
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 1 (2025): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i1.17773

Abstract

Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja yang lembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar yang lebih dari biasa, yaitu 3 kali atau lebih dalam sehari yang mungkin dapat disertai dengan muntah atau tinja yang berdarah. Tujuan Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan tentang diare pada anak di Desa Pekon Patoman, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan mengenai diare pada masyarakat terutama kepada ibu-ibu yang memiliki anak balita. Kegiatan pengabdian masyarakat penyuluhan diare dari Universitas Malahayati telah berhasil dilaksanakan dan melampaui target indikator keberhasilan peserta sebanyak 40 masyarakat terutama ibu-ibu yang memiliki anak balita.
Penyuluhan Penyakit Mumps (Gondongan) Pada Anak Sulanto, Aspri; Nadesya, Falendha; Indra, Kadek Widhi; Fitri, Dinda Sesa; Trylukerta, Erin; Jauhari, Dio Haris; Chaniago, Fadilla Putri Aqilla; KJ, Dimas Rangga; Maharani, Regina
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 1 (2025): Volume 3 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i1.19605

Abstract

Mumps merupakan penyakit yang sering terjadi pada kelenjar air liur oleh karena infeksi virus. Penyakit ini bersifat self-limiting yang menimbulkan pembengkakan dan rasa sakit pada kelenjar air liur. Mumps dapat terjadi pada semua usia namun biasanya mumps terjadi pada anak usia 5-15 tahun dan jarang pada dewasa. Penyuluhan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan pengetahuan masyarakat terutama yang memiliki anak mengenai pengenalan penyakit mumps (gondongan). Penyuluhan mengenai pengenalan penyakit mumps (gondongan) pada anak dilakukan melalui metode Focus Group Disscussion dengan pemaparan materi dan tanya jawab sebagai hasil akhir. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini didapatkan bahwa dengan menggunakan metode Focus Group Disscussion tidak sepenuhnya efektif dalam menyampaikan materi, dikarenakan terdapat beberapa peserta yang kurang fokus saat pemaparan materi. Kegiatan pengabdian dengan menggunakan microsoft powerpoint untuk menampilkan materi penyuluhan dirasa kurang efektif dan efisien.
Edukasi Dini Tuberkulosis Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Menular Di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri 3 Tempuran Safira, Adinda; Fathurrahman, Adlian; Yoza, Aldy; Adillah, Amirah Halfa; Nursyafitri, Annisa; Maulana, Reza Mohamad; Variha, Variha; Azzahra, Tasya Ratmadila; Sulanto, Aspri
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 2 (2025): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i2.20555

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, yang menempati peringkat ketiga tertinggi di dunia dengan estimasi 845.000 kasus dan 98.000 kematian pada tahun 2020. Di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Tengah, tren peningkatan kasus terus terjadi, dengan 1.729 kasus tercatat pada tahun 2022. Anak-anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dalam upaya pencegahan. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan tentang TBC kepada siswa-siswi SDN 3 Tempuran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai penyakit TBC sebagai langkah preventif sejak dini. Kegiatan berlangsung dengan pemaparan materi edukasi, sesi tanya jawab, serta kuis berhadiah untuk meningkatkan partisipasi. Sebanyak 23 siswa terlibat aktif dalam penyuluhan ini, yang ditutup dengan foto bersama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif di tingkat sekolah dasar dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengendalian TBC di lingkungan masyarakat.
Pengabdian Masyarakat : Penyuluhan “Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS): Di SDN 38 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Sulanto, Aspri; Ramadan, Muhamad Iqbal; Monica, Meisy; Agiestya, Milla Monica; Irawan, ⁠Faramitha Sandra; Raharja, ⁠Andhika Satria; Andayani, Heny Tri; Putra, Gilang Ramdhan; Hilmi, Adiatma Bahrul
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 2 (2025): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i2.20191

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan serangkaian upaya yang dilakukan individu, keluarga, dan masyarakat untuk menjaga kesehatan secara mandiri dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan PHBS sejak usia dini sangat penting untuk membentuk pola hidup sehat yang berkelanjutan, terutama di lingkungan sekolah sebagai tempat pembentukan karakter dan kebiasaan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SDN 38 Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, tentang pentingnya PHBS. Penyuluhan dilakukan melalui metode edukatif yang interaktif, termasuk pemaparan materi, pemutaran video edukasi, demonstrasi mencuci tangan yang benar, dan sesi diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari para siswa serta peningkatan pemahaman mereka terhadap praktik-praktik PHBS. Diharapkan kegiatan ini mampu mendorong penerapan PHBS secara konsisten di lingkungan sekolah maupun rumah, serta menjadi kontribusi nyata dalam upaya promotif dan preventif bidang kesehatan.