Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

OPTIMIZATION OF A GOOD GOVERNANCE SYSTEM THROUGH SYNERGY AND COLLABORATION BETWEEN LEADERSHIP AND BUREAUCRACY IN INDONESIA Agung, Magda Faradiba Mauludia; Rani, Berliana Mustika; Millensyah, Erwing Wahyu; Wijayanto, Hendra; Sari, Sarah Meirina; Perdana, Rizky Nurhidayat
GEMA PUBLICA Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Administrasi Publik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gp.10.1.2025.1-9

Abstract

Good governance is a crucial foundation for sustainable development in Indonesia. Its implementation, however, faces various challenges, including weak coordination between leadership and bureaucracy. This article aims to examine the role of synergy and collaboration between visionary leadership and professional bureaucracy in achieving effective, transparent, and accountable governance. This research employs a qualitative approach based on literature studies and policy analysis, focusing on case studies of bureaucratic reform in several regions of Indonesia. The findings indicate that a harmonious relationship between leadership and bureaucracy can enhance public service effectiveness, accelerate policy implementation, and minimize corruption. Responsive leadership serves as the primary driver of change, while professional bureaucracy acts as an efficient policy executor. The challenges include resistance to change, political influence, and overlapping bureaucratic authorities. Addressing these challenges requires strategic measures such as strengthening leadership training, performance-based bureaucratic reforms, and the adoption of digital technology to enhance transparency and efficiency. Strong synergy and good governance can be optimized to meet societal needs and global challenges.
EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK REKLAME DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PAJAK DAERAH (Studi pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang Tahun 2019-2021) Perdana, Rizky Nurhidayat; Said, M. Mas'ud; Musa, Ali Masykur
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 3 (2024): Volume 9 Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i3.1399

Abstract

The decentralization system implemented in the Indonesian government makes each region obliged to finance its own regional households for the implementation of regional autonomy that is able to realize regional independence and equitable development to improve people's welfare. The government tries to finance its own work program by optimizing local revenue, one of which is from the local tax sector, namely billboard tax. The purpose of this study is to solve the problem of how the Malang Regency Government can collect billboard tax effectively and efficiently according to the potential existing billboard tax revenue target, so that it can be seen to what extent billboard tax collection can contribute to local tax revenue in Malang Regency. The performance of the Malang Regency government in implementing billboard tax collection is explored more deeply in this study, which uses an analytical descriptive method with a qualitative approach. Data collection methods include observation, documentation, and interviews. The data analysis method used qualitative analysis procedures. The research findings show that for three years from 2019 to 2021, the effectiveness of Malang Regency's billboard tax collection is included in the highly effective category. Because the result of billboard tax collection on local taxes has been less than 10%, the contribution of billboard tax to local taxes is included in the very low threshold.
Quality of Service of the Mobile Storytelling Program for Children and Teenagers (DARLING) by the East Java Provincial Library and Archives Office as a Library Service Innovation in Surabaya Firiznanda, Muhammad Fa'iq; Mubarak, Yusya Hammam; Fauzi, Ahmad; Salsabila, Naila; Perdana, Rizky Nurhidayat
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63309/dialektika.v23i2.562

Abstract

Abstract This study is based on a phenomenon, namely the fairly good statistical results of public satisfaction with the Children's and Teenagers' Fairy Tales (Darling) program amidst various obstacles faced. This study aims to further identify the actual quality of service produced by the East Java Provincial Library and Archives Service in the Darling program so as to obtain good satisfaction from the community. This study uses a qualitative descriptive method, namely describing the results of the analysis using the Parasuraman, Zeithaml, and Berry service quality theory based on the reality that occurs based on data collected through interviews, observations, and documentation as well as supporting data such as books, journals, or website articles. This study shows results where the five aspects used to measure the quality of the Darling program service are met well, so that it provides an understanding of what efforts are made by the East Java Provincial Library and Archives Service so that this program can produce maximum service and make the level of public satisfaction optimal. Keywords: Darling, Quality, Service, Mobile Library, Program
Peran Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai Sarana Partisipasi Masyarakat di Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk Maisaroh, Khalimatul; Perdana, Rizky Nurhidayat
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3963

Abstract

Forum Konsultasi Publik (FKP) merupakan instrumen tata kelola pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat yang bertujuan memperkuat dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam proses penyusunan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran FKP sebagai sarana partisipasi masyarakat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk serta mengidentifikasi sejauh mana pelaksanaan forum telah sesuai dengan prinsip konsultasi publik berdasarkan PermenPAN RB Nomor 16 Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi melalui pengumpulan dokumen resmi pemerintah, media elektronik, dan sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FKP telah berfungsi sebagai ruang dialog formal antara pemerintah dan masyarakat, namun implementasinya belum sepenuhnya optimal dalam aspek pemerataan partisipasi, efektivitas komunikasi substantif, serta tindak lanjut rekomendasi kebijakan. Hambatan teknis, struktural, dan kapasitas menjadi faktor utama yang memengaruhi efektivitas komunikasi dua arah dalam forum tersebut. Dengan demikian, diperlukan perbaikan strategi pelaksanaan, penguatan partisipasi kelompok rentan, dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Tingkat Kualitas Pelayanan Publik di Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk Berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025 Sukmawati, Ananda Nur Vadila; Perdana, Rizky Nurhidayat
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3965

Abstract

Studi ini bertujuan mengkaji kualitas pelayanan publik Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk tahun 2025 melalui data Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dengan kerangka analisis dimensi SERVQUAL. Data sekunder diperoleh dari platform E-SUKMA Provinsi Jawa Timur dan diolah menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Temuan menunjukkan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat rata-rata sebesar 92,56 yang masuk kategori A dengan predikat sangat baik. Dari sembilan unsur pelayanan yang dipetakan ke lima dimensi SERVQUAL, terlihat bahwa Responsiveness merupakan sisi terkuat. Penanganan Pengaduan mencapai skor 99,21 dan Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan mencatat 99,35. Meski demikian, beberapa aspek masih perlu ditingkatkan. Sarana dan Prasarana (dimensi Tangibles) mendapat nilai paling rendah yakni 89,90. Begitu juga dengan beberapa elemen dalam dimensi Reliability: Sistem dan Prosedur (92,01), Persyaratan (90,59), serta Biaya/Tarif (90,00) yang mengindikasikan masih ada ruang perbaikan dalam hal transparansi dan kemudahan akses. Temuan menarik menunjukkan adanya fluktuasi nilai antar periode pengukuran, yang mengindikasikan konsistensi pelayanan belum sepenuhnya stabil. Karena itu, diperlukan upaya perbaikan berkelanjutan khususnya pada fasilitas fisik, transparansi prosedur layanan, peningkatan kompetensi SDM, dan penguatan sistem monitoring untuk menjaga kualitas pelayanan tetap optimal dan konsisten.
Sosialisasi Sadar Arsip sebagai Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jubung Kabupaten Jember Palupi, Niken Ayu; Perdana, Rizky Nurhidayat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7565

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya arsip keluarga masih rendah, padahal arsip seperti KTP, KK, dan akta kelahiran memiliki nilai hukum dan administratif yang vital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kearsipan masyarakat Desa Jubung, Kabupaten Jember, melalui edukasi langsung dan praktik sederhana dalam pengelolaan arsip keluarga. Mitra kegiatan adalah warga desa yang terdiri dari perangkat RT/RW, ibu-ibu PKK, dan tokoh masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, praktik menata arsip fisik menggunakan map tahan air, serta pengenalan digitalisasi arsip melalui Google Drive. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyimpan dokumen penting secara aman dan rapi. Sekitar 70% peserta mampu mempraktikkan pengelolaan arsip dengan benar, dan menunjukkan perubahan perilaku positif dalam penataan arsip di rumah. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis edukasi efektif menumbuhkan budaya sadar arsip dari lingkungan keluarga. Temuan ini penting sebagai langkah awal membangun tertib administrasi dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko kehilangan dokumen. Ke depan, program ini memiliki potensi dikembangkan menjadi pelatihan berkelanjutan dan komunitas sadar arsip desa.