p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dunia Kesmas
Maryam, Riyanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN BAURAN PEMASARAN DENGAN LOYALITAS PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN Tamara, Yayang Suci; Febriani, Christin Angelina; Maryam, Riyanti; Aryawati, Wayan
Jurnal Dunia Kesmas Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v12i4.12375

Abstract

Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin mengalami fluktuasi jumlah kunjungan Pasien rawat inap, yang disebabkan oleh adanya peningkatan dan kualitas pelayanan yang ada di Rumah Sakit lain dan jaraknya relatif dekat. Loyalitas pasien dapat dipengaruhi oleh bauran pemasaran produk, harga, tempat, promosi, orang, dan bukti fisik.Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan bauran pemasaran  (produk, harga, tempat, promosi, orang, bukti fisik, proses)  dengan loyalitas pasien rawat inap di rumah sakit pertamina bintang amin tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu  100 responden  dari populasi 1.897 pasien rawat inap RSPBA. Cara pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling. Pengukuran variabel bauran memakai kuesioner  Zahrah (2022) di RS Bhayangkara lampung. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian yang didapatkan ada hubungan antara produk dengan loyalitas pasien (p=0,004), ada hubungan antara harga dengan loyalitas pasien (p=0,032), ada hubungan antara Tempat dengan loyalitas pasien (p=0,001), ada hubungan antara promosi dengan loyalitas pasien (p = 0,027), ada hubungan antara orang dengan loyalitas pasien (p = 0,001), tidak ada hubungan antara bukti fisik dengan loyalitas pasien (p = 0,13), dan ada hubungan antara Proses dengan loyalitas pasien (p = 0,012). Rumah sakit perlu meningkatkan kualitas produk dan layanan untuk menarik konsumen agar tetap menggunakan layanan di RSPBA, menyediakan metode pembayaran yang lebih beragam seperti debit, melakukan evaluasi secara berkala    disertai pendidikan dan pelatihan komunikasi bagi peneliti lain. Serta untuk peneliti selanjutnya dapat memperdalam hubungan antara tempat dengan loyalitas pasien.Kata Kunci : Rumah Sakit, Bauran Pemasaran Loyalitas, Pasien Rawat Inap
Evaluasi Program Penanggulangan Tuberkulosis dalam Penemuan Penderita Tuberkulosis Surtini, Surtini; Samino, Samino; Maryam, Riyanti; Noviansyah, Noviansyah; Perdana, Agung Aji
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17159

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tertinggi TBC mencapai 845.000 Kasus, Lampung sebesar 135/100.000 penduduk. Tujuan penelitian diketahuinya hasil evaluasi Program Penanggulangan Tuberkulosis dalam Penemuan Penderita Tuberkulosis di Kota Metro Tahun 2023. Jenis penelitian kualitatif menggunakan desain penelitian evaluasi dengan model CIPP. Informan terdiri dari 11 pemegang program TBC Puskesmas, 3 lintas sektoral, 5 masyarakat serta informan kunci Pemegang program P2TB dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro. Instrumen menggunakan pedoman wawancara dan Pelaksanaan Focus Group Discusion. Analisis data dengan triangulasi sumber, metode dan teori. Hasil evaluasi conteks Program penemuan pasien TB terdiri atas Permenkes No. 67 tahun 2016 dan Perpres No. 67 tahun 2021, dan sudah tersedia petunjuk teknis serta SOP. Input Sumber daya Manusia sudah mencukupi hanya saja belum semuanya mendapatkan pelatihan, sarana dan prasarana yang sebagian belum lengkap serta pendanaan yang kurang. Proces penemuan pasien TBC sesuai petunjuk teknis, pencatatatan dan pelaporan telah dilakukan, monitoring dan evaluasi rutin dilakukan setiap 1 dan 3 bulan. Product dari pelaksanaan program menunjukkaan hasil yang masih jauh dari target yang telah ditetapkan sebesar 90%. Rekomendasi yang diberikan dengan meningkatkan pelatihan kepada seluruh Tim TB, mengupayakan kelengkapan sarana dan prasarana serta penambahan anggaran pendanaan seperti dari pihak swasta dan global funds.