Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Desain dan Pengembangan Aplikasi Ikan Hias FisHomie Berbasis Web dan Mobile Ka-sasi, R.I. Damai; Wicaksono, Aditya; Mindara, Gema Parasti; Giri, Endang Purnama; Novianty, Inna; Fathonah, Lathifunnisa
Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Vol 6, No 01 (2025): Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jrami.v6i01.13357

Abstract

Ikan hias, baik dari jenis air tawar maupun laut, telah menjadi salah satu komoditas yang populer di kalangan masyarakat. Memelihara ikan hias bukan hanya sekedar hobi, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan. Dengan meningkatnya minat terhadap ikan hias, muncul tantangan dalam hal pemeliharaan dan informasi terkait spesies yang berbeda. Aplikasi fisHomie dirancang untuk memperkaya informasi terkait ikan hias sekaligus mempermudah komunikasi antar penggemar ikan hias. Aplikasi ini berperan sebagai ensiklopediadigital yang menghubungkan komunitas pecinta ikan hias melalui fitur-fitur informatif dan forum diskusi interaktif. Sehingga memungkinkan para pengguna berbagi pengalaman, tips perawatan, dan foto atau video ikan hias mereka. FisHomie dikembangkan sebagai aplikasi lintas platform yang menghubungkan versi web dan mobile melalui penggunaan API. API ini berfungsi sebagai jembatan untuk mengintegrasikan data antara halaman admin berbasis web, yang dibangun menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan database menggunakan MySQL. Sedangkan aplikasi mobile dikembangkan di Android Studio dengan bahasa pemrograman Java.
PENGEMBANGAN APLIKASI MANAJEMEN TAMBAK IKAN KONSUMSI BERBASIS WEB DAN MOBILE FISHEERLOG Rio Ferddinansya; Muhammad Naufal Sutardi; Rheynesta Hannover; Fauzi Ikhsan Suswanto; Muhammad Rafi Alexander Prayoga; Wicaksono, Aditya; Mindara, Gema Parasti; Inna Novianty; Lathifunnisa Fathonah; Endang Purnama Giri
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 12 No. 1 (2025): Prosisko Vol. 12 No. 1 2025
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/prosisko.v12i1.9843

Abstract

Manajemen pakan ikan, stok ikan, serta pemantauan karyawan adalah parameter krusial dalam kesuksesan pengelolaan tambak ikan. Dalam skala besar, pengelolaan tambak ikan akan cederung menjadi lebih rumit dan kompleks. Memastikan setiap sumber daya manusia yang mengelola tambak ikan teredukasi dan memahami metode teknis dalam membudi daya ikan menjadi langkah krusial yang dapat dilakukan pengelola tambak ikan. Dengan aplikasi ini, manajer tambak ikan dapat dengan mudah mengelola logistik ikan mulai dari pakan dan stok, hingga monitoring perawatan tambak ikan oleh karyawan. Sarana pembelajaran melalui aplikasi akan menjadi solusi praktis sekaligus berdampak besar bagi karyawan untuk lebih memahami praktik pengelolaan tambak ikan. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan metode Agile yang memudahkan pengembangan dan fleksibel sehingga memungkinkan pengembangan berkelanjutan. Website Fisheerlog dibangun menggunakan framework Laravel 11, sedangkan aplikasi mobile dikembangkan menggunakan Java. Aplikasi ini diharapkan bisa mempermudah pengelolaan tambak ikan baik dari segi logistik maupun sumber daya manusia yang tersedia. Selain itu, aplikasi ini diharapkan dapat mendorong minat masyarakat untuk memulai bisnis budidaya ikan konsumsi.
Quackbot: Robot Pengumpul Telur Bebek Menggunakan Artificial Intelligence Berbasis IoT Mindara, Gema Parasti; Fathonah, Lathifunnisa; Novianty, Inna; Nisa, Afifah Rodhiyatun; Dewanto, Muhammad Arif Bagus; Ramadhan, Herlambang Nurasyid; Fahlevy, Annaliah
Jurnal ICT: Information Communication & Technology Vol. 25 No. 1 (2025): JICT-IKMI, July, 2025
Publisher : LPPM STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of robotic technology in the digital era has significantly impacted various industries, including poultry farming. One of the challenges faced by farmers is the manual collection of eggs, which poses risks of breakage and potential fraud in egg count records by workers. To address this issue, Quackbot, an AI and Internet of Things (IoT)-based egg-fetching robot, has been developed. This robot integrates YOLOv8 as an AI model to accurately detect eggs and an IoT system that allows farmers to monitor the number of collected eggs in real-time. The development of this robot follows the HDLC method, which includes Planning, Analysis, Design, Implementation, and Maintenance. The robot is designed to move autonomously to collect eggs and return to its basecamp once it reaches maximum capacity. This system enhances efficiency, safety, and transparency in egg collection, reducing losses and increasing farm productivity.
“Kudaku”: Aplikasi Sistem Manajemen Peternakan Kuda Berbasis Web dan Mobile Qonita, Vellisya Afifa; Muchlisinia, Newi; Sugiana, Lili Rahmawati; Stefanny, Arlyn; Wicaksono, Aditya; Mindara, Gema Parasti; Giri, Endang Purnama; Novianty, Inna; Fathonah, Lathifunnisa
Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Vol 6, No 03 (2025): Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jrami.v6i03.13373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi berbasis web dan mobile sebagai solusi manajemen peternakan kuda yang efektif dan efisien. Melalui pendekatan Research and Development (R&D), aplikasi ini dirancang untuk membantu peternak dalam mengelola data kuda, petugas, jadwal pemeriksaan, jadwal pacu, serta mendapatkan informasi tambahan melalui fitur asisten kuda. Pengembangan sistem menggunakan Metode Agile dengan arsitektur Microservices untuk memastikan fleksibilitas dan kemudahan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan pengguna (peternak) dalam mengelola data kuda secara terpusat dan mudah diakses melalui perangkat komputer maupun smartphone. Fitur-fitur yang disediakan, seperti penambahan data kuda, data petugas, jadwal pemeriksaan, jadwal pacu, serta fitur asisten kuda, memberikan kemudahan bagi peternak dalam mengelola peternakan kudanya. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam manajemen peternakan kuda serta memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi informasi di bidang peternakan.
OPTIMASI PERTUMBUHAN MICROGREEN RED RADISH MELALUI OTOMATISASI PENYIRAMAN, PENYINARAN, DAN PENYESUAIAN SUHU BERBASIS IOT Safitrah, Tiara; Khabibah, Dea Ummul; Ezer, Angga Eben; Fernando, Brilliant Sandynigy; Kauripan, Edmund Banyu; Satrio, Muchammad Alifandino; Maulidan, Muhammad Hafizh; A'isy, Nabil Arif; Marcelita, Faldiena; Fathonah, Lathifunnisa
Elektrika Vol. 16 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/elektrika.v16i2.10429

Abstract

This research aims to optimize the growth of red radish microgreens through an automation system that integrates irri-gation, lighting, and temperature adjustment based on the Internet of Things (IoT). The research method involves the use of WS2812B LED strips as the lighting source for photosynthesis, soil moisture sensors to control irrigation, and DHT22 tem-perature sensors to adjust the ideal environmental temperature. Data collection combines relevant literature data with direct observations during the red radish microgreen planting process. Data analysis is conducted through descriptive approaches to understand the growth patterns of microgreen plants and correlation analysis to identify relationships be-tween various growth parameters. Additionally, the IoT system's response to changes in environmental conditions is ana-lyzed to evaluate the system's effectiveness in regulating lighting, irrigation, and temperature. The research findings indi-cate that the IoT-based automation system effectively enhances the growth and quality of red radish microgreens. The au-tomatic implementation of LEDs improves photosynthesis rates, while efficient irrigation systems ensure plants receive adequate water. The temperature automation system maintains optimal growth conditions and reduces the risk of thermal stress. Integrating this system into a website platform also enables remote control and monitoring. This automation system not only increases plant productivity and quality but also reduces maintenance costs and time, demonstrating the signifi-cant potential of IoT technology in modern agriculture. Keywords: Automation System, Growth, Internet of Things, Microgreen, Red Radish. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan microgreen red radish melalui sistem otomatisasi yang mengintegrasikan penyiraman, penyinaran, dan penyesuaian suhu berbasis Internet of Things (IoT). Metode penelitian melibatkan penggunaan LED strip WS2812B sebagai sumber pencahayaan untuk fotosintesis, sensor kelembaban tanah untuk mengontrol penyiraman, dan sensor suhu DHT22 untuk menyesuaikan suhu lingkungan yang ideal. Pengumpulan data dalam penelitian menggabungkan data literatur yang relevan serta pengamatan langsung selama proses penanaman microgreen red radish. Analisis data dilakukan melalui pendekatan deskriptif untuk memahami pola pertumbuhan tana-man microgreen dan analisis korelasi untuk mengidentifikasi hubungan antara berbagai parameter pertumbuhan. Selain itu, respons sistem IoT terhadap perubahan kondisi lingkungan dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas sistem dalam mengatur pencahayaan, penyiraman, dan suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem otomatisasi berbasis IoT efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan kualitas microgreen red radish. Penerapan LED secara otomatis meningkatkan laju fotosintesis, sementara sistem penyiraman efisien memastikan tanaman mendapatkan air yang tepat. Sistem otomatisasi suhu menjaga lingkungan pertumbuhan optimal dan mengurangi risiko stres termal. Integrasi sistem ini dalam platform website juga memungkinkan kontrol dan pemantauan secara remote. Sistem otomatisasi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman, tetapi juga mengurangi biaya dan waktu pemeliharaan, menunjukkan potensi besar teknologi IoT dalam pertanian modern.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penerapan Pirolisis Berbasis Internet of Things untuk Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sampah Plastik di Kelurahan Mulyaharja, Bogor Fathonah, Lathifunnisa; Novianty, Inna; Parasti, Gema; Ariyanto, Dodik; Marcelita, Faldiena; Siskandar, Ridwan; Widodo, Bayu; Irmansyah, Irmansyah; Taya, Liora; Nur Azizah, Laila
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2496

Abstract

Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, menghadapi permasalahan tingginya volume sampah plastik rumah tangga yang belum terkelola dengan baik. Sebagian sampah dibakar atau dibuang ke lingkungan sekitar, sehingga menimbulkan pencemaran dan risiko kesehatan masyarakat. Program pengabdian ini menerapkan teknologi pirolisis berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengonversi sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif melalui pendekatan participatory community-based implementation. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan alat, pelatihan, serta pendampingan operasional bagi warga Kelurahan Mulyaharja. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa prototipe pirolisis berbasis IoT berhasil beroperasi stabil pada skala komunitas. Sebanyak lebih dari 70% warga peserta mampu mengoperasikan alat secara mandiri sesuai prosedur keselamatan kerja. Hasil survei menunjukkan 76% warga sangat peduli terhadap lingkungan, dan 86% menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat nyata. Selain itu, terjadi penurunan praktik pembakaran dan pembuangan sampah ke sungai, serta mulai terbentuk kelompok pengelola alat berbasis masyarakat. Produk minyak hasil pirolisis telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk peralatan sederhana. Program ini memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah, mendukung keberlanjutan teknologi berbasis komunitas, serta mendorong koordinasi antara warga, pengurus RW, dan kelurahan.
MycoTrack: An Integrated Web and YOLOv5-Based Intelligent System for Monitoring and Predicting Wood Ear Mushroom Maturity Wuliddah Tamsil Barokah; Dwi Putra Kunto Anggoro; Nabil Kurnia Rozano; Ariel Mughnika Beers; Inna Novianty; Dodik Ariyanto; Lathifunnisa Fathonah
Journal of Applied Science, Technology & Humanities | JASTH Vol. 3 No. 2 (2026): March 2026
Publisher : Batrisya Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62535/kfkect89

Abstract

Wood ear mushroom (Auricularia auricula-judae) cultivation requires strict environmental control and accurate harvest monitoring. To overcome the shortcomings of labor-intensive and error-prone manual inspection, this research developed MycoTrack, an intelligent system integrating rail-based robotics, YOLOv5 computer vision, and IoT sensors. MycoTrack utilizes a rail-based robot powered by a Raspberry Pi 4. The robot carries a Pi Camera for visual data acquisition and DHT-22 sensors to measure environmental temperature and humidity. This environmental data is continuously monitored and transmitted to a web-based dashboard for real-time visualization, providing instantaneous decision support to farmers. The YOLOv5 model is specifically trained to detect three critical growth phases—incubation, pinning, and fruiting—which enables the prediction of optimal harvest timing. System validation showed DHT-22 sensor accuracy of 96.4% and the YOLOv5 model achieved a mAP@50 of 0.782 with inference speeds suitable for edge devices. The rail robot demonstrated minimal positional deviation (less than 2.3 cm). MycoTrack offers an accessible, automated solution, representing an advancement in precision agriculture for mushroom cultivation. The system is modularly designed for easy adaptation to other mushroom environments and species.