Maharani Desita Eka Cahyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SD Muhammadiyah 1 Menganti Rosyadatus Sabilah; Maharani Desita Eka Cahyani; Azizatur rohmah; Amrih Dwi Wulandari; Ima Widiyanah
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Desember
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i1.1192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SD Muhammadiyah 1 Menganti yang sebelumnya masih cenderung berfokus pada hafalan dan kurang menstimulasi pemahaman konsep serta kreativitas siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru kelas dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran berbasis proyek pemanfaatan teknologi digital wawancara dengan guru kelas dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum serta studi dokumentasi berupa RPP hasil proyek dan catatan kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kualitas pembelajaran ditinjau melalui indikator pemahaman konsep kemampuan berpikir kritis keberanian menyampaikan pendapat serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran mendalam mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa mendorong berpikir kritis serta meningkatkan partisipasi dan keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat. Selain itu pembelajaran mendalam mendorong guru mengembangkan pembelajaran berbasis proyek sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan tidak lagi berpusat pada guru. Dengan demikian pembelajaran mendalam efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan layak diterapkan secara berkelanjutan di sekolah dasar
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI DAN PARTISIPASI GURU DI SMP TERPADU DARUL MUTTAQIN SURABAYA Najwa Akmalia Ramadhani; Risna Andara Kusuma; Galih Rachmad Pratama; Maharani Desita Eka Cahyani; Dian Ramadhani; Likfatmawati Maslakah; Ayasha Nabila Audya Nency; Erny Roesminingsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49733

Abstract

This study aims to analyze the leadership system of the principal at SMP Terpadu Darul Muttaqien based on Likert’s leadership theory in fostering effective communication and enhancing teacher participation. The study employs a qualitative-descriptive approach, focusing on the principal’s communication patterns, the level of teacher engagement, working relationships among school community members, and barriers to policy implementation. The research findings indicate that school principals’ leadership styles tend to follow a consultative approach that is beginning to shift toward a participatory approach. School principals practice clear and open communication and involve teachers in the decision-making process. Teachers are also given the opportunity to express their opinions, criticisms, and suggestions regarding various school activities. The working relationships that have been established are collaborative and foster a conducive organizational climate. However, there are still challenges in the form of differences in teachers’ understanding of the information provided, resulting in policy implementation that is not yet fully consistent. From a Likert perspective, the principal’s leadership has moved toward a participatory system, but strategic decisions are still dominated by the principal. Therefore, it is necessary to strengthen feedback-based communication and enhance collaboration in order to optimize teacher participation.