Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI GAMES BINGO DI RA BINA INSANI MUSLIM BEKASI Mia Fitriah Elkarimah; Tiwiyanti, Leni; Fuadah, Siti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 05 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan PKM ini adalah memberikan pendampingan pembelajaran Bahasa inggris pada anak RA atau TK Bina Insani Muslim dengan bermain games bingo. Games bingo ini menjadi salah satu bagian yang digunakan oleh tim abdimas dalam strategis pembelajaran pengenalan Bahasa asing. Khususnya Bahasa Inggris di RA Bina Insani Muslim, kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di TK Bina Insani Muslim yang berada di kelurahan Jatimulya kecamatan Tambun Selatan Bekasi. Mitra pengabdian adalah seluruh Siswa RA Bina Insani Muslim. Pengabdian ini dilaksanakan selama 5 kali pertemuan dibulan September 2024, Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk membantu anak-anak usia dini semangat belajar kosa kata bahasa Inggris, bingo game adalah salah satu pilihan terbaik untuk media pembelajaran. Selama permainan berlangsung, keterlibatan dan interaksi anak-anak usia dini juga meningkat. Untuk menghindari kebosanan anak-anak karena menggunakan media pembelajaran yang monoton dan tidak bervariasi. Pembelajaran Bahasa Inggris di RA Bina Insani Muslim tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa, tetapi juga untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Salah satu metode yang efektif dalam mencapai tujuan ini adalah dengan menggunakan media permainan, khususnya permainan Bingo. Permainan ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan membantu mereka belajar kosakata serta struktur bahasa Inggris dengan cara yang interaktif.
Baca Al-Qur`an dengan Mushaf Madinah untuk Jama`ah Musholla Ar-Rahman Kramat Jati - Jakarta Timur Mujib, Ahmad; Akrom, Muhammad; Yusuf, Yoseph Salmon; Fuadah, Siti
Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/ks.v4i1.4286

Abstract

Membaca Al-Qur`an dengan tartil atau sesuai dengan kaidah ilmu tajwid merupakan suatu kebutuhan dan juga kewajiban bagi umat Islam. Mushaf Madinah telah banyak dipergunakan oleh masyarakat Indonesia secara luas. Terdapat banyak kekeliruan yang dijumpai pada jama`ah Musholla Ar-Rahman ketika membaca Al-Qur`an dengan menggunakan mushaf Madinah. Pelatihan Baca Al-Qur`an Dengan Mushaf Madinah bertujuan untuk memberikan pelatihan membaca Al-Qur`an dengan Mushaf Madinah bagi jama`ah Musholla Ar-Rahman Batu Ampar, Kramat Jati – Jakarta Timur. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan serta motivasi jama`ah dalam membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid.
Klasifikasi Tingkat Kerentanan Website Berdasarkan Hasil Vulnerability Assessment Menggunakan Algoritma K-Means Clustering Saputra, Dandi; Dhika, Harry; Fuadah, Siti
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 8 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem pendukung keputusan (SPK) yang mampu mengklasifikasikan tingkat kerentanan website berdasarkan hasil vulnerability assessment menggunakan algoritma K-Means Clustering. Sistem ini bertujuan untuk mengelompokkan kerentanan website menjadi beberapa kategori risiko yang dapat digunakan untuk memprioritaskan tindakan mitigasi. Algoritma K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan data hasil assessment yang mencakup jenis kerentanan, tingkat keparahan (severity), dan skoring CVSS. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Java (NetBeans) dan basis data MySQL, serta menghasilkan keluaran berupa kategori tingkat kerentanan yang memudahkan tim keamanan dalam mengambil keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan klasifikasi tingkat kerentanan secara efisien dan objektif, yang dapat membantu dalam pengelolaan risiko dan pemilihan prioritas perbaikan kerentanan website secara lebih tepat sasaran
Marah Labid by Shaykh Nawawi al-Bantani: A Methodological Bridge between Traditional and Early Modern Qur’anic Exegesis El-Karimah, Mia Fitriah; Fuadah, Siti; Istianah, Siti; Kurnia, Rina
ZAD Al-Mufassirin Vol. 7 No. 2 (2025): Zad Al-Mufassirin December 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v7i2.322

Abstract

This study examines Tafsir Marah Labid by Sheikh Nawawi al-Bantani as a methodological bridge between traditional and modern Qur'anic interpretation. Using qualitative methods with tahqiq approach and manuscript analysis, this research reveals that Marah Labid uniquely integrates ijmali (global), tahlili (analytical), and muqaranah (comparative) techniques while combining bi al-ma'tsur (traditional sources) and bi al-ra'y (independent reasoning). The tafsir enriches interpretation through linguistic analysis, asbab al-nuzul, qira'at, and isyari (sufistic) dimensions. Despite minor weaknesses such as uncritical inclusion of Israiliyyat narratives, this work has served as a foundational text in Indonesian pesantren curricula, shaping moderate Islamic scholarship and demonstrating continued relevance for contemporary Muslim communities. This study fills a methodological gap by comprehensively analyzing Nawawi's interpretive techniques and their contribution to Nusantara exegetical heritage.
Optimalisasi Peran Orang Tua dan Guru dalam Mendidik Generasi Z melalui Webinar Pengabdian Masyarakat Elkarimah, Mia Fitriah; Tiwiyanti, Leni; Fuadah, Siti; Mubasyira, Muthia
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i5.663

Abstract

An online webinar with the theme "Becoming Parents Who Are Ready to Make Friends with Gen Z" was organized by the Hayatinnur Islamic Education Foundation on December 7, 2024. This activity aims to increase parents' understanding of the characteristics and challenges faced by Generation Z in the digital era, as well as provide strategies for recognizing children's social-emotional aspects to shape national character. The webinar, which was held online via Zoom and broadcast live on YouTube, was attended by 67 participants consisting of parents, teachers, and the general public. Competent resource persons, namely Teguh Purwandono Septiyanto, S.Kom., and Muhammad Husni Mubarok, S.S., presented the material interactively, accompanied by moderator Three Yuliasih Sugiarti, S.T. The implementation of the webinar involved a committee from the SD IT Bina Insani Muslim committee and a team of lecturers from Universitas Indraprasta PGRI (Unindra). The evaluation results show that participants feel more prepared and confident in dealing with technological developments and building effective communication with Generation Z children. This activity makes a positive contribution in supporting the role of parents as the main companions in the development of children's character in the modern era.
From Latent Grievances to Collective Action: A Qualitative Case Study of Residents’ Rejection of the Ummi Cinta Majelis Taklim in Bekasi Fitriah elkarimah, Mia; Susilawati, Susilawati; Fuadah, Siti
Tasyri' : Journal of Islamic Law Vol. 5 No. 1 (2026): Tasyri'
Publisher : STAINI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53038/tsyr.v5i1.486

Abstract

This article examines a local socio-religious conflict involving residents’ collective action against the Ummi Cinta Majelis Taklim (Al-Kautsar) in the Dukuh Zamrud Housing Complex, Bekasi City. The conflict reflects a broader pattern in Indonesia, where religious disputes often emerge from social, spatial, and procedural tensions rather than doctrinal differences. This study aims to explain how residents’ grievances developed into collective action, how objections were expressed through RT/RW neighborhood structures, how formal reporting mechanisms involved the Indonesian Ulema Council (MUI) and local government, and why residents prioritized official channels over informal pressure. Using a qualitative instrumental case study design, the research employs semi-structured interviews, observation, and document analysis, and analyzes data through the Miles and Huberman interactive model with triangulation. The findings indicate that grievances accumulated for nearly eight years due to exclusive activities, increasing numbers of external congregants, and recurring disturbances to traffic, noise, and spatial comfort, which were later intensified by viral allegations of doctrinal deviation. Collective action initially appeared in symbolic forms such as protest banners and later became institutionalized through RT/RW reporting and coordinated engagement with authorities and MUI. MUI’s clarification shifted the conflict from doctrinal to socio-procedural issues, enabling administrative resolution through activity restrictions, permit requirements, and relocation. This study concludes that the conflict is best understood as a governance problem of non-formal religious spaces and highlights the importance of dialogical and evidence-based approaches in managing socio-religious disputes.