Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

OPTIMALISASI KEMAJUAN TEKNOLOGI DESAIN MEDIA GRAFIS UNTUK BERKARYA Sinaga, Andromeda Valentino; Hukom, Julham; Syafir, Muhammad Isnawan; Zaum, Syahrul; Arsal, Ulfah Widyastuti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 05 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi ini membahas kemajuan pesat dalam teknologi dalam beberapa dekade terakhir, terutama munculnya teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI), internet, dan teknologi komunikasi. Inovasi-inovasi ini telah berdampak signifikan dalam berbagai bidang, termasuk komunikasi, pendidikan, dan kesehatan. Teknologi telah memfasilitasi konektivitas global, platform pembelajaran daring seperti Zoom dan Google Classroom, serta perangkat medis berbasis AI dan telemedicine, yang meningkatkan efisiensi di berbagai sektor. Dalam konteks pengabdian kepada masyarakat, studi ini menyoroti bagaimana universitas menerapkan "Tri Dharma" perguruan tinggi, dengan fokus pada kegiatan sosial. Kegiatan sosialisasi "Optimalisasi Kemajuan Teknologi Desain Grafis untuk Berkarya" bertujuan untuk memberdayakan individu dengan alat dan pengetahuan untuk meningkatkan keterampilan desain grafis mereka, terutama dengan memanfaatkan teknologi terkini. Inisiatif ini diselenggarakan melalui format daring menggunakan Zoom, memberikan platform interaktif dan informatif bagi peserta, termasuk siswa dan profesional kreatif, untuk mempelajari tren dan alat terbaru dalam desain grafis. Sesi ini juga bertujuan untuk menginspirasi kreativitas, meningkatkan keterampilan profesional, dan mendorong penggunaan teknologi untuk meningkatkan produktivitas. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta memperoleh wawasan berharga mengenai teknologi desain terbaru dan termotivasi untuk menerapkan alat ini guna meningkatkan hasil karya kreatif mereka. Sosialisasi ini juga berfungsi sebagai platform jaringan bagi para profesional di bidang desain grafis, yang berkontribusi pada pengembangan komunitas dan pertumbuhan profesional.
Sosialisasi Modifikasi Pembelajaran Sepak Bola yang Lebih Menyenangkan dan Inklusif pada SMA YP PGRI 3 Makassar Zaum, Syahrul; Hakim, Hikmad; Sutriawan, Agus; Syafruddin, Muhammad Akbar; Setyawan, Muh. Nugrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 3 (2025): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i3.671

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman tentang bermain sepak bola dengan pendekatan modifikasi yang lebih menyenangkan dan inklusif kepada siswa SMA YP PGRI 3 Makassar. Metode yang digunakan adalah ceramah dan praktik langsung. Kegiatan ini diikuti oleh 26 siswa yang antusias dalam mempelajari teknik dasar serta strategi bermain sepak bola. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, terutama dalam menguasai teknik dasar serta menumbuhkan motivasi untuk lebih serius menekuni olahraga sepak bola. Beberapa peserta bahkan mulai mendapatkan perhatian dari klub sepak bola lokal untuk pelatihan lanjutan. Kegiatan ini juga memberikan dampak sosial positif, menunjukkan bahwa sepak bola dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi individu dan komunitas. Diharapkan kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari SMA YP PGRI 3 Makassar yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
The Effect of the Elementary Training Model on the Conventional Training Model On Kata Performance of South Sulawesi Inkanas Athletes Same, Rahyuddin Jide; Zaum, Syahrul
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 17, No 1 (2025): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v17i1.74054

Abstract

This study aimed to compare the effects of the elementary training model and the conventional training model on kata performance among Inkanas athletes in South Sulawesi. A total of 60 karate athletes aged 13–18 years were selected using purposive sampling and divided equally into two groups: experimental (elementary model) and control (conventional model). The research applied a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. Kata performance was assessed using the World Karate Federation (WKF) standardized criteria. The results indicated significant improvements in both groups. The experimental group’s mean score increased from 6.85 (SD = 0.75) in the pretest to 8.95 (SD = 0.62) in the posttest (p < 0.001), while the control group improved from 6.89 (SD = 0.71) to 7.55 (SD = 0.81) (p < 0.001). An independent samples t-test showed a statistically significant difference in post-test scores between the two groups (t = 6.789, p < 0.001). The findings demonstrate that the elementary training model provides superior outcomes in improving kata performance compared to conventional methods. This research suggests that incorporating structured, foundational training models can enhance skill acquisition and performance in martial arts, particularly in kata. Coaches are encouraged to adopt this approach to maximize athlete development.
Modifikasi Pembelajaran Lari Estafek dengan Menggunakan Media Bola Voli Pada Pembelajaran Penjas di SMP Muhammadiyah 12 Makassar Syahrul Zaum; Muhammad Faisal Lutfi Amri; Butsiarah; Andika Marsuki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini merupakan penambahan wawasan dan metode pembelajaran yang lebih kreati dalam Olahraga atletik khususnya Lari estaek di kemas dengan modifikasi dengan menggunakan media bola voli dan pembelajaran yang sesuai kebutuhan peserta didik. Lari estaek di kalangan siswa SMP masih kurang minat dalam melaksanakan pembelajaran di karenakan kurangnya variasi - variasi pembelajaran dalam proses belajar mengajar Pendidikan jasmani olahraga di lingkungan sekolah khsusnya tingkat SMP. Maka dari itu kami membuat pengabdian masyarakat yaitu memodifikasi pembelajaran lari estafek dengan menggunakan media bola voli sesuai kebutuhan peserta didik . Jadi dengan adanya pengabdian ini, kita semua berharap bisa mengenalkan variasi-variasi pembelajaran di lari estafek pada peserta didik di tingkat SMP. Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh Tim Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Berdasarkan sosialisasi yang dilakukan, diharapkan guru dan siswa mengerti dengan teknik-teknik dasar dalam lari estaek dan aturan-aturan yang terdapat dalam lari estafek.
Sosialisasi Peraturan Baru Pertandingan Cabang Olahraga Karate pada Pelatih dan Wasit Inkanas Sulawesi Selatan Same, Rahyuddin Jide; Jamaluddin, Jamaluddin; Akbar, Andi; Zaum, Syahrul; Putri, Nurul Anindya
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelatih dan wasit INKANAS Sulawesi Selatan terhadap peraturan baru pertandingan cabang olahraga karate yang diterbitkan oleh World Karate Federation (WKF). Perubahan regulasi pertandingan yang cukup signifikan memerlukan upaya sosialisasi agar para pelatih dan wasit mampu menyesuaikan strategi pembinaan dan pelaksanaan pertandingan sesuai standar internasional. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan sosialisasi dan pelatihan, meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta simulasi penerapan peraturan baru dalam situasi pertandingan. Kegiatan diikuti oleh 45 peserta yang terdiri atas pelatih, wasit, dan pengurus INKANAS dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap aspek teknis dan peraturan terbaru, yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi pre-test dan post-test dengan peningkatan rata-rata skor sebesar 35%. Selain itu, peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperbarui wawasan dan keterampilan mereka untuk mendukung pelaksanaan kompetisi karate yang lebih profesional dan sesuai standar WKF. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pembinaan sumber daya manusia karate yang kompeten dan adaptif terhadap perubahan regulasi internasional.Kata kunci: karate, peraturan pertandingan, sosialisasi, pelatih, wasit, INKANAS
Strengthening the Mental Readiness of Petanque Athletes through Experiential Learning-Based Self-Talk Training at FIKK UNM Nawir, Nukhrawi; Angriawan, Tri; Hamid, Muflih Wahid; Zaum, Syahrul; Yusri, Muhammad
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 2 No. 1 (2026): 31 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Petanque is a precision sport that requires high levels of concentration, emotional stability, and mental readiness to cope with competitive pressure. Student-athletes of Petanque at the Faculty of Sports Science and Health, Universitas Negeri Makassar, generally demonstrate adequate technical and physical abilities; however, mental skills training, particularly self-talk, has not been systematically integrated into their training programs. This community service activity aimed to strengthen athletes’ mental readiness through self-talk training based on experiential learning. The program employed a descriptive–participatory approach involving 28 student-athletes of Petanque at FIKK UNM. The training was conducted through three main stages: socialization, experiential games, and structured reflection. Data were collected qualitatively through direct observation and participants’ reflections. The results indicated that experiential learning–based self-talk training enhanced athletes’ awareness of their internal dialogue during sport activities. Athletes began to recognize the role of self-talk in maintaining focus, regulating emotions, and fostering positive team communication. Experiential activities enabled athletes to meaningfully connect self-talk concepts with real training and competition situations. This community service program demonstrates that self-talk training can serve as an applicable and relevant mental coaching strategy for student-athletes, particularly in precision sports such as petanque. The training model has the potential to be further developed and replicated as part of a holistic and sustainable athlete development program in higher education settings.