Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pandu Husada

Hubungan Antara COPD Assessment Test (CAT) Dengan Faal Paru Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis Di Rumah Sakit Dr. Pirngadi Medan Tahun 2018 Rizki Amalia Dalimunthe; Sri Rezeki Arbaningsih
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i2.4575

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyakit inflamasi pada paru yang dapat dicegah dan diobati serta disebabkan oleh inhalasi zat-zat berbahaya dalam jangka waktu yang lama dengan karakteristik gejala persisten pada traktus respiratorius dan berkurangnya aliran udara yang terjadi akibat abnormalitas pada jalan nafas maupun alveolus. COPD Assessment Test (CAT) merupakan metode yang digunakan untuk menilai kualitas hidup dan masa eksaserbasi dari penyakit paru obstruktif kronis. Penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara skor CAT dan fungsi paru pada pasien PPOK stabil. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan studi lintang. Subjek penelitian ini adalah pasien PPOK stabil pada bulan September Oktober 2018, dengan total subjek 30 orang. Menggunakan tekhnik purposive sampling dan data dianalisis dengan tes spearman. Data diambil melalui pengisisan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan antara CAT dan PPOK (p=0,01) dengan correlation coefficient 0,559. Terdapat hubungan yang signifikan antara CAT dengan tes fungsi paru.
Aktivitas Fisik Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik Aldora, Aprillia; Arbaningsih, Sri Rezeki
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.23018

Abstract

Abstrak: Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah kelainan yang terjadi pada saluran pernapasan yang menyerang banyak orang di dunia yang merupakan penyebab kematian keempat di dunia. Salah satu gejala klinis pada PPOK adalah keterbatasan aktivitas karena pengaruh beberapa faktor seperti penurunan fungsi otot rangka, yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Penderita PPOK sangat penting untuk melakukan berbagai aktivitas fisik untuk meningkatkan kualitas hidup. Pengukuran kualitas hidup pada pasien PPOK adalah dengan menggunakan Kuesioner pernapasan St George (SGRQ) yang merupakan instrumen khusus penyakit yang telah dirancang untuk mengukur dampak terhadap kesehatan secara keseluruhan, kehidupan sehari-hari dan kesejahteraan yang dirasakan oleh pasien dengan penyakit pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas hidup pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis. Penelitian ini merupakan penelitian observational dengan desain penelitian cross sectional. Data yang diperoleh adalah data primer dengan 80 sampel kemudian dianalisis dengan uji korelasi menggunakan Spearman Correlation. Pada uji Spearman Correlation didapatkan nilai P adalah 0,00 (P 0,05) yang menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas hidup pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis.