Claim Missing Document
Check
Articles

Prevalence of Allergies Due to Paracetamol Use in Children: A Literature Study Hariaji, Ilham
Buletin Farmatera Vol 9, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bf.v9i3.23436

Abstract

Abstract: Paracetamol is an antipyretic and analgesic drug that is often used to relieve fever and pain in children. Although considered safe, the use of paracetamol in children can cause allergic reactions. This study aims to assess the prevalence of allergies due to the use of paracetamol in children. This Literature Review identifies and analyzes articles published in the last five years, using databases such as PubMed, Scopus, and Google Scholar. The included studies were studies with cohort, cross-sectional, and case-control designs that assessed the association between paracetamol use and allergic reactions in children. Of the 23 articles that met the inclusion criteria, it was found that the prevalence of allergies due to paracetamol use in children varied between 0.1% and 6.5%. Some of the factors that play a role in increasing the risk of allergies are the history of allergies in the family and the influence of environmental factors. In addition, frequently reported types of allergies include urticaria, eczema, and anaphylactic reactions. The results of this review suggest that although the prevalence of paracetamol allergy in children is relatively low, special attention is still needed, especially in children with a history of allergies or certain medical conditions. Proper management and further understanding of the pathogenesis of paracetamol allergy in children need to be done. Allergies due to paracetamol use in children, although rare, should remain a medical concern. Further research is needed to identify clearer risk factors and to develop guidelines for the use of paracetamol in children who have allergic predispositions.
Effectiveness of Metformin in Management Latest Type 2 Diabetes Mellitus : A Literature Study Hariaji, Ilham
Buletin Farmatera Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bf.v10i2.26247

Abstract

Abstract: Diabetes mellitus type 2 (DMT2) is a chronic metabolic disease whose prevalence is increasing globally. Metformin remains a first-line therapy due to its effectiveness in lowering blood glucose and its good safety profile. This literature review analyzed 25 publications from the journal Scopus Q1 (2021–2025) that evaluated the effectiveness of metformin in monotherapy and combination therapy. The studies analyzed included randomized controlled clinical trials, meta-analyses, and cohort studies. Metformin showed an average HbA1c decrease of 1.0–1.5%. Combination with SGLT2 inhibitors and GLP-1 receptor agonists improves glycemic control and lowers cardiovascular risk. Anti-inflammatory and endothelial protective effects have also been reported. Metformin remains relevant as the primary therapy, but its effectiveness increases when combined with new agents and adapted to the characteristics of the patient. Metformin is effective in the management of current DMT2, especially in combination therapy and personalization approaches.
Potensi Jus Buah Pare (Momordica Charantia L.) dalam Menurunkan Kadar Trigliserida pada Tikus Galur Wistar yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak Rindi Ariska Silalahi; Ilham Hariaji
The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research Vol. 2 No. 4 (2024): December : The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/tjghpsr.v2i4.476

Abstract

Hypercholesterolemia is one of the main factors that contribute to the development of life-threatening cardiovascular diseases. Bitter melon (Momordica charantia L.) is known to contain antioxidant compounds that have the potential to reduce cholesterol and triglyceride levels, making it an alternative natural treatment for hyperlipidemia. This study aims to evaluate the effectiveness of bitter melon juice in reducing triglyceride levels in Wistar rats induced by high-fat feed. This study used a true experimental design with a pretest-posttest with control group design. A total of 24 Wistar rats were induced with high-fat feed and divided into four groups: negative control, positive control, treatment group 1 (given bitter melon juice 1.8 mL), and treatment group 2 (given bitter melon juice 2.7 mL). Data analysis was performed using paired t test... A significant decrease in triglyceride levels was found in the groups given bitter melon juice 1.8 mL (p < 0.003) and 2.7 mL (p < 0.001) compared to the control group. Higher doses showed greater effectiveness in reducing triglyceride levels... Bitter melon (Momordica charantia L.) juice was shown to be effective in reducing triglyceride levels in Wistar rats induced by high-fat diet. These findings support the potential of bitter melon as a natural intervention to manage hyperlipidemia..
Efektivitas Ekstrak Buah Andaliman (Zanthoxylum Acantophodium) Dan Madu Sidr Sebagai Nefroprotektor Melalui Pengukuran Kadar Ureum Dan Kreatinin Yang Diinduksi Parasetamol Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Jantan. Ilham Hariaji
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i2.31826

Abstract

Abstrak: Parasetamol memiliki potensi hepatotoksisitas yang signifikan dan dapat menginduksi nefrotoksisitas. Nefroprotektor adalah suatu perlindungan untuk organ ginjal dari kerusakan yang memungkinkan terganggunya fungsi ginjal seperti pada keadaan nefrotoksik akibat dari obat-obatan. Diperlukan suatu zat aktif yang mengandung antioksidan untuk dapat menekan nefrotoksik, Ekstrak buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) dan madu sidr Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas ekstrak buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) dan madu sidr sebagai nefroprotektor melalui pengukuran kadar ureum dan kreatinin yang diinduksi parasetamol pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan. Penelitian ini menggunakan metode True eksperimental, Sebanyak 35 ekor tikus jantan dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif, kontrol positif, kelompok perlakuan dengan ekstrak andaliman (450 mg/kgBB), madu sidr (1 g/kgBB), serta kombinasi keduanya. Perlakuan diberikan selama 28 hari, dengan induksi parasetamol (2 g/kgBB) pada hari terakhir. Pengukuran kadar ureum dan kreatinin dilakukan untuk menilai efek nefroprotektif. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kadar ureum antar kelompok (p0,05), sedangkan kadar kreatinin tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p0,05). Uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa kelompok P1 (50,80 ± 1,79 mg/dL) memiliki kadar ureum yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan kelompok P2 (55,20 ± 0,83 mg/dL) dan P3 (52,00 ± 3,31 mg/dL). Ekstrak buah andaliman dengan dosis 450 mg/kgBB memiliki efek nefroprotektif yang lebih baik dalam menurunkan kadar ureum dibandingkan madu sidr atau kombinasi keduanya. 
Pengaruh Pemberian Kopi Robusta (Coffea canephora) terhadap Kadar Trigliserida pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicusL.) Sari Juliana Ariska; Ilham Hariaji
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i1.4572

Abstract

Latar Belakang: Kopi merupakan komoditas perkebunan yang sangat menguntungkan, selain untuk konsumsi dalam negeri, komoditas ini juga merupakan komoditi ekspor yang baik dan memiliki nilai ekonomis tinggi dipasaran dunia. Indonesia tercatat sebagai pengekspor kopi Arabika no.3 dan produsen utama kopi Robusta.Kopi mempunyai efek bipolar, yaitu mempunyai zat kafestol dan zat kafein. Kandungan kafestol dalam kopi dapat meningkatkan kadar trigliserida dengan cara menghambat mekanisme oksidasi, mencegah pemecahan trigliserida menjadi energi sehingga kadar trigliserida dalam darah meningkat,sedangkan zat kafein yang terkandung dalam kopi dapat menurunkan kadar trigliserida dengan cara meningkatkan beta oksidasi, sehingga trigliserida semakin banyak dipecah menjadi energi dan menyebabkan kadar trigliserida dalam darah menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kopi robusta (Coffea canephora) terhadap kadar trigliserida pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.). Metode: Penelitian ini menggunakan metode True Experiment dengan pretest-posttest with control group design. Menggunakan sampel 24 ekor tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.) yang terbagi atas 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.). Pada kelompok 1 yaitu kelompok kontrol, kelompok 2 merupakan kelompok perlakuan pertama, kelompok 3 merupakan kelompok perlakuan kedua, kelompok 4 merupakan kelompok perlakuan keempat. Hasil: Terdapat perbedaan kadar trigliserida yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian kopi robusta pada semua kelompok perlakuan dengan nilai p=0,000 (p0,05). Kesimpulan: Terdapat penurunan kadar trigliserida pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus L.) setelah pemberian kopi robusta.Kata kunci: Kopi robusta (Coffea canephora), trigliserida, tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.)
Penggunaan Pegfilgrastim Pada Mobilisasi Hematopoietic Stem Cells dan Progenitor Cells: Literatur Review Ilham Hariaji
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i1.7594

Abstract

AbstractIntroduction: Pegylated Filgrastim (Pegfilgrastim) is often used in supportive therapy to prevent fever due to neutropenia after chemotherapy in patients with malignancy. In addition, pegfilgrastim, which is a Granulocyte colony-stimulating factor (G-CSF), is also used to induce the production of hematopoietic stem cells/progenitor cells (HSPCs) for stem cell transplantation for various therapeutic purposes. This literature study aims to explain the pharmacokinetics and pharmacodynamics of pegfilgrastim, as well as its clinical applications, as preparation material for further experimental research.Research Methods: This study is a literature study, the literature search was carried out using Google Scholar with the keyword pegfilgrastim, and the inclusion criteria were literature in national and international journals with a timeframe from 2011 to 2021.Results: From the search results obtained 5000 kinds of literature, after selecting 19 kinds of literature that fall into the inclusion criteria.Conclusion: Pegfilgrastim can be used as an agent to mobilize hematopoietic stem cells/progenitor cells.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Mengatasi Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Siswa/i SDN 060807 di Kelurahan Pasar Merah Barat Kota Medan Rizky Kurniawan; Ilham Hariaji
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i3.11873

Abstract

Abstrak:Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kesadaran akan hidup bersih dan menjaga kesehatan diri masyarakat. Penerapan PHBS sendiri dapat diaplikasikan dari unit lingkungan terkecil masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah dan tempat tinggal. PHBS ini memiliki banyak manfaat apabila diterapkan dengan baik dan benar, seperti menciptakan lingkungan tempat tinggal yang bersih dan sehat, meningkatkan kualitas hidup dan mencegah masalah kesehatan, salah satunya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Sehingga dengan adanya penerapan PHBS ini diharapkan dapat mengurangi angka kejadian DBD, baik di lingkungan keluarga, maupun lingkungan sekolah. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada Siswa/i di SDN 060807 Kelurahan Pasar Merah Barat Kota Medan pada tahun 2022, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Siswa/i SDN 060807 Pasar Merah Barat akan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan bagaimana pencegahannya dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di SDN 060807 Kelurahan Pasar Merah Barat Medan Rafika Baradarkhasan Zega; Ilham Hariaji
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i3.11847

Abstract

Abstrak: Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah merupakan suatu upaya orang-orang di lingkungan sekolah untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar dapat meningkatkan kesehatan tubuh serta terhindar dari berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat kepada siswa/i SDN 060807 Pasar Merah Barat Medan dan memberikan pengetahuan kepada siswa/i SDN 060807 Pasar Merah Barat tentang tata cara cuci tangan yang baik dan benar. Dalam kegiatan ini diterapkan beberapa metode yang sesuai untuk mencapai tujuan, metode tersebut yaitu penyuluhan, praktek mandiri cara cuci tangan yang benar, dan pengadaan fasiilitas sederhana yaitu sabun cuci tangan. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan sisw/i SDN 060807 Pasar Merah Barat Medan mengenai PHBS dan tersedianya sabun cuci tangan yang akan digunakan untuk mencuci tangan
Perbandingan Efektivitas Pemberian Susu Kedelai (Glycine Max (L.) Merr) dengan Rebusan Air Daun Sirsak (Annona Muricata Linn) dalam Menurunkan Kadar Asam Urat pada Wanita Menopause Filza Amalia Putri; Ilham Hariaji
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i1.4538

Abstract

Pendahuluan: Asam urat adalah produk akhir dari metabolisme protein dalam tubuh. Kadar asam urat normal 6 mg / dL untuk wanita dan 7 mg / dL untuk pria. Isoflavon termasuk flavonoid sering dimasukkan dalam tanaman seperti kedelai (Glycine max (L.) Merr dan daun sirsak (Annona muricata L.). Isoflavon bekerja untuk menghambat enzim xanthine oksidase. Metode: Penelitian analitik eksperimental menggunakan rancangan pretest satu kelompok. dan post test. Hasil : Dari hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh nilai susu kedelai p 0,001 dan menggunakan Paired T-Test, diperoleh nilai p daun sirsak p 0,0028 yang berarti ada pengaruh pemberian susu kedelai dan daun sirsak untuk mengurangi kadar asam urat pada wanita menopause.Setelah perbandingan antara keduanya, tidak ada perbedaan efektivitas antara susu kedelai dan sirsak air untuk mengurangi kadar asam urat pada wanita menopause p = 0,105 (p 0,05). Ada pengaruh pemberian air susu kedelai dan daun sousop terhadap kadar asam urat dan tidak ada perbedaan efektivitas antara air susu kedelai dan daun sirsak untuk menurunkan kadar asam urat pada wanita menopauseKata kunci: Menopause, Daun Sirsak, Susu Kedelai, Kadar Asam Urat
Pengaruh Konsumsi Minuman Kopi Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2020 Septrianto Muahammad; Ilham Hariaji
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 3 No 9 (2026): JKRI - Agustus 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi merupakan salah satu jenis minuman paling populer serta paling digemari dan dikonsumsi oleh penduduk dunia. Berdasarkan data dari International Coffee Organization periode 2000-2010, konsumsi kopi dunia meningkat sebesar 3-4% setiap tahunnya. Indonesia juga mencatat peningkatan konsumsi kopi yang signifikan, yakni sebesar 98% dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Kopi sendiri mengandung lebih dari 1.000 campuran senyawa bioaktif. Senyawa aktif utamanya meliputi kafein, asam klorogenat, diterpena, kafestol, dan kahweol. Kafein merupakan kandungan dalam kopi yang paling banyak diteliti. Kafein adalah zat psikoaktif paling terkenal di dunia dan dikonsumsi oleh hampir 80% populasi. Kafein sering dianggap mampu menghilangkan rasa kantuk dan meningkatkan performa; namun, konsumsinya kerap dihindari pada malam hari untuk mencegah dampak negatif terhadap kualitas tidur malam. Penurunan kualitas tidur merupakan salah satu masalah yang paling umum ditemui. Setiap tahun, diperkirakan 25-50% orang dewasa dan kaum muda melaporkan penurunan kualitas tidur, sementara 17% mengalami gangguan tidur yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi kopi terhadap kualitas tidur mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dari total sampel sebanyak 141 responden, 137 responden (97,2%) mengonsumsi kopi, dengan jenis kopi yang paling banyak dikonsumsi adalah Cappuccino (67 responden atau 47,5%). Hasil penelitian menggunakan uji Fisher menunjukkan nilai P sebesar 0,001; dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel yang diuji, yaitu pengaruh minum kopi terhadap kualitas tidur. Penelitian ini menemukan adanya pengaruh konsumsi kopi terhadap kualitas tidur