Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MEMBERDAYAKAN SISWA SMA MELALUI PELATIHAN LITERASI DIGITAL Rosmayanti, Vivit; Wahid, Areski; Sulolipu, Andi Annisa; Ram, St. Wijdana; Mukhlisin, Mukhlisin
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.29199

Abstract

ABSTRAK                                                                             Kemajuan teknologi telah membuka peluang baru di sektor pendidikan, seperti peningkatan literasi digital dan kesadaran etika digital. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman penerapan teknologi yang efektif dalam pembelajaran, terutama di kalangan siswa SMA di daerah perkotaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam penggunaan teknologi yang bertanggung jawab secara etis dan etika digital. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap utama: identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Mitra dalam kegiatan ini adalah sebuah sekolah menengah atas yang terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dengan total 50 peserta siswa. Dari pelatihan tersebut, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan para siswa dalam hal literasi digital dengan rata-rata skor tes pemahaman meningkat dari 55% menjadi 80% setelah pelatihan. Siswa juga mampu menggunakan alat digital lainnya seperti Google Workspace dan Canva serta menjadi lebih sadar akan kebutuhan keamanan dan etika dalam penggunaan teknologi. Meskipun terdapat beberapa kesulitan teknis dan non-teknis, penggunaan materi interaktif yang dikombinasikan dengan metode pengajaran offline menyelesaikan masalah tersebut. Program ini terbukti memiliki dampak positif dalam membentuk pengguna teknologi yang lebih bertanggung jawab dan terinformasi di kalangan siswa, dan dapat menjadi model untuk inisiatif serupa di masa depan. Kata kunci: literasi digital; pelatihan; etika digital; teknologi Pendidikan; siswa.  ABSTRACTTechnological advances have opened up new opportunities in the education sector, such as increasing digital literacy and awareness of digital ethics. However, there is still a gap in understanding the effective application of technology in learning, especially among high school students in urban areas. This community service activity aims to develop students' skills in the ethically responsible use of technology and digital ethics. The implementation of this Community Service activity is carried out in three main stages: identifying needs, implementing training, and evaluating. The partner in this activity is a high school located in Makassar City, South Sulawesi, with a total of 50 student participants. From the training, there was a significant increase in students' knowledge in terms of digital literacy with an average comprehension test score increasing from 55% to 80% after the training. Students were also able to use other digital tools such as Google Workspace and Canva and became more aware of the need for security and ethics in the use of technology. Although there were some technical and non-technical difficulties, the use of interactive materials combined with offline teaching methods resolved these problems. This program has proven to have a positive impact on forming more responsible and informed technology users among students, and can be a model for similar initiatives in the future. Keywords: digital literacy; training; digital ethics; educational technology; students.
Visual Learning With Canva: Meningkatkan Literasi Digital Siswa Dengan Media Desain Interaktif di SMA 23 Makassar Sulolipu, Andi Annisa; Rosmayanti, Vivit; Wahid, Areski; Ram, St. Wijdanah; Ishak, Suryadi
ABDI SAMULANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari| ABDI SAMULANG
Publisher : Yayasan Habiburrahman Jamalu Bina Ummat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61477/abdisamulang.v4i1.58

Abstract

Digital literacy is an essential ability that students must have to face the challenges of the digital era. However, many students still use technology passively without developing creative and productive skills. The "Visual Learning with Canva: Increasing Students' Digital Literacy with Interactive Design Media at SMA 23 Makassar" program aims to increase students' digital literacy through a design-based learning approach. Students will learn to create visual content such as posters, infographics, and presentations that are relevant to learning. This training integrates digital literacy, creativity, and critical thinking skills as provisions for students to improve their learning abilities. The expected results of this training are an increase in students' ability to understand and use technology productively, as well as the creation of quality visual content that can support the learning process and increase participants' digital literacy.
TEACHERS’ VIEW ON THE USE OF ICT IN ENGLISH PHARMACY COURSE Rosmayanti, Vivit; Wahid, Areski; Mansur, Musdalifah; Hardianti, Hardianti; Asrifan, Andi
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 6 No 3 (2024): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v6i3.1218

Abstract

This study investigates teachers’ perception on the use of ICT in ESP class. This research employed a qualitative case study. The semi structured interview was used to collect the data. The data from the interview were analyzed with Thematic Analysis using Nvivo R14 software. The qualitative data analysis resulted in two primary themes supported with several subthemes. The two primary themes are teachers’ positive perception and teachers’ challenges. The teachers perceived ICT facilitates ESP teaching and it makes teaching more enjoyable. However, the challenges such as the increase of copy-paste/cheating habits, limited internet access and the difficulty of monitoring students still occur during the class. The findings of this study would give a better insight of what constitutes an environment that is conducive for learning where ICT is integrated into the classroom especially ESP class.
OPTIMIZING RESEARCH PRODUCTIVITY: GRADUATE STUDENTS’ VIEW ON USING POP AND VOSVIEWER TOOLS Rosmayanti, Vivit; Wahid, Areski; Ram, St. Wijdana
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 6 No 3 (2024): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v6i3.1223

Abstract

The increasing demand for high-quality academic publications has prompted the exploration of innovative tools to streamline the research process. We conducted a study to explore how graduate students perceive using tools like Publish or Perish (PoP) and VOSviewer to improve their research productivity. The research uses a mixed-method approach including surveys and interviews of graduate students in the Universitas Negeri Makassar postgraduate program. The results show that PoP allows effective literature searches and citation analysis, and VOSviewer enables a wide coverage visual exploration of bibliometric data, including research mapping and trend analyses. However, issues concerning technical know-how and tool access were highlighted. This study highlights the promising potential of incorporating PoP and VOSviewer into the existing academic writing curricula to help graduate students develop impactful work. The paper also discusses recommendations for better tool utilization and overcoming known challenges.
Makassar Goes to School: Penguatan Literasi Lingkungan Melalui Edukasi Pemilahan Sampah di Sekolah Wilayah Kelurahan Paropo Rampeng, Rampeng; Bakri, Muhammad; Hamid, Restu Januarty; Abeng, Andi Tenri; Amaliyah, Syaila Nur; Wahid, Areski
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3684

Abstract

Permasalahan sampah perkotaan masih menjadi tantangan lingkungan yang kompleks, terutama akibat rendahnya praktik pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pengelolaan, tetapi juga erat dengan tingkat literasi lingkungan dan perilaku masyarakat. Sekolah memiliki posisi strategis dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, namun edukasi yang diberikan sering kali masih bersifat teoritis dan kurang aplikatif. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta dampak program Makassar Goes to School dalam memperkuat literasi lingkungan peserta didik melalui edukasi pemilahan sampah di sekolah wilayah Kelurahan Paropo. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari Kuliah Kerja Nyata Universitas Bosowa Angkatan 59 dengan pendekatan edukatif-partisipatif yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses edukasi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif mengenai jenis dan dampak sampah, pengenalan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), praktik langsung pemilahan sampah, serta pengenalan konsep bank sampah. Data dikumpulkan melalui observasi dan refleksi selama kegiatan berlangsung, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap jenis-jenis sampah, pentingnya pemilahan sampah sejak dini, serta kesadaran awal mengenai tanggung jawab individu terhadap lingkungan. Pendekatan partisipatif terbukti mendorong keterlibatan aktif dan mempermudah internalisasi nilai-nilai peduli lingkungan. Program ini juga memperluas cara pandang siswa terhadap sampah, dari sekadar limbah menjadi sumber daya yang berpotensi memiliki nilai guna dan ekonomi. Secara keseluruhan, Makassar Goes to School berkontribusi positif dalam penguatan literasi lingkungan berbasis sekolah dan menunjukkan potensi untuk direplikasi sebagai model pengabdian masyarakat yang kontekstual dan berkelanjutan dalam mendukung upaya pengelolaan sampah perkotaan.