Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Rutinitas Kegiatan Tahfidz dengan Metode Wahdah dan Metode Tasmi' di MTsN 7 Agam Kamalasari, Dikriati; Kustati, Martin; Amelia, Rezki; Gusmirawati, Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1545

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan rutinitas kegiatan tahfidz dengan metode wadah dan metode tasmi’. Kegiatan rutinitas ini dilakukan dengan metode wahdah dan metode tasmi’ untuk melihat, mendengar serta memperbaiki bacaan Al-Qur’an peserta didik. Metode wahdah adalah menghafalkan Al-Qur’an dengan cara satu persatu terhadap ayat yang hendak dihafalnya secara berurutan. Metode tasmi’ adalah memperdengarkan hafalan Al-Qur’an kepada orang lain, baik secara perorangan maupun berjamaah. Pendampingan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Tahapan metode Participatory Action Research (PAR), yaitu : tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan evaluasi. Rutinitas kegiatan tahfidz dirancang untuk memudahkan peserta didik untuk memperbaiki bacaan dan menambah hafalannya. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peserta didik mampu menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar, karena bisa saja peserta didik salah dalam pengucapan tajwid dan harakat dari ayat yang mereka hafal karena mereka hanya memfokuskan kepada hafalan Al-Qur’an.
Pengaruh Perhatian Terkait Isu Kontemporer Pendidikan Al-Qur’an terhadap Hafalan Peserta Didik: Urgensi Ulumul Qur’an Kamalasari, Dikriati; Erman, Erman; Hasnah, Radhiatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran murid terkait perhatian mengenai isu kontemporer pendidikan al-qur’an. Tujuan dilaksanakannya riset ini yakni guna menyelidiki dampak dari perhatian terkait isu kontemporer pendidikan al-qur’an terhadap hafalan murid. Pendekatan yang dipakai yakni pendekatan kuantitatif melalui desain riser yang dipakai adalah penelitian quasi eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan hafalan peserta didik kelas eksperimen mempunyai nilai rerata post-test 90,16 serta kelas kontrol mempunyai rerata post-test 84,53. Berlandaskan atas tes hipotesis menggunakan SPSS versi 16 didapatkan nilai t hasil sejumlah 7,06 dalam taraf signifikansi 5% nilai t table sejumlah 1,67 yang memiliki derajat kebebasan 61. Perihal tersebut membuktikan jikalau nilai t hasil (7,06) melampaui nilai t table (1,67) alhasil H0 diberikan penolakan serta Ha diterima. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perhatian terkait isu kontemporer pendidikan al-qur’an berpengaruh terhadap hafalan peserta didik (berhubungan dengan ulumul qur’an).
Implementasi Forum An-Nisa’ dalam Meningkatkan Pemahaman Fiqih Ibadah dan Karakter Muslimah Siswi MTsN 7 Agam Kamalasari, Dikriati; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
YASIN Vol 5 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i4.6225

Abstract

The implementation of Forum Annisa at MTsN 7 Agam plays a crucial role in supporting the academic, social, and moral development of female students. This forum serves as a platform for students to share experiences and raise awareness about the importance of women’s fiqh, including reproductive health, the formation of Islamic character, and the development of social skills and leadership among Muslim women. This study employs a qualitative descriptive approach to depict the situation of Forum Annisa implementation in the field. The findings indicate that all students actively participate in the program through structured and continuous weekly meetings focused on fiqh studies, Islamic monitoring, and habituation of noble character. The positive impact of the forum is reflected in improved student understanding of worship practices and women’s fiqh, as well as the ability to apply attitudes that embody Muslimah character in daily life. Additionally, Forum Annisa contributes to building solidarity and the spirit of ukhūwah islāmiyyah among students. In conclusion, Forum Annisa is an effective strategy for enhancing religious literacy and Islamic character among female students at MTsN 7 Agam.
Development of a Self-Directed Learning E-Module to Enhance Students' Critical Thinking in Islamic Cultural History Kamalasari, Dikriati; Hadeli, Hadeli; Misra, Misra; Nurdin, Syafruddin; Sari, Milya
Kawanua International Journal of Multicultural Studies Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : State Islamic Institute of Manado (IAIN) Manado, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/kijms.v6i2.1865

Abstract

This study was motivated by the low level of students' critical thinking skills in Islamic Cultural History (ICH) learning at Madrasah Tsanawiyah, which is largely dominated by conventional, teacher-centered instructional practices. The study is theoretically grounded in constructivist learning theory and the concept of Self-Directed Learning (SDL), emphasizing learner autonomy, reflection, and responsibility. Within the context of Islamic education, critical thinking is also seen as an embodiment of ulul albab values, integrating reasoning, reflection, and moral awareness. The purpose of this study was to develop a Self-Directed Learning-based E-Module for Islamic Cultural History that is valid, practical, and effective in enhancing students' critical thinking skills, while contributing to inclusive and contextual learning. This research employed a Research and Development approach using the 4D model (Define, Design, Development, and Disseminate). The study was conducted with eighth-grade students at MTsN 2 Padang. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and critical thinking tests. The dissemination stage was implemented on a limited scale through digital distribution of the E-Module. The findings indicate that the developed E-Module demonstrates very high validity (94.11%), high practicality according to teachers (91%) and students (95.82%), and is effective in improving students' critical thinking skills, as shown by an average N-Gain score of 0.727 (high category). The novelty of this study lies in integrating Self-Directed Learning into Islamic Cultural History E-Modules to foster critical thinking and prepare students for constructive participation in Indonesia's multicultural society.