Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Inovasi Ibu Sehat Anak Bebas Stunting Melalui Pemberdayaan Pangan Lokal Pada Kelompok Kader Posyandu Agustina, Rakhmawati; Desiyanti, Irne Wida; Anggraeny, Dyta
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16416

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah serius di Desa Talawaan Atas, Minahasa Utara, yang memerlukan penanganan melalui pemberdayaan kader posyandu. Namun, keterbatasan pelatihan membuat kader kurang optimal dalam menjalankan perannya. Oleh karena itu, pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memanfaatkan pangan lokal sebagai solusi inovatif menjadi kebutuhan utama. Metode: Kegiatan Pelatihan tiga hari melibatkan tiga kader posyandu dengan materi kesehatan ibu dan balita, stunting, tumbuh kembang anak, serta PMT berbasis pangan lokal. Kader mempraktikkan pembuatan mie bayam merah dan puding daun katuk, didampingi saat posyandu untuk memastikan penerapan keterampilan. Hasil: Pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader tentang stunting dari 79% menjadi 90%. Selain itu, keterampilan kader dalam mengolah pangan lokal juga meningkat, terutama dalam memanfaatkan bahan seperti bayam merah dan daun katuk untuk PMT. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mencegah stunting melalui pemanfaatan pangan lokal. Program ini dapat menjadi model pemberdayaan kader di wilayah lain dengan permasalahan serupa.
Gerakan Anti-Bullying Melalui Kemitraan Edukasi Di SMKN 1 Lolak Desiyanti, Irne Wida; Djamaludin, Muhammad Ridho; Nuryaman, Nikmatul Nahda; Didipu, Fatria Y.; Mokodompit, Siti Rafiqah; Mardia, Sella Fatia; Laoh, Alya Rahman N. C.; Surotinoyo, Ailia Ananta
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.15139

Abstract

Pendahuluan: Bullying merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis dan akademik siswa. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang bullying serta cara-cara efektif untuk mencegah dan mengatasinya. Metode: Penyuluhan, diskusi kelompok, pelatihan keterampilan komunikasi, dan empati. Data dikumpulkan melalui kuesioner pra dan pasca kegiatan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap peserta terhadap bullying. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa dan guru tentang bullying serta strategi pencegahannya. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan dan kesadaran dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan suportif. Kesimpulan: Program edukasi anti-bullying yang melibatkan kerjasama dengan mitra lokal dan partisipasi aktif seluruh komunitas sekolah dapat secara efektif meningkatkan kesadaran dan kemampuan untuk mengatasi bullying, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif.
Pengolahan Bahan Pangan Lokal : Mie Cakalang Bayam Merah Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Rumaratu, Hestiyanti; Desiyanti, Irne Wida; Sasmita, Anggun; Canon, Nurhalisa; Saputri, Octaviani
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.15142

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, khususnya di daerah Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak. Pemanfaatan bahan pangan lokal yang kaya akan nutrisi, seperti cakalang dan bayam merah, menjadi salah satu solusi dalam upaya pencegahan stunting. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bergizi, serta memperkenalkan mie cakalang bayam merah sebagai alternatif makanan sehat untuk mencegah stunting. Metode: Penyuluhan, demonstrasi praktik pengolahan mie cakalang bayam merah, serta sesi tanya jawab sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil: Peserta dapat menguasai teknik pembuatan mie cakalang bayam merah dengan baik, dan produk ini diterima dengan positif sebagai alternatif makanan bergizi untuk anak-anak mereka. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat menjadi solusi praktis dalam upaya pencegahan stunting di Bolaang Mongondow. Upaya berkelanjutan diperlukan untuk memastikan penerapan praktik ini dalam kehidupan sehari-hari peserta.