Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EDUKASI POLA MAKAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF Que, Bertha Jean; Lekatompessy, Jerome Constantine; Taihuttu, Yuniasih Mulyani Jubeliene; Noya, Farah Christina; Huwae, Laura Bianca Sylvia; Rahawarin, Halidah; Rutumalessy, Efatha Irene; Sutantie, Nerissa Alviana; Istia, Sean Semuel
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i1.15446

Abstract

Penyakit degeneratif, yang merupakan penyakit kronis tidak menular, seringkali disebabkan oleh penurunan fungsi sel tubuh seiring bertambahnya usia dan dipengaruhi oleh pola makan serta gaya hidup modern. Di Desa Riring, akses terhadap informasi kesehatan terbatas, terutama untuk lansia, sehingga masyarakat rentan terhadap masalah kesehatan. Edukasi mengenai pola makan sehat sangat penting untuk mencegah timbulnya penyakit degeneratif, terutama dalam konteks perubahan gaya hidup yang negatif dan rendahnya pemahaman tentang gizi seimbang. Kegiatan edukasi diadakan pada 19 Oktober 2024, di gedung gereja setempat, dengan partisipasi 56 orang, mayoritas adalah perempuan dan kelompok usia 46-55 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memahami pentingnya pola makan sehat, serta kebutuhan mendesak akan informasi lebih lanjut tentang pencegahan penyakit. Rencana pengembangan selanjutnya mencakup peningkatan frekuensi edukasi dan pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau status gizi, serta kolaborasi dengan puskesmas untuk menjangkau lebih banyak warga. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih teredukasi dan menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Degenerative diseases, which are chronic non-communicable diseases, are often caused by a decline in cellular function as people age and are influenced by modern dietary patterns and lifestyles. In Riring Village, access to health information is limited, particularly for the elderly, making society vulnerable to health issues. Education on healthy eating is crucial for preventing the onset of degenerative diseases, especially in the context of negative lifestyle changes and a low understanding of balanced nutrition. The educational activity was held at the local church on October 19, 2024, with 56 participants, mostly women aged 46-55. The activity results indicated a high interest among the community in understanding the importance of healthy eating, as well as an urgent need for further information on disease prevention. Future development plans include increasing the frequency of education and routine health checks to monitor nutritional status, as well as collaborating with community health centers to reach more residents. With these steps, it is hoped that the community can become more educated and adopt healthier lifestyles
PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH SISTEM ABO-RHESUS PADA MASYARAKAT DI DESA RIRING KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Sutantie, Nerissa Alviana; Jean Que, Bertha; Taihuttu, Yuniasih Muyani Jubeline; Noya, Farah Christina; Huwae, Laura Bianca Sylvia; Rahawarin, Halidah; Rutumalessy, Efatha Irene; Lekatompessy, Jerome Constantine
GLOBAL ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025, GLOBAL ABDIMAS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/globalabdimas.v5i1.607

Abstract

Golongan darah merupakan sebuah informasi medis penting bagi setiap individu. Keberhasilan dalam berbagai aspek medis teperti transfusi, transplantasi organ serta kehamilan sangat ditentukan oleh kompatibilitas golongan darah. Pemeriksaan golongan darah perlu dilakukan untuk mengetahui jenis golongan darah yang dimiliki dan berguna untuk memenuhi kebetuhan darah apabila diperlukan. Namun, terbatasnya alat pemeriksaan golongan darah di fasilitas kesehatan pedesaan menyebabkan banyak masyarakat belum mengetahui jenis golongan darahnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan golongan darah dan rhesus pada masyarakat di Desa Riring dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang golongan darah yang dimiliki oleh setiap individu. Kegiatan ini dilakukan dengan desain deskriptif observasional yaitu menggambarkan hasil pemeriksaan golongan darah berdasarkan hasil observasi di lapangan. Pemeriksaan golongan darah yang dilakukan menggunakan sistem ABO- Rhesus dengan Metode Slide.  Hasil pemeriksaan golongan darah pada total 93 orang responden menunjukan jenis golongan darah bervariasi pada setiap individu meliputi golongan darah A, B, AB dan O. Golongan darah terbanyak yang ditemukan adalah golongan darah A (36.6%), diiikuti golongan darah O (32.3%) dan golongan darah B (20.4%). Jenis golongan darah yang paling sedikit adalah AB (10.8%). Untuk hasil pemeriksaan rhesus yang ditemukan seluruhnya adalah Rhesus positif (Rh+). Hasil pemeriksaan golongan darah ini selanjutnya dapat digunakan sebagai identitas bagi masyarakat dan apabila diperlukan, dapat memenuhi kebutuhan darah individu dari jenis golongan darah yang telah diketahui.
Academic Culture Shock Workshop as a Strategy to Improve Students'Mental Readiness in the Academic Environment of the Faculty of Medicine Rugebregt, Joanne; Rugebregt, Joanne Marrijda; Noya, Farah Christina; Saija, Alessandra Flowrence; Safutra, Muhamad Sadam; Wade Marlinda; Huwae, Laura Bianca Sylvia; Bension, Johan Bruiyf
Devotion : Jurnal Pengabdian Psikologi Vol. 4 No. 02 (2025): November
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64228/r7267326

Abstract

.
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE BIG FIVE PERSONALITY TYPES AND GPA AMONG MEDICAL STUDENTS FROM THE EAST INDONESIA SCHOOL OF MEDICINE Zebua, Pretty Mitra Kristina; Sanaky, Marliyati; Noya, Farah Christina
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 15, No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpki.110389

Abstract

Background: GPA is a key indicator of academic success among students at the Faculty of Medicine, Pattimura University. Academic data from the 2022 cohort show an increase in students with GPAs below 2.50, which poses a risk of academic dismissal and may negatively impact institutional performance. Personality is one of the psychological factors believed to influence academic achievement, particularly through the five types of the Big Five Personality model: neuroticism, extraversion, openness, agreeableness, and conscientiousness.Objective: To examine the relationship between Big Five Personality types and GPA among medical students of the 2022 cohort at Pattimura University.Methods: This was an analytic observational study with a cross-sectional design conducted from May to June 2025. Total sampling was used, involving 187 respondents. Personality data were collected using the IPIP-BFM-50 questionnaire, while GPA data were obtained from academic records. Data analysis was performed using the Chi-square test and post-hoc test for individual types.Results: A significant relationship was found between the Big Five Personality types and GPA (p = 0.001). Specifically, neuroticism (p = 0.000) was significantly related to GPA, while conscientiousness, openness, extraversion, and agreeableness showed no significant relationship.Conclusion: Understanding students’ personality types can serve as a foundation for developing more personalized, adaptive, and effective learning strategies within medical education.