Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN IMMERSED KELAS V DI SEKOLAH DASAR NEGERI 6 AMPENAN Fannisa, Anggi Amalia; Jumhari, Sutrisna; Gheniefa, Windani; Ermiana, Ida
Renjana Pendidikan Dasar Vol 4 No 4 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan pembelajaran terpadu memiliki beberapa jenis atau model, salah satu dari model tersebut adalah model immersed. Model pembelajaran immersed merupakan salah satu model yang berupaya untuk memadukan konsep pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari peserta didik untuk membuat pembelajaran menjadi lebih relevan bagi peserta didik dan meminimalisir keterlibatan guru dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran immersed pada kelas V di SD Negeri 6 Ampenan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi untuk mengidentifikasi fenomena yang dideskripsikan oleh partisipan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik triangulasi dengan menggabungkan observasi partisipatif pasif, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi dengan sumber data adalah wali kelas V. Teknik analisis data mempergunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran immersed di SD Negeri 6 Ampenan telah berjalan cukup baik, namun masih terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi.
Inovasi Kartu Kuartet Etnosains NTB Untuk Melatih Kemampuan 4C Siswa Sekolah Dasar Jumhari, Sutrisna; Aulia, Rizka; Astiana, Windi; Nurhalisa, Nurhalisa; Suranti, Ni Made Yeni
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4358

Abstract

Pembelajaran di sekolah-sekolah yang minim fasilitas digital, seperti SD Negeri 3 Suranadi, sering kali belum mampu memfasilitasi pengembangan keterampilan 4C peserta didik. Untuk itu, diperlukan media pembelajaran non-digital yang tetap kreatif, interaktif, dan mampu mengaitkan materi sains dengan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media kartu kuartet etnosains serta menilai kelayakan dan respons pengguna terhadap media tersebut. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D yang mencakup tahap define, design, develop, dan disseminate. Pada tahap develop, produk divalidasi oleh tiga orang ahli, yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli pembelajaran. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, angket respon peserta didik, dan respon guru terhdap media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu kuartet etnosains memperoleh nilai kelayakan sebesar 83% dari ketiga ahli (kategori sangat layak). Respons peserta didik mencapai 93,8% dan respons guru sebesar 86%, keduanya termasuk dalam kategori sangat positif. Dengan demikian, media kartu kuartet etnosains dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran non-digital yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik sekaligus mengenalkan budaya lokal.
PERPUSTAKAAN SEBAGAI RUANG LITERASI CERDAS: PENINGKATAN BUDAYA BACA DAN LITERASI DIGITAL DI DESA EMBUNG KANDONG, KECAMATAN TERARA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Jurnal Wicara; Prawira, Didik; Septiandari, Olevia; Widiantara, I Nyoman Ari; Amalia, Baiq Jihan; Azzahra, Jasmine Maulida; Sulastri, Emi; Juan, Kemal; Lestari, Neli Aulia; Islaeniah, Irma; Jumhari, Sutrisna; Ayub, Syahrial
Jurnal Wicara Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/w2kh3736

Abstract

The PMD Literacy Community Service Program (KKN) implemented in Embung Kandong Village, Terara District, East Lombok, aimed to revitalize the "Andalan" Village Library, which had been experiencing declining utilization, and to improve community literacy, particularly in reading, writing, and digital literacy. Through a participatory approach, students from the University of Mataram initiated various activities, such as read-alouds, reading coupons, LENTERA, and TANABATA (Literacy Hope Tree), all presented in an interactive and educational manner. Implementation methods included observation, interviews, focus group discussions, and cross-sector collaboration with the village government and local schools. During the 45-day implementation period, activities focused on optimizing the library as a community information and learning center. The program successfully increased community participation in literacy and built collective awareness of the importance of reading as a foundation for developing local potential. Outputs from the program included activity reports, scientific and media publications, product, leaflet, and documentary videos for documentation and dissemination of results. The success of this program demonstrates the importance of synergy between educational institutions and the community in creating a sustainable literacy culture in the village.