Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manthuq dan Mafhum Dalam Makna Tersurat dan Tersirat An Nury, Ahmad Husein; Bukhari, Bukhari; Nasution, Salman Paris; Hasibuan, Jefri; Agustiar, Agustiar
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.362

Abstract

Penelitian ini membahas konsep manthuq dan mafhum dalam Al-Qur'an, yang mencakup makna tersurat (manthuq) dan makna tersirat (mafhum). Manthuq merujuk pada makna eksplisit dari lafaz ayat, sedangkan mafhum adalah makna implisit yang membutuhkan analisis lebih lanjut. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengacu pada sumber primer seperti kitab-kitab tafsir dan sumber sekunder berupa artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manthuq terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu manthuq sarih dan manthuq ghair al-sarih, sementara mafhum terdiri dari mafhum muwafaqah dan mafhum mukhalafah. Kedua konsep ini memiliki peran signifikan dalam memperluas pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, khususnya dalam konteks ijtihad hukum Islam. Dengan memahami manthuq dan mafhum, pengambilan hukum menjadi lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan kontemporer, sehingga memperkokoh posisi Al-Qur'an sebagai pedoman utama umat Islam.
Integrasi Kurikulum Bahasa Arab Pesantren Tradisional dan Modern Hasibuan, Jefri; Masrun, Masrun; Hasibuan, Nasrin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/136446-019883

Abstract

Integrating the Arabic language curriculum between traditional and modern pesantren has become an essential discourse in responding to contemporary educational demands. Traditional pesantren emphasize mastery of Arabic through classical texts (kitab kuning) with the sorogan and bandongan methods, while modern pesantren apply structured curricula, linguistic competence, and communicative approaches. This conceptual article aims to present a theoretical exploration of integration patterns, philosophical foundations, and potential models that can harmonize these two curriculum orientations. The discussion shows that integration can be achieved through curriculum synthesis, combining classical literacy with communicative Arabic, strengthening teacher competence, and designing learning models that balance tradition and modernity. The study contributes theoretically to the development of a holistic Arabic language curriculum in pesantren.