Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas UMKM Wonorejo Madiun Sebagai Dasar Pengembangan Wisata Budaya Mardianto, M. Fariz Fadillah; Amelia, Dita; Pusporani, Elly; Rani, Lina Nugraha; Siregar, Naufal Ramadhan Al Akhwal; Nurrohmah, Zidni ‘Ilmatun; Previan, Anggara Teguh; Putri, Ferdiana Friska Rahmana
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 10, No 2: Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v10i2.24394

Abstract

Wonorejo Village is one of the villages in Madiun Regency which has natural and cultural potential that can be integrated into local economic development through MSMEs and the tourism sector. MSME empowerment activities provide opportunities for local communities to create jobs and achieve Sustainable Development Goals (SDGs) in maintaining economic stability. By focusing on improving the quality of MSMEs and through appropriate mentoring activities, this village can achieve inclusive and sustainable economic development. This activity aims to provide counseling and assistance regarding digitalization of MSME marketing integrated with the potential of Wonorejo Village as a tourist village for Wonorejo Temple tourism. The method of community service consists of several stages. First, provide assistance regarding product design and marketing aspects. Second, regarding training in digitalizing MSMEs from creating social media for MSME products. Third, in the form of training in obtaining permits, business legality and halal certification. Fourth, in the form of mentoring and evaluation activities during the mentoring and training process. The results of this community service, namely counseling and assistance to MSMEs in Wonorejo Village, have a positive effect on increasing the products of MSMEs in Wonorejo Village. Recommendations and sustainability that can be given are increasing the role of the Wonorejo Village community in developing tourism because of the resources and quality of the village's MSMEs so that they are able to encourage success as a tourist village from the community service activities that have been carried out.
Pengembangan Potensi Desa dan Digitalisasi Pariwisata Halal Berkelanjutan di Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat Berbasis Trickle-Down Theory Rahem, Abdul; Soleh, Mochammad; Prayoga, Adistiar; Ekowati, Juni; Naufal, Adam Mochammad; Hanif, Muhammad Ihsan; Jannah, Qonita Miftahul; Putri, Fauzha Amalya Purnama; Nafi'a, Ilma Arrafi; Nurrohmah, Zidni ‘Ilmatun; Jupriadi, Lalu; Bayani, Faizul; Yaqin, Ainul; Mochammad Naufal, Adam
TRI DHARMA MANDIRI: Dissemination and Downstreaming of Research to the Community (Journal of Community Engagement) Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : SMONAGENES Research Center, Univeritas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtridharma.2026.006.01.48

Abstract

Program pengabdian masyarakat dalam pengembangan pariwisata halal berkelanjutan di Desa Bengkaung, Lombok Barat, dilaksanakan dengan fokus pada pemberdayaan pelaku usaha lokal serta penguatan ekosistem agroeduwisata halal berbasis potensi madu trigona. Program ini menyoroti sejumlah permasalahan utama, seperti kapasitas kelembagaan desa yang masih terbatas, pemanfaatan sumber daya alam yang belum optimal, serta rendahnya literasi digital pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Intervensi yang dilakukan meliputi pelatihan peningkatan kapasitas melalui materi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), digital marketing, penyusunan konten kreatif, serta pendampingan intensif dalam proses sertifikasi halal dan legalitas usaha. Hasil pengukuran menggunakan uji t berpasangan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan secara statistik, sehingga menegaskan efektivitas program ini dalam mendorong peningkatan keterampilan dan wawasan masyarakat. Selain itu, implementasi kegiatan ini sejalan dengan Trickle-Down Theory, di mana pengembangan sektor strategis seperti agroeduwisata halal mampu menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa. Kontribusi program ini juga selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif, pembangunan komunitas berkelanjutan, dan perluasan kemitraan multipihak. Dengan demikian, program ini tidak hanya memperkuat daya saing UMKM berbasis potensi lokal, tetapi juga menjadi model pengembangan pedesaan yang inklusif melalui integrasi pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekosistem halal.  KATA KUNCI Trickle-Down Theory; Sertifikasi Halal; Pemberdayaan; UMKM