Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IPSSJ

ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA DOXING DI MEDIA SOSIAL DALAM KONTEKS PERLINDUNGAN HAK PRIVASI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PELINDUNGAN DATA PRIBADI Miracle Graciel Kezia Wulan, Lindri Purbowati
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Agustus (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One aspect of cybercrime that is becoming more prevalent in the expanding digital age is the dissemination of personal information, or doxing.  Doxing is the dissemination of an individual's personal information without the data owner's consent. The purpose of this study is to examine how Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection regulates doxing on social media in order to guard privacy rights. Additionally, it seeks to learn about the measures taken by Indonesian law enforcement against those who disseminate personal information on social media. The research method used in writing this scientific journal is a normative juridical method, which involves examining library materials such as theories, legal principles, books, or existing previous research journals, as well as laws, regulations, and legal doctrines pertaining to research writing. In Indonesia, the practice of doxing is regulated by several laws relating to privacy, personal data theft and computer crime, including Law No. 19 of 2016 on the Amendment to Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions, Law of the Republic of Indonesia No. 27 of 2022 on Personal Data Protection as well as the new Criminal Code. The findings reveal that, while the PDP Law has established a solid legal foundation for personal data protection, there are still issues in terms of law enforcement and public awareness.
PERAN HUKUM PIDANA DALAM MELINDUNGI KEHIDUPAN KELUARGA KORBAN JUDI ONLINE DI INDONESIA Shilvyana Aprilliani; Diding Rahmat; Lindri Purbowati
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong maraknya praktik judi online yang menimbulkan dampak sosial, ekonomi, maupun psikologis yang signifikan, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga terhadap kehidupan keluarga sebagai korban tidak langsung. Judi online telah menggerogoti fondasi keluarga melalui kerugian finansial, pengabaian tanggung jawab rumah tangga, meningkatnya konflik keluarga, hingga perceraian. Adapun tujuannya dari penelitian ini guna menganalisa pengaturan regulasi hukum pidana serta peran hukum pidana dalam melindungi kehidupan keluarga korban judi online di Indonesia. Penelitian ini mengadopsi metode model hukum normatif melalui pendekatan peraturan perundangan maupun konseptual, dengan memergunakan studi kepustakaan kepada bahan hukum sekunder dan primer. Temuan ini mengungkapkan bahwasanya meskipun pengaturan mengenai judi dan judi online diatur pada KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) maupun UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik), pengaturan tersebut masih berfokus pada penindakan terhadap pelaku dan penyelenggara judi online, serta belum memberi perlindungan hukum yang komprehensif untuk keluarga korban. Oleh karena itu, peran hukum pidana perlu diperkuat dan diarahkan secara holistik melalui fungsi represif, preventif, dan rehabilitatif, dengan mengintegrasikan perlindungan ekonomi, psikologis, dan sosial bagi keluarga korban, serta didukung oleh kerja sama lintas sektor dan literasi digital. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mewujudkan perlindungan hukum yang adil dan berkelanjutan bagi keluarga korban judi online di Indonesia.