Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Pengembangan Media Bigbook Aku Cinta Pancasila untuk Meningkatkan Karakter Siswa Kelas 1 SD Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Geor, Gorius; Jacobus, Susan N. H.; Pangalila, Theodorus
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i8.16004

Abstract

Kualitas pengajaran di sekolah dapat ditingkatkan melalui metode pembelajaran yang efektif, salah satunya dengan penggunaan media pembelajaran seperti Big Book. Proses pendidikan di sekolah sangat penting dalam membentuk kinerja dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan produk pembelajaran Big Book yang efektif dalam pembentukan karakter siswa sesuai nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus di sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Big Book yang diperbesar dengan teks dan gambar menarik, serta warna yang mencolok, dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Selain itu, Big Book terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, gotong royong, dan nasionalisme yang terkandung dalam Pancasila. Big Book tidak hanya memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran tetapi juga menciptakan efek psikologis positif yang meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa. Kesimpulannya, Big Book sebagai media pembelajaran berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter siswa di sekolah dasar. Implementasi Big Book dalam pembelajaran Pancasila dengan materi "Aku Cinta Pancasila" efektif dalam meningkatkan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, menjadikan mereka lebih termotivasi dan berkarakter. Oleh karena itu, Big Book layak digunakan sebagai salah satu media pembelajaran dalam pendidikan karakter di sekolah dasar.
Pendidikan Berbasis Kurikulum Merdeka di Tingkat Sekolah Dasar Menggali Potensi Anak untuk Masa Depan yang Lebih Unggul Sumilat, Juliana Margareta; Geor, Gorius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.16382

Abstract

Kurikulum memegang peran vital dalam sistem pendidikan suatu negara, menjadi landasan utama dalam menentukan arah pendidikan, metode pengajaran, isi materi pelajaran, dan sistem evaluasi. Seiring perkembangan zaman, kurikulum perlu bertransformasi agar tetap relevan dengan kebutuhan peserta didik. Pendidikan, sebagaimana diungkapkan oleh Ki Hajar Dewantara, bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan inovatif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap pengembangan potensi siswa di sekolah dasar, dengan fokus pada tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan dan analisis literatur ilmiah dari berbagai sumber seperti buku, majalah, dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka dapat membantu siswa mengembangkan potensi mereka secara optimal dan menjadi individu yang lebih mandiri dan berdaya saing. Kurikulum ini memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensinya secara optimal, dengan pendekatan yang terintegrasi dan multidisiplin, serta fokus pada pengembangan karakter dan kompetensi. Namun, tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka mencakup keterbatasan sarana dan prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia, terutama guru yang belum berpengalaman dengan konsep kemerdekaan belajar. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan siswa dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang memadai untuk mengatasi tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka agar tujuan pendidikan yang diharapkan dapat tercapai.