Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Prosesi Pelaksanaan Tradisi Aggalara’ pada Acara Pasunna’ di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan Henri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosesi pelaksanaan tradisi aggalara’ di Desa Balangloe Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan. Penelitian ini akan fokus pada metode kualitatif dengan menggunakan beberapa Teknik pengumpulan data, meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk memperdalam penelitian maka akan digunakan teori struktural fungsionalisme AGIL Talcott Parsons untuk menganalisa berbagai proses pelaksanaan tradisi aggalara’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses tradisi aggalara’ melalui beberapa tahap dimulai dengan penentuan hari baik dan pemilihan pemimpin yang akan melaksanakan prosesi tradisi aggalara’, Tahap kedua yaitu persiapan perlengkapan dan penentuan bentuk tradisi aggalara’ yang akan dilaksanakan. Tahap ketiga yaitu mengundang pemain alat musik tradisional ganrang tradisi aggalara’ dan Tahap keempat yaitu pelaksanaan tradisi aggalara’ secara sakral.
Tujuan Pelaksanaan Tradisi Aggalara’ pada Acara Pasunna’ di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan Henri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menjadi tujuan dalam pelaksanaan tradisi aggalara’ pada acara pasunna’ di Desa Balangloe Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan sehingga tradisi ini masih eksis dilakukan sampai sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk memperdalam penelitian maka peneliti akan menggunakan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead dalam menganalisis berbagai hal dalam tradisi aggalara’ sehingga dapat diperoleh analisis yang intensif terkait tujuan pelaksanaan tradisi aggalara’ pada acara pasunna’ di Kabupaten Jeneponto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa tujuan pelaksanaan tradisi aggalara’ pertama yaitu untuk mempererat solidaritas sosial. Kedua yaitu untuk meningkatkan kehormatan keluarga. Ketiga untuk menguatkan hubungan antargenerasi dan keempat untuk menjaga keberagaman budaya lokal.
Pelatihan Desain Grafis sebagai Peningkatan Kreativitas dan Keterampilan Digital Siswa SMAN 1 Gowa Sudirman; Musa; Nasir, Nasir; Henri; Ujianti Tawakkal
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): JIPMAS : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Karya Inovatif Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65255/jipmas.v2i1.117

Abstract

Graphic design skills are one of the skills that are increasingly needed in the digital era, both in the world of education and the creative industry. However, limited access and lack of training make high school students, especially at SMAN 1 Gowa, not have adequate skills in this field. This service aims to improve students' creativity and digital skills through practice-based graphic design training. Methods used include interactive lectures, live demonstrations, and self-practice using Adobe Photoshop and Canva software. This activity was attended by 30 students who were selected based on their interest and interest in graphic design. The results of the evaluation showed that 85% of the participants were able to understand the basic concepts of graphic design and produce simple design works with a good level of creativity. In addition, this training also increases students' confidence in participating in various design competitions and extracurricular activities. The conclusion of this activity is that graphic design training has a positive impact on the development of students' skills, as well as opening opportunities for them to contribute to school promotion activities and other creative projects.
Perlindungan Hak Anak terhadap Praktik Pernikahan Dini: Tinjauan Sosio-Yuridis di Kabupaten Gowa Henri; Nasir
As-Sakinah : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 2 (2025): As-Sakinah : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/sakinah321742

Abstract

Pernikahan dini merupakan praktik yang masih sering terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Gowa, dan berdampak serius terhadap pemenuhan hak anak, khususnya hak atas pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hak anak terhadap praktik pernikahan dini melalui pendekatan sosio-yuridis di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi terhadap dokumen hukum dan kebijakan terkait. Informan penelitian terdiri dari pejabat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tokoh masyarakat, orang tua, dan anak yang menjadi korban pernikahan dini. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hak anak terhadap praktik pernikahan dini dilakukan melalui tiga pendekatan utama: hukum formal, edukatif, dan sosial-kultural. Namun, implementasinya masih terbatas akibat lemahnya penegakan hukum di tingkat desa, resistensi budaya, dan rendahnya literasi masyarakat tentang hak anak. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk membangun sistem perlindungan anak yang lebih adaptif dan partisipatif. Penelitian ini menyarankan pendekatan yang lebih holistik dan berbasis komunitas untuk menanggulangi praktik pernikahan dini secara berkelanjutan.
Manfaat Pelaksanaan Tradisi Aggalara’ pada Acara Pasunna’ di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan Henri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.11504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja manfaat yang diperoleh masyarakat setelah melaksanakan tradisi aggalara’ pada acara pasunna’ di Desa Balangloe Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan sehingga dengan mengetahui manfaat tradisi aggalara’ maka masyarakat utamanya generasi muda akan lebih antusias dalam mempelajari berbagai hal terkait tradisi aggalara’ dan memperoleh berbagai keterampilan setelah ikut andil dalam pelaksanaan tradisi aggalara pada acara pasunna’. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk memperdalam penelitian maka peneliti akan menggunakan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead dalam menganalisis berbagai hal dalam tradisi aggalara’ sehingga dapat diperoleh analisis yang intensif terkait manfaat pelaksanaan tradisi aggalara’ pada acara pasunna’ di Kabupaten Jeneponto. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa manfaat pelaksanaan tradisi aggalara’ pertama yaitu memperkuat posisi adat dalam struktur sosial. Manfaat kedua yaitu memperluas jejaring sosial antarwilayah. Manfaat ketiga yaitu meningkatkan keterampilan generasi muda dan manfaat keempat yaitu menjadi wahana dokumentasi budaya lokal.
Dinamika Pelaksanaan Tradisi Aggalara’ pada Acara Pasunna’ di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan Henri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.11505

Abstract

Tradisi Aggalara’ adalah bagian dari prosesi adat Pasunna’ yang berlangsung di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Seiring waktu, praktik dan maknanya mengalami banyak perubahan yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana tradisi Aggalara’ berkembang dari masa lalu hingga saat ini, dengan menyoroti dinamika perubahan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara, serta studi dokumentasi. Analisisnya menggunakan teori modernisasi dari Walt Rostow, yang berpendapat bahwa masyarakat bergerak melalui beberapa tahap dari masyarakat tradisional hingga masyarakat modern. Hasil penelitian menunjukkan ada lima perubahan utama yang terjadi. Pertama, kepercayaan sakral menjadi tradisi kultural modern. Kedua, proses pewarisan tradisi yang sebelumnya dilakukan secara lisan mulai beralih ke digitalisasi, meskipun proses ini masih berlangsung secara terbatas. Ketiga, prosesi yang dulunya tertutup kini lebih terbuka dan dipublikasikan secara luas melalui media sosial, sehingga mampu menjangkau audiens di luar komunitas lokal. Keempat, Dari Praktik Tradisional ke Penguatan Akademik dan Kolaborasi Institusional. Kelima, suasana awal yang sakral berubah menjadi semi-hiburan, di mana acara yang dulunya bersifat tertutup kini terbuka dan berfungsi sebagai daya tarik kebudayaan.
Efektivitas Pengelolaan Kepegawaian Aparatur Kelurahan dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kelurahan Mangadu, Kabupaten Takalar Henri; Nasir
Jurnal Dialektika Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Dialektika Politik
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37949/jdp.v10i1.295

Abstract

Quality public services are the main demands in the implementation of government, especially at the village level as a government unit that deals directly with the community. However, the quality of public services is often still faced with the problem of managing staff personnel that is not optimal. This study aims to analyze the effectiveness of the management of the personnel of the village apparatus in improving the quality of public services in Mangadu Village, Takalar Regency. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. Data was collected through in-depth interviews, observations, and documentation of village officials and service user communities. The data analysis technique is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that the management of the personnel of the village apparatus has been implemented, but it has not been fully effective. This is characterized by the limited number of apparatus, the mismatch between the placement of employees and competencies, and the lack of optimal coaching and development of apparatus. This condition has an impact on the quality of public services, especially in terms of speed and timeliness of services. Nevertheless, the attitude of the apparatus and the disclosure of service information are considered quite good by the public. This research contributes to the development of public administration science by strengthening the understanding of the importance of effective personnel management as a determining factor for improving the quality of public services at the village government level.
Efektivitas Komunikasi Empatik sebagai Strategi Resolusi Konflik Sosial Masyarakat di Kelurahan Sombalabella, Kabupaten Takalar Henri; nasir
Jurnalika : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnalika : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37949/jurnalika101294

Abstract

Social conflict is a phenomenon that often occurs in people's lives due to differences in interests, values, perceptions, and ineffective communication. If not managed properly, social conflicts have the potential to cause prolonged tensions and disrupt community harmony. This study aims to analyze the effectiveness of empathic communication as a social conflict resolution strategy in Sombalabella Village, Takalar Regency. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. The data collection technique was carried out through in-depth interviews, observations, and documentation of village officials, community leaders, and residents involved in the process of resolving social conflicts. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman interactive model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that empathic communication applied through an attitude of listening, understanding the feelings and viewpoints of the conflicting parties, and open dialogue is able to reduce tension and encourage the achievement of mutual agreement. The effectiveness of empathic communication is supported by the active role of village officials and community leaders as well as a strong deliberation culture, although there are still obstacles in the form of limited communication skills and the emotional condition of the conflicting parties. This research contributes to the development of social communication science by emphasizing the importance of empathic communication as a humanist and participatory approach in the resolution of social conflicts at the local community level.
Pemanfaatan Platform Digital dalam Pemasaran Produk UMKM Pole, Nasir; Asmansyah; A. Hadijah Sulfiyani A; Haerul; Henri
STARLA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): Maret
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran produk. Melalui program ini, para pelaku UMKM memperoleh pelatihan serta pendampingan terkait penggunaan berbagai platform digital, seperti media sosial, marketplace, dan website, yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas pemasaran secara efektif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan langsung kepada pelaku UMKM, yang diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya transformasi digital dalam kegiatan usaha, dilanjutkan dengan pelatihan teknis penggunaan platform digital, serta pendampingan dalam penerapan strategi pemasaran berbasis online. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan pemasaran. Selain itu, pemanfaatan platform digital juga membantu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan potensi penjualan produk. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan dan daya saing UMKM di era digital.