Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Konservasi dan Promosi Keanekaragaman Flora Lokal Desa MENARI Kabupaten Semarang Berbasis Sistem Informasi Digital QR Code: Konservasi dan Promosi Keanekaragaman Flora Lokal Desa MENARI Kabupaten Semarang Berbasis Sistem Informasi Digital QR Code Yoga Aji Handoko; Widhi Handayani; Damara Dinda Nirmalasari Zebua; Syahrul Neeza Aryana Nugroho; Immanuel Tegar Riven; Yohanes Hasiholan Parhusip; Aditya Dwi Kurniawan; Charlotte Putri Bandono; Sepdi Syarofina; Zuyana Yemima Galingging; Caterine Caterine
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.971

Abstract

Desa MENARI yang terletak di bagian timur kaki Gunung Telomoyo merupakan brand desa wisata yang berasal dari akronim dari “Menebar Harmoni, Merajut Inspirasi, Menuai Memori”. Sejak berdirinya pada tahun 2007, desa wisata ini merupakan laboratorium sosial dengan program dan kegiatan yang unik berupa konservasi permainan tradisional, tarian tradisional, dan kesenian tradisional lainnya.  Mereka mengemas program dan kegiatan tersebut dalam bentuk paket wisata, termasuk di dalamnya paket wisata menikmati ekologi alam pedesaan hingga aktivitas pertanian masyarakat desa. Namun demikian, ketersediaan dan strategi penyampaian informasi dan pengetahuan mengenai tanaman budidaya maupun flora lokal pada saat kunjungan lapangan para wisatawan dirasakan belum memadai dan belum lengkap. Tujuan utama PKM ini adalah mewujudkan Desa Wisata MENARI yang berkelanjutan melalui konservasi dan promosi KEHATI berbasis sistem informasi digital QR Code melalui Papan Edukasi Flora Lokal. Metode yang digunakan meliputi: eksplorasi dan identifikasi flora lokal, focus group discussion melalui sosialisasi dan sarasehan, pelatihan, pendampingan promosi dan evaluasi kegiatan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan PKM ini meliputi: produk papan edukasi yang berbasis QR-Code; peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap konservasi flora lokal; peningkatan manajemen promosi Desa Wisata MENARI yang berimplikasi pada peningkatan pendapatan masyarakat, seperti studi konservasi lingkungan desa yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan, Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon dan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro. Kegiatan tersebut secara langsung memberikan pendapatan Desa MENARI, meskipun nominal pendapatannya yang belum besar. Berdasarkan tujuan, metode atau pendekatan yang dilakukan dalam mencapai tujuan, serta hasil-hasil kegiatan, maka program konservasi dan promosi keanekaragaman hayati, khususnya flora lokal Desa Menari–Ngrawan dalam bentuk papan edukasi flora berbasis sistem informasi digital QR Code dapat dilanjutkan secara kontinyu.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI DESA KAYUARA KECAMATAN MENYUKE Nopatus Jojo; Damara Dinda Nirmalasari Zebua
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3678

Abstract

Petani swadaya di Desa Kayuara tidak memiliki catatan pengeluaran dan pendapatan dalam menjalankan usahatani kelapa sawit. Hal ini menyulitkan petani untuk menghitung pendapatannya. Di sisi lain, petani belum memiliki kemampuan dalam menghitung pendapatannya, sehingga petani belum dapat menentukan usahatani kelapa sawit ini memberikan keuntungan atau tidak. Penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usaha tani swadaya kelapa sawit di Desa Kayuara, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak.; dan 2) mengetahui R/C ratio usaha tani swadaya kelapa sawit di Desa Kayuara, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling), yaitu sampel dipilih secara cermat dengan mengidentifikasi seseorang atau subjek penelitian dan memiliki karakteristik tertentu. Sampel diambil memiliki karakteristik khusus yaitu petani yang memiliki umur tanaman kelapa sawit 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total rata-rata biaya yang dikeluarkan 12 responden usahatani kelapa sawit adalah sebesar Rp. 41.340.167/tahun. Total rata-rata penerimaan yang diterima sebesar Rp. 113.430.000/tahun. Total rata-rata pendapatan diterima petani swadaya sebesar Rp. 72.089.833/tahun. Kemudian hasil dari R/C ratio adalah sebesar 2,77. Artinya usahatani swadaya kelapa sawit di Desa Kayuara Kecamatan Menyuke layak untuk diusahakan. Keywords : Biaya, Pendapatan, R/C ratio, Petani Swadaya, Kelapa Sawit Desa Kayuara.   
Introduksi Biopori untuk Mendorong Kepedulian Lingkungan Siswa Pendidikan Dasar di Kota Salatiga Tinjung Mary Prihtanti; Bayu Nuswantara; Maria Maria; Lasmono Tri Sunaryanto; Yuliawati Yuliawati; Damara Dinda Nirmalasari Zebua; Esther Sheliena; Klarista Ardiani; R Aji Bayu Nugroho
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2569

Abstract

Pendidikan di sekolah dasar berperan penting menanamkan kepedulian lingkungan anak usia dini. Disisi lain, di wilayah perkotaan menghadapi permasalahan genangan air saat hujan lebat, dan hal tersebut terjadi pula di lingkungan sekolah di musim penghujan. Peningkatan pemahaman dan kepedulian terhadap lingkungan dalam kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui introduksi pembuatan lubang resapan biopori yang diberikan kepada siswa/siswi kelas 6 Sekolah Dasar Kanisius Gendongan Kota Salatiga. Sekolah Dasar Kanisius merupakan salah satu sekolah yang memiliki misi mendidik generasi muda agar memiliki kepekaan terhadap sesama dan lingkungan. Teknik yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yakni tutorial, demonstrasi, dan praktik secara langsung. Sebanyak 46 siswa mengikuti kegiatan tersebut, dan hasil kegiatan menunjukkan kepuasan siswa terhadap pelaksanaan pengabdian masyarakat termasuk pada kategori tinggi dengan menerapkan analisis skala Likert. Siswa sebagian besar memberikan skor yang menyatakan puas dan sangat puas, baik terhadap materi yang telah disampaikan, cara penyampaian narasumber, fasilitas yang telah disediakan, serta kegiatan keseluruhan.
Pemberdayaan Kelompok Tani untuk Penguatan Manajemen Lahan dan Agribisnis Hortikultura di Desa Jeruk Kabupaten Boyolali Bistok Hasiholan Simanjuntak; Yoga Aji Handoko; Donna Setiawati; Priskilah Febi Widya Ningrum; Esther Sheliena; Alfred Jansen Sutrisno; Damara Dinda Nirmalasari Zebua; Dina Rotua Valentina Banjarnahor; Suprihati
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2866

Abstract

Jeruk Village, Selo Subdistrict, Boyolali Regency, is a highland agricultural area facing challenges such as sloping land erosion, low conservation knowledge, limited climate adaptation, and weak bargaining power of farmers. The Community Empowerment Program by Students (PMM) through Community Service Program (KKN) was implemented to empower the Bangun Tani 2 and Tani Mulyo 2 Farmer Groups by involving 32 Agrotechnology and Agribusiness students from Satya Wacana Christian University in September–October 2025. Activities included socialization, environmentally friendly technology training, mentoring, soil block making, biopesticide and biofertilizer production, education on sloping land conservation using terraced models, as well as post-harvest training and digital marketing. The evaluation showed an increase in farmers' understanding and skills based on pre-test and post-test scores. This program enhances farmers' independence, reduces dependence on external inputs, promotes product value addition, and expands market access through digital platforms, thereby potentially becoming a sustainable empowerment model for highland regions.
Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) di PT. Multi Bintang Indonesia Sampang Agung Jawa Timur Jefanya Diva Adriana Jayaprawira; Damara Dinda Nirmalasari Zebua; Yuliawati Yuliwati; Marina Marina Herawati
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24016

Abstract

Penerapan standar keamanan pangan merupakan pilar utama dalam industri minuman untuk menjamin konsistensi mutu dan keamanan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) di PT. Multi Bintang Indonesia, Sampang Agung, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif gabungan kuantitatif dan kualitatif dengan mengacu pada standar ISO/TS 22002-1 sebagai instrumen evaluasi teknis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 14 klausul operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat penerapan GMP di PT. Multi Bintang Indonesia mencapai 97%, yang termasuk dalam kategori sangat baik.  Seluruh aspek utama telah memenuhi persyaratan, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan peningkatan, seperti prosedur recall dan pengendalian kontaminasi. Secara keseluruhan, perusahaan telah mampu menerapkan GMP secara konsisten dalam mendukung keamanan dan mutu produk.
Analisis Pengaruh Peran Kelompok Tani terhadap Kinerja Usahatani: Aplikasi Structural Equation Modelling Priskilah Febi Widya Ningrum; Damara Dinda Nirmalasari Zebua; Tinjung Mary Prihtanti; Dinda Childtrya Febrianti
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23104

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran komponen kelompok tani, yaitu kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi terhadap kinerja usahatani. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 100 responden petani komoditas hortikultura Di Desa Jeruk Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis dengan statistik deskriptif serta Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forum kerja sama dan unit produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usahatani. Forum kerja sama memungkinkan petani mengakses informasi pasar, membangun kemitraan, dan meningkatkan efisiensi pemasaran. Unit produksi berkontribusi melalui kegiatan ekonomi kolektif, seperti pengadaan sarana produksi secara bersama dan pengolahan hasil, yang mampu meningkatkan efisiensi usahatani dan pendapatan petani. Sebaliknya, kelas belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja usahatani, yang mengindikasikan keterbatasan dalam penerapan pengetahuan atau rendahnya tingkat partisipasi anggota kelompok tani. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan jejaring kerja sama dan aktivitas ekonomi kolektif dalam kelompok tani untuk meningkatkan kinerja usahatani.
Co-Authors Aditya Dwi Kurniawan Alfred Jansen Sutrisno Bayu Nuswantara Bistok Hasiholan Simanjuntak Budi Handoko Budi Handoko Cahyana, Octavian Bintang Shahab Carlina Falmawati Monita Caterine Caterine Charlotte Putri Bandono Della, Della Dicky Isandro Gaspersz Dina Rotua Valentina Banjarnahor Dinda Childtrya Febrianti Donna Setiawati Esther Sheliena Firlia Wibawanti Hendrik Johannes Nadapdap Immanuel Tegar Riven Jayaprawira, Jefanya Diva Adriana Jefanya Diva Adriana Jayaprawira Jezycha Aprilia Josua Mandala Putra Simamora Kartikowati, Maresti Klarista Ardiani Kurniawan Andrianto Kurniawan, Avra Sendi Lasmono Tri Sunaryanto Leonaldo, Leonaldo Lestari, Marta Duwi Liska Simamora Margaretha Mega Maria Maria Damai Milleni Rosari Leisubun Maria Maria Maria Maria Marina Marina Herawati Muhammad Hardika Prasetya Mule, Friskilia Sampe Nopatus Jojo Nugraheni Widyawati Pancasila, Muhammad Rizal Paratistha, Hickyn Prayogo, Wahyu Adi Priskilah Febi Widya Ningrum Priskilah Febi Widya Ningrum R Aji Bayu Nugroho R. Aji Bayu Nugroho Restu, Luna Yureka Riky Ardianto Ristiana, Dani Sacca, Krisna Candra Arya Santosa, Yoga Sarlina Palimbong Sepdi Syarofina Septyarsi, Katharina Lani Seruni Sekar Gandhis Sirenden, Mutiara Sony Heru Priyanto Suprihati Suprihati Suprihati Syahrul Neeza Aryana Nugroho Thesalonika Elberta Harefa Tinjung Mary Prihtanti Vincentia Irene Meitiniarti Wahyu Adi Panyuluh Wamilia Yulianingsih Widhi Handayani Wiwi Sepriani Yoga Aji Handoko Yohanes Hasiholan Parhusip Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliwati Zuyana Yemima Galingging