Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning pada Peserta Didik Sekolah Dasar Tiok Setiawan; Juliana Margareta Sumilat; Noula Marla Paruntu; Non Norma Monigir
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan model pembelajaran project based learning (PjBL) dan problem based learning (PBL) ditinjau dari pembelajaran tematik terintegrasi muatan pelajaran IPA dan Bahasa Indonesia siswa kelas V SD. Subjek Penelitian adalah siswa kelas V SD N 2 Kradinan dengan jumlah siswa sebanyak 21 orang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisa data berupa pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kedua model pembelajaran PjBL dan PBL dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran namun jika dibandingkan antara kedua model tersebut diperoleh model PjBL lebih membuat aktif dalam proses kegiatan pembelajaran dan baik dari hasil belajar kognitif peserta didik.
Analisa Penerapan Project Based Learning pada Pembejalaran Tematik Khomsya Wanudya Kharisma Fajariyanti; Juliana Margareta Sumilat; Noula Marla Paruntu; Cosmas Poluakan
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan model pembelajaran berbasis proyek pada subtema “Bagaimana tubuh mengelola makanan?”. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan tekhnik triangulasi untuk memperoleh dan mmproses data. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Compreng I Kecamatan Widang Kabupaten Tuban. Subjek penelitian adalah kelas VB dengan jumlah siswa sebanyak 16 orang.  Berdasarka hasil analisis data penelitian melalui observasi, analisa proses dan hasil belajar serta inteview menunjukkan  bahwa pembelajaran dengan project based learning dapat meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Selain itu peserta didik dapat menghasilkan proyek dengan nilai presisi tinggi. Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap tahapan pada model pembelajaran berbasis proyek setidaknya mengembangkan satu aspek keterampilan berfikir abad 21. Peserta didik mengkonstruksi pengetahuan mereka secara kolaboratif untuk menghasilkan karya buah kreatifitas dan inovasi mereka. Kemudian mereka mengkomunikasikan dan mengavaluasi hasil kerja satu sama lain. Sehingga mereka mendapatkan pengetahuan yang lebih baik dari pengalaman belajar yang telah dilalui.
Pengaruh Video Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Materi Taksiran Operasi Hitung dan Manfaat Energi Puput Pitriani; Juliana Margareta Sumilat; Noula Marla Paruntu; Cosmas Poluakan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.4036

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemanfaatan video terhadap hasil belajar materi pembelajaran taksiran operasi hitung dan hasil belajar materi manfaat energi. Subjek pada penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 3 Tampo dengan jumlah 8 siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan deseign eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar. Data diperoleh dari 2 objek pembelajaran yaitu pembelajaran matematika dan pembelajaran tematik. Teknik analisis data mengunakan uji t parsial dengan uji prasayarat normalitas dan homogenitas. Temuan Penelitian ini adalah 1) terdapat pengaruh video pembelajaran terhadap hasil belajar Matematika materi taksiran operasi hitung; 2) terdapat pengaruh video pembelajaran terhadap hasil belajar Tematik materi manfaat energi; 3) tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran video dan model pembelajaran berbasis masalah antara kelompok eksperimen yang mempelajari matematika materi taksiran operasi hitung dengan kolompok control yang mempelajari tematik materi manfaat energi.
Pengaruh Penggunaan Media Video pada Pembelajaran Matematika Materi Bangun Datar Juliana Margareta Sumilat; Deddy Kumolontang; Yanti Rompah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.4017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video dalam pembelajaran matematika materi bangun datar pada siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk Nonquivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SD Inpres Kakaskasen Tiga dengan populasi siswa kelas V. Sampel kelas VA sebagai kelas control dan kelas VB sebagai kelas eksperimen. Data dianalisis dengan teknik kuantitatif menggunakan u test dan uji prasyarat normalitas, homogenitas dan N gain. Dilihat dari aspek kognitif, pembelajaran dengan media video lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan media gambar. Terbukti perolehan nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan perolehan nilai rata-rata pada kelas control. Hasil perhitungan uji u juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media video pada pembelajaran matematika terhadap hasil belajar siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa media video dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres Kakaskasen Tiga
Analisis Penerapan Model Problem Based Learning pada Materi Energi Listrik dan Luas Persegi Sri Indahwati; Juliana Margareta Sumilat; Noula Marla Paruntu; Cosmas Poluakan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.4034

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran problem-based learning (PBL)  pada pembelajaran tema 2 selalu berhemat energi sub tema 2 manfaat energi pembelajaran 1 dan pada materi keliling dan luas persegi kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan pendekatakan kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah kelas IV SD Negeri Dawuhansengon IV yang berjumlah 15 peserta didik. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, observasi, wawancara. Teknik analisis data penelitian melalui menggunakan analisis Milles dan Huberman. Temuan penelitian menujukan bahwa penerapan model pembelajaran PBL menjamin terciptanya proses pembelajaran yang berpusat pada siswa, dan mampu meningkatkan motivasi serta keaktifan peserta didik juga kemampuan berkolaborasi dan berkomunikasi dalam pembelajaran untuk menemukan konsep pembelajaran yang bersinergi pada pencapaian hasil belajar yang optimal.
Assessment Pembelajaran Berbasis Proyek pada Siswa Kelas IV SD Femi Pobela; Joulanda A. M. Rawis; Juliana Margareta Sumilat
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4985

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek merupakan suatu model pembelajaran yang dapat memaksimalkan hasil belajar siswa, namun diperlukan keterampilan guru mengelola proses dan melakukan assessment pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Assessment Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Siswa Kelas IV SD Inpres perumnas Uluindano. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitian siswa dan guru kelas IV, Kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan assessment pembelajaran berbasis proyek dilakukan guru dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pengumpulan data, analisis data, penyajian data, hinga peloporan. Proses perencanaan dilakukan dengan menyiapkan instrument penilian. Proses pengumpulan data dilakukan pada saat pembelajaran berbasis proyek. Sedangkan analisis data dilakuan bersamaan dengan fase 6 penerapan model pembelajaran berbasis proyek yaitu evaluasi pengalaman. Sementara penyajian data dan pelaporan dalam bentuk penilaian pada daftar nilai guru. Dari hasil tugas proyek semua siswa aktif di kelompok dan dapat menyelesaikan tugas proyek perubahan bentuk energi kimia ke energi listik dari bahan dasar kentang. Assessment pembelajaran berbasis proyek mempengaruhi hasil belajar siswa dalam ranah pengetahuan, ketrampilan serta sikap siswa dalam pembelajaran serta dapat menjadi alat ukur pencapaian suatu pembelajaran dan memantau proses pembelajaran siswa.
PERBANDINGAN KURIKULUM SEKOLAH DASAR INDONESIA DAN FILIPINA PADA KONTEKS PENDIDIKAN DASAR ASIA TENGGARA Juliana Margareta Sumilat; Jini Carolina Dien
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10114

Abstract

This study aims to compare the elementary education curricula implemented in Indonesia and the Philippines, focusing on curriculum structure, learning approaches, educational goals, and core subjects taught at the primary school level. The background of this research is rooted in the importance of understanding the differences in educational systems within Southeast Asia to identify opportunities for collaboration and quality improvement through the exchange of best practices between countries. The study was conducted through a literature review and analysis of official documents from each country's Ministry of Education, along with secondary references from international organizations such as UNESCO and SEAMEO. The findings show that although both countries have a six-year duration for elementary education, there are fundamental differences in their curriculum approaches, where Indonesia currently implements the Merdeka Curriculum emphasizing the Pancasila student profile and differentiated instruction, while the Philippines adopts the K to 12 Curriculum focusing on core competencies and 21st-century skills development. The Indonesian curriculum tends to emphasize contextual learning and local wisdom, whereas the Philippine curriculum integrates an outcome-based education approach with standardized national benchmarks. The conclusion of this study suggests that both countries possess unique strengths and challenges, and mutual learning from each other's curriculum policies could serve as a strategic step in enhancing the quality of elementary education across Southeast Asia.