Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Menggunakan Teknik Cognitive Behavioral  Therapy Terhadap Kecemasan Dalam Dunia Kerja Isak Iskandar; Fania Halisa Lisbet
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki dunia kerja sering kali menjadi sumber kecemasan bagi banyak individu. Ketidakpastian, tuntutan profesional, dan tekanan untuk segera beradaptasi dapat memicu rasa cemas yang berdampak pada kesiapan mental dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dapat membantu mengurangi kecemasan tersebut. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu, penelitian ini melibatkan partisipan yang dipilih secara purposif berdasarkan tingkat kecemasan tinggi terhadap dunia kerja. Data dikumpulkan menggunakan skala kecemasan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil yang diharapkan adalah adanya penurunan tingkat kecemasan setelah mengikuti sesi konseling kelompok berbasis CBT. Temuan ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi efektif dalam membantu individu menghadapi masa transisi ke dunia kerja dengan lebih percaya diri dan tenang.
ANALISIS KONSELING INDIVIDUAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN ISLAMI TERHADAP RASA PERCAYA DIRI MAHASISWA Hanifara Dyastri Rahayu; Isak Iskandar; Yayan Muzayan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) dan kaitannya dengan prinsip-prinsip pendekatan Islami. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya kepercayaan diri bagi mahasiswa BKI sebagai calon konselor dan potensi pendekatan Islami dalam membangun kepercayaan diri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa angket untuk mengukur tingkat kepercayaan diri dan persepsi mahasiswa terhadap nilai-nilai Islami. Analisis data menggunakan statistik deskriptif (mean, persentase, simpangan baku). Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan positif antara pemahaman dan penerapan nilai-nilai Islami dengan tingkat kepercayaan diri mahasiswa BKI. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan program konseling Islami yang lebih efektif di perguruan tinggi.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL REMAJA DI KAMPUNG ANDAMUI Nida Ghaida Nabilah; Isak Iskandar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap kondisi emosional remaja di Kampung Andamui. Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja dan dapat memengaruhi berbagai aspek psikologis, termasuk emosi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 100 remaja berusia 14-17 tahun di Kampung Andamui. Hasil penelitian menunjukan bahwa frekuensi dan jenis penggunaan media sosial memiliki hubungan yang signifikan terhadap perubahan emosional, seperti kecemasan, perasaan rendah diri, dan fluktuansi suasana hati. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam membentuk kondisi emosional remaja, baik secara positif maupun negatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kondisi emosional remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang kompleks terhadap terhadap emosi remaja di Kampung Andamui.
Hubungan Penggunaan Tiktok Yang Berlebihan Terhadap Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Isak Iskandar; musfiroh, musfiroh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines how excessive TikTok usage correlates with the mental health status of college students. Using a quantitative correlational design, data collection involved online questionnaires that assessed how often and how long students used TikTok, alongside mental health assessments utilizing the DASS-21 instrument. The findings indicate that many students tend to open TikTok automatically, feel anxious when they are not engaged with the platform, and experience sleep disruptions because of extended use. The data suggests a moderate to high engagement level, which can potentially lead to psychological problems such as stress, anxiety, and depression. The research highlights the necessity of enhancing digital literacy, managing screen time effectively, and encouraging healthier digital habits to reduce adverse effects. Recommendations include awareness campaigns, educational programs, and support systems aimed at helping students control their media activity and sustain their mental well-being.
Pengaruh Game Online Terhadap Perilaku Remaja Hilda Asihatul Afiyah; Isak Iskandar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the influence of online gaming on adolescent behavior based on data analysis from 10 respondents. The results show significant impacts of online gaming on various aspects of adolescent life with an average negative behavior score of 31.1 out of a maximum of 60 (standard deviation 14.34). The most common behaviors observed include losing track of time, postponing academic tasks, sleep pattern disturbances, and emotional changes such as irritability and stress. The research instrument proved highly reliable with a Cronbach's Alpha value of 0.988 and strong correlations between indicators (r > 0.90, p < 0.01). These findings are supported by previous research identifying negative impacts of online gaming addiction on adolescents' health, psychological, academic, and social aspects. Online gaming addiction is also associated with antisocial behavior, decreased interaction with family and friends, and increased aggressive behavior, especially when games contain violent elements. Family environment factors, particularly lack of parental firmness, contribute to increasing the risk of addiction. This research concludes that online gaming has a significant influence on changes in adolescent behavior, necessitating supervision and education from families and the environment to minimize negative impacts.
Pengaruh Edukasi Seksual Orang Tua Terhadap Perilaku Gen-Alpha Mutamimah Nefi Ismi Sudepa; Isak Iskandar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran orang tua dalam edukasi seksual terhadap pemahaman dan perilaku anak-anak generasi Gen-Alfa, yang tumbuh di era digital dengan akses luas terhadap informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional, menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan edukasi seksual secara signifikan memengaruhi pemahaman anak terhadap seksualitas, serta membantu mereka mengembangkan sikap yang sehat dan bertanggung jawab. Faktor budaya, komunikasi terbuka, serta pengetahuan orang tua menjadi penentu efektivitas dalam penyampaian informasi seksual yang sesuai usia.Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa kurangnya keterlibatan orang tua sering kali menyebabkan anak-anak mencari informasi dari sumber yang tidak terpercaya, seperti media sosial atau situs internet yang tidak terverifikasi, yang dapat membentuk pemahaman keliru dan perilaku berisiko. Edukasi seksual yang dilakukan sejak dini, dengan pendekatan yang sesuai usia dan kebutuhan perkembangan anak, terbukti mampu membangun kesadaran diri, empati, serta keterampilan sosial yang penting dalam menjalin relasi sehat di masa remaja dan dewasa.Penelitian ini memberikan rekomendasi strategi kepada orang tua dalam menghadapi tantangan mendidik generasi Gen-Alfa, antara lain melalui peningkatan literasi digital, pelatihan komunikasi interpersonal dalam keluarga, serta kolaborasi dengan tenaga pendidik dan profesional kesehatan. Kata Kunci : : Edukasi Seksual, Orangtua, Gen-Alpha