Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Dampak Viralitas Media Sosial Terhadap Persepsi Etika (Studi Kasus PT. Zhao Hui Nickel) Al Kautsar, Fikri; Aditya, Farel Akbar; Situmorang, Bonansa; Shihombing, Jekson; Aulia, Sebrina Intan; Hasibuan, Desi Fitriani; Dalimunthe, Syairal Fahmy
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 1, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v1i2.3835

Abstract

Penelitian ini berfokus pada mengkaji mengenai dampak viralitas media sosial terhadap persepsi etika pada sebuah perusahaan PT. Zhao Hui Nickel yang berada di naungan Merdeka Battery Materials dan bergerak di bidang pengolahan nikel mengalami permasalahan mengenai video viral yang menunjukkan permasalahan etika karyawan HR dengan meneriaki sampah kepada calon karyawan tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian mengungkapkan adanya peran viralitas media sosial terhadap persepsi masyarakat mengenai perusahan tersebut sehingga, perusahaan membuat citra perusahaan tersebut jelek di mata masyarakat yang hanya memandang dari satu sisi sehingga perusahaan membuat kepputusan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan HR tersebut.
Employer Branding Communication Strategy on Linkedin: A Content Analysis of Fintech Companies in Indonesia Harmen, Hilma; Zahra, Atika; Situmorang, Bonansa; Sihaloho, Cristine Natasia; Anggiani, Eka; Aulia, Sebrina Intan; Destiyani, Suci
Economic Management Business Research Journal Vol 1, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ember.v1i2.6196

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana perusahaan fintech di Indonesia menggunakan LinkedIn untuk berkomunikasi tentang merek karyawan.  Penelitian ini menggunakan metode analisis konten kualitatif deskriptif untuk mempelajari jenis, format, pesan utama, dan efektivitas konten yang dipublikasikan oleh perusahaan fintech seperti Kredivo, PT FLIP, Modal Rakyat, dan e-wallet seperti Dana, OVO, dan GoPay. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan fintech memanfaatkan berbagai jenis konten, termasuk testimoni karyawan, informasi lowongan kerja, budaya organisasi, pendidikan fintech, dan pencapaian perusahaan  Terbukti bahwa metode komunikasi yang autentik, konsisten, dan relevan efektif dalam membangun citra positif perusahaan dan menarik talenta digital yang berkualitas tinggi.  Selain itu, temuan menunjukkan bahwa budaya kerja dan Employee Value Proposition (EVP) meningkatkan keterlibatan audiens pada konten tersebut.
Analisis Tanggung Jawab Etis dan Hukum Perusahaan E-Commerce terhadap Perlindungan Data Pribadi Konsumen: Studi Kasus Kebocoran Data Tokopedia 2020 Saputra, Hendra; Ketia G, Gevy; Situmorang, Bonansa; Napitupulu, Dhaet Fretty; Siagian, Yeny Elfina; Sihaloho, Cristine Natasia; Sitanggang, Cindy B.; Pinem, Dhea Anandha
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 1 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i1.1358

Abstract

The rapid expansion of Indonesia’s e-commerce sector has increased the exposure of consumer data to security risks, as shown in the 2020 Tokopedia breach. This study examines the ethical and legal responsibilities of e-commerce companies in protecting personal data by assessing Tokopedia’s compliance with digital business ethics principles and national regulations. Using a qualitative case study approach, the analysis draws on secondary sources such as legal documents, incident reports, and scientific publications. The findings show that Tokopedia did not fully meet the standards of transparency, honesty, and privacy, and that its preventive and responsive measures were insufficient to safeguard user data. The company also failed to satisfy key obligations outlined in consumer protection rules and the Personal Data Protection Law, which serve as the benchmark for evaluating accountability. These shortcomings contributed to declining public trust and reputational harm. This study highlights the need for stronger ethical governance and more consistent legal compliance in digital platforms and recommends the integration of privacy-by-design principles, regular security audits, and a dedicated data ethics function to strengthen consumer data protection in Indonesia.