Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Peningkatan Literasi Konservasi melalui Edukasi Spesies Dilindungi bagi Siswa SMA Kristen Ekklesia Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Raynaldo, Adityo; Marista, Etha; Wahyuni, Muftiah Yasi Dwi; Bibas, Elpe; Kurnia, Fitriyan; Linda, Riza
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10538

Abstract

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megabiodiversitas dunia, namun tingginya ancaman terhadap spesies dilindungi akibat deforestasi, perburuan, dan rendahnya literasi konservasi di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan utama dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi konservasi dan pemahaman siswa terhadap spesies dilindungi di Kalimantan Barat melalui edukasi interaktif di SMA Kristen Ekklesia Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2025 dengan melibatkan 39 siswa kelas XII IPA 1 dan IPA 2. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi berupa pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Materi difokuskan pada konsep megabiodiversitas Indonesia, dasar hukum perlindungan spesies, serta pengenalan spesies dilindungi seperti Helarctos malayanus, Manis javanica, dan Nepenthes clipeata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konservasi, dengan rata-rata kenaikan nilai kognitif sebesar 25,64% dan tingkat partisipasi diskusi mencapai lebih dari 80%. Hal ini menandakan bahwa pendekatan literasi berbasis konteks lokal efektif dalam membangun kesadaran ekologis dan rasa tanggung jawab lingkungan. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya program lanjutan yang berkelanjutan di sekolah melalui kerja sama antara perguruan tinggi, sekolah, dan lembaga konservasi daerah guna memperluas dampak edukatif dan membentuk generasi muda yang peduli terhadap pelestarian keanekaragaman hayati.