Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON ANTARA CAMPURAN AGGREGAT KASAR BATU PECAH DENGAN AGGREGAT KASAR BATU ALAM PAYAKUMBUH UNTUK BETON STRUKTUR Masril Masril
Ensiklopedia of Journal Vol 2, No 3 (2020): Vol 2 No 3 Edisi 1 April 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.83 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v2i3.478

Abstract

The compressive strength of concrete today is strongly influenced by the materials and materials used and is motivated by two types of coarse aggregates and the quality of concrete used for building structures. So as to meet the needs of the current concrete structure. In the selection of concrete material is carried out to determine the strength characteristics of the concrete structure itself, the coarse aggregate material used greatly affects the compressive strength of the concrete. material from coarse aggregates that are used by coarse aggregates of split stones and coarse aggregates of natural stone. In this study comparing the strength of coarse aggregate using split with natural stone (ordinary pebbles) material from Payakumbuh for concrete structures, the implementation of the research was filter analysis, specificity of gross aggregate, and the implementation of Test Slump, each of which was tested on cylindrical test specimens on age 7 days, 14 days, 21 days and 28 days, and the final analysis in this study is the age of 28 days, it turns out that a mixture of coarse aggregate concrete using compressive strength is 264,237 kg / cm² while the rough aggregate consisting of natural stone compressive strength only 246.91 kg / cm ². From the planned quality of the Concrete is K 250 kg / cm ². From the implementation The test differences carried out are suggested for making concrete structures for construction are expected to use split (broken stone) can not use natural stone because strength produced by natural stone is lower than that of Split (broken stone).
PENGARUH CAMPURAN SERAT BATANG PISANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU Fc’ 14.5 MPa Jihan Ramadhan; Masril Masril; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.087 KB)

Abstract

Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidraulik yang lain, agregat halus, agregat kasar dan air dengan atau tanpa bahan tambah membentuk massa padat (SNI 03-2847, 2002). Bahan tambah yang mungkin dapat meningkatkan gaya tekan pada beton adalah dengan penambahan serat. Bahan tambah serat diyakini mampu meningkatkan kapasitas geser (tarik diagonal) pada suatu balok beton/mortar. Salah satu hasil eksperimen yang dilakukan peneliti sebelumnya adalah campuran beton dengan penambahan serat pisang yang memiliki dengan hasil berkurangnya kekuatan tekan beton, namun keretakan yang diakibatkan oleh susut menjadi lebih kecil. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui berapa besar pengaruh serat batang pisang sebagai campuran terhadap kuat tekan beton. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada beton berumur 7, 14 dan 28 hari dengan komposisi serat batang pisang 0%, 6%, 10% dari berat semen. Berdasarkan nilai kuat tekan beton yang dihasilkan dari pengujian pada umur 28 hari dapat disimpulkan bahwa semakin besar persentase beton campuran serat batang pisang maka semakin meningkat kuat tekan beton yang dihasilkan. Penambahan persentase 6% dan 10% pada umur 28 hari secara berturut – turut yaitu 9,44 MPa dan 10 MPa namun tidak mencapai nilai kuat tekan beton normal yaitu 14,53 MPa. Dengan hasil penelitian yang didapatkan perlu dilakukan penelitian lanjut dengan jumlah persentase penambahan serat pisang yang lebih besar untuk mendapatkan perbandingan yang lebih bervariasi. Kata Kunci : Beton, f’c 14.53 MPa, Kuat Tekan, Serat Batang Pisang
EVALUASI PENERAPAN ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) PADA SEKOLAH SMP N 4 BUKITTINGGI DAN SD N 02 AUR KUNING Ira Maya Sopa; Helga Yermadona; Deddy Kurniawam; Masril Masril
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.449 KB)

Abstract

Salah satu pengguna jalan yang rentan terhadap bahaya kecelakaan saat menyeberang jalan adalah anak sekolah. Dimana sekolahnya memiliki akses langsung ke jalan arteri sekunder yang mempunyai kecepatan yang cukup tinggi harus diberi perlindungan terhadap bahaya kecelakaan lalu lintas seperti jalan Panorama dan Prof. M. Yamin yang merupakan jalur padat lalu lintas tepatnya SMP N 04 Bukittinggi dan SD N 02 Aur Kuning pada jalan ini termasuk padat lalu lintas. Contohnya pada SD N 02 Aur Kuning dan SMP N 04 Bukittinggi disini volume kendaraan sangat padat dan  ramai lalu lintas. Disini penulis mengevaluasi kecepatan kendaraan, perilaku pengantar, perilaku peyeberang jalan, karakteristik pengantar dan tingkat pelayanan (level of service) menurut Departemen Perhubungan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (2006) dan Departemen Perhubungan Direktur Jenderal Perhubungan Darat (2018). Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jendral Perhubungan Darat menetapkan program ZoSS (Zona Selamat Sekolah) untuk memberikan dukungan sarana dan prasarana dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui perilaku penyeberang jalan dan perilaku pengantar pada Zona Selamat Sekolah SMP 04 Bukittinggi dan SDN 02 Aur Kuning dan Mengetahui kecepatan kendaraan (kecepatan sesaat) pada saat mengantar dan pulang sekolah Zona Selamat Sekolah SMP 04 Bukittinggi dan SDN 02 Aur Kuning. Metode Penelitian ini adalah menggunakan Manual Count, Detector, Automatic Count . Kesimpulan penelitian ini adalah : Survei hari senin jam 06.30 – 07.30 didapat hasil  V/C = 1,0835 tingkat pelayanan F, jam 15.00 – 16.00 V/C = 1,2114 tingkat pelayanan F. kedua Survei hari  Sabtu jam 06.30 – 07.30 didapat hasil  V/C = 1,3531 tingkat pelayanan C, jam 15.00 – 16.00 V/C = 1,5514 tingkat pelayanan F. ketiga, Survei hari Senin jam 06.30 – 07.30 didapat hasil  V/C = 1,5715 tingkat pelayanan F, jam 15.00 – 16.00 V/C = 1,4954 tingkat pelayanan F. Keempat, Survei hari Sabtu jam 06.30 – 07.30 didapat hasil  V/C = 1,8263 tingkat pelayanan F, jam 15.00 – 16.00 V/C = 1,9302 tingkat pelayanan F.Kata Kunci : ZoSS, Perilaku Pengantar, Perilaku Penyeberang, Karakter Pengantar
EVALUASI STRUKTUR GEDUNG SDN 07/10 PARAK JUAR KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR Febri Tri Anggara Putra; Masril Masril; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 2 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.189 KB)

Abstract

Gedung SD N 07/10 yang terletak di Parak Juar Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar menjadi sorotan untuk saya yang akan melakukan penelitian yang berkaitan dengan bangunan gedung yang sudah lebih dari 10 tahun. Tujuan saya untuk meninjau atau mengevaluasi bangunan gedung serta menghitung ulang struktur bangunan. Adapun manfaat dari penelitian saya ini di antaranya: Penulis dapat mengetahui cara menganalisis struktur beton bertulang pada gedung bertingkat, Penulis bisa menambah pengetahuan dan wawasan dalam perencanaan struktur beton bertulang pada struktur gedung yang bisa tahan terhadap beban gempa, dan Penulis bisa mempraktekan ilmu yang dipelajari dengan menerapkan aspek perencanaan gedung bertingkat dengan struktur beton bertulang. Pada penelitian ini saya mengunakan metode kuantitatif dimana metode ini sangat berguna untuk melakukan perhitungan terhadap struktur bangunan.Pada perhitungan terhadap struktur saya menggunakan aplikasi SAP2000, dimana dengan bantuan aplikasi ini pekerjaan saya dapat dipermudah dan dipercepat. Terdapat beberapa struktur yang saya lakukan dalam perhitungan ulang diantaranya perhitungan terhadap kolom, perhitungan struktur balik, perhitungan struktur pelat lantai dsan perhitungan pondasi.Perkuatan struktur merupakan tata cara yang di maanfaatkan buat menaikkan tingkatan daya dan daya tahan pada bentuk batu dampak bobot external ataupun bobot hidup ( life load) ataupun bobot bentuk itu sendiri ataupun bobot mati ( dead load).Sebutan perkuatan bentuk banyak diketahui dalam bumi arsitektur, spesialnya dalam koreksi ataupun penyempuraan sesuatu gedung. Perkuatan struktur. Perkuatan bentuk dicoba buat menaikkan daya gedung asal dalam menahan bobot. Dengan adanya tuntutan bahwa bangunan yang sudah batas usia 10 tahun , maka perlu adanya penanganan terhadap analisis perkuatan strukturnya, dengan menggunakan bantuan SAP2000. Cara ini dilakukan karna lebih efektif baik dari segi waktu maupun segi biaya.Kata Kunci : Melakukan peninjaan ulang struktur dengan menggunakan aplikasi SAP2000.
ANALISIS TIPE KERUSAKAN JALAN DENGAN BINA MARGA TEBAL LAPIS TAMBAHAN METODE ASSTHO Hidroqi Maulana; Surya Eka Priana; Masril Masril
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 3 (2022): Vol. 1 No. 3 Jilid 2 Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.158 KB)

Abstract

Lokasi yang digunakan pada penelitian ini adalah ruas jalan KH.Ahmad Dahlan Payakumbuh, Sumatera Barat sepanjang 1 km. Perhitungan nilai indeks kondisi jalan dilakukan menggunakan metode Bina Marga dan metode ASSTHO.Untuk mengetahui nilai indeks kondisi perkerasan pada ruas jalan KH.Ahmad Dahlan Payakumbuh Penelitian ini dilakukan pada ruas jalan KH.Ahmad Dahlan Payakumbuh, Sumatera Barat. Ruas jalan yang ditelititi inimemiliki panjang 1 km. Pengumpulan data penelitian dimulai dari Sinpang Parik sampai Tanjung pati.. Berdasarkan pengamatan secara visual pada ruas jalan KH Ahmad Dahlan, terdapat 7 jenis kerusakan yaitu alligator cracking, block cracking deperssion, retak memanjang dan melintang, tambalan (patching), pelapukan dan butiran lepas, yang terakhir sungkur (shoving).Kerusakan terbesar yaitu alligator cracking seluas 3186,526 m2 atau 28,97% dari luas total kerusakan serta hampir terjadi merata di jalan tersebut dan kerusakan terkecil depression seluas 0,77 m2 atau 0,02% dari luas total kerusakan total. Meskipun parameter yang digunakan kedua metode dalam menghitung tebal lapis tambah, pada perkerasan lentur baik itu untuk tipe bonded/unbounded concrete saling berbeda, namun hasil yang diperoleh tidak jauh berbeda antara satu metode dengan metode lainnya. Maka dari itu Metode Bina Marga lebih layak digunakan di Indonesia dikarenakan parameter yang digunakan dalam perhitungan telah disesuaikan dengan kondisi regional Negeri ini. Kata Kunci: Metode Bina Marga 1997,Asstho1993,
PERENCANAAN PEMBANGUNAN KANTOR WALI NAGARI SUAYAN KECAMATAN AKABILURU KABUPATEN LIMAPULUH KOTA Ulul Azmi; Masril Masril; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 1 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.448 KB)

Abstract

Pembangunan dalam segala aspek kehidupan sedang giat-giatnya dilakukan oleh pemerintah pada saat ini,mulai dari pemerintahan terendah yang disebut desa ataupun nagari, daerah sampai pemerintahan pusat.skala nasional dan internasional. Pembangunan desa atau nagari merupakan bagian dari pembangunan nasional, yang di ikuti dengan undang-undang desa no 6 tentang dana desa.Program pembangunan dalam bidang infrastruktur merpakan salah satu yang menjadi agenda pokok pembangunan nasional, namun masih ada hambatan yang mempengaruhi pembangunan infrastruktur. Khusus di nagari suayan kecamatan akabiluru kabupaten limapuluh kota boleh dikatakan pembangunan infrastruktur yang ada tidak mempunyai Data dan informasi yang jelas dan pasti, salah satunya adalah PEMBANGUNAN KANTOR WALI NAGARI SUAYAN yang masih di kerjakan berdasarkan swadaya tanpa adanya perencanaan yang tertulis,hitung-hitung yang jelas, karena bangunan ini masih dalam proses pengerjaan penulis merasa ini patut dan segera di buatkan Perencanaan struktur detailnya agar tujuan dari pembangunan kantor ini bisa tercapai baik dari sisi ketahanan atau kualitas dan dari ssi kindahan serta kenyamanan dan keamanan sewaktu bangunan ini di gunakan untuk pelayanan masyarakat banyak.Pembangunankantor Wali Nagari ini berada di Nagari Suayan Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota. Pada perencanaan struktur bangunan penulis menggunakan metode kualitatif dan di bantu dengan aplikasi SAP2000. Perencanaan dimulai dengan melakukan perhitungan struktur atas dan perhitungan sturktur bawah.Tujuan perencanaan ini di antaranya Menghitung Balok, Kolom, Pelat dan Beban  pada proyek pembangunan Kantor Wali Nagari Suayan Kecamatan Akabiluru Kabupaten Limapuluh Kota, dan Mengunakan teori perencanaan gedung bertingkat dengan struktur beton bertulang.Sedangakan manfaatnya : Dapat mengetahui dan memahami betapa penting suatu tahapan perhitungan struktur pada proyek, dapat memahami langkah-langkah yang bisa diambil oleh penyedia jasa konstruksi agar lebih teliti dalam perhitungan struktur bangunan, dan dapat berguna untuk penerus yang akan datang. Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan dilakukan secara teknik dan struktur yang pasti.
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH KACA TERHADAP MUTU FC 14,5 DAN KUAT TEKAN BETON Asrafi Abrar; Masril Masril; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.623 KB)

Abstract

Seiring dengan bertambahnya tumpukan limbah kaca di lingkungan kita, perlu dilakukan langkah nyata untuk dapat mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan ialah dengan melakukan daur ulang. Limbah kaca dapat dimanfaatkan sebagai salah satu material campuran beton, untuk dapat meningkatkan kualitas beton dengan naiknya kekuatan tekan beton. Hal ini dapat berdampak baik tidak hanya dalam mengurangi pencemaran lingkungan, tapi juga dalam bidang konstruksi. Untuk itu, penulis tertarik untuk melakukan penelitian menggunakan limbah kaca tersebut. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Kota Bukittinggi, yang berlokasi di Guguk Bulek, Kota Bukittinggi. Penelitian ini berpedoman kepada Standar Nasional Indonesia tentang pembuatan beton normal dan pengujian kuat tekan beton, dan Pedoman Praktikum Beton Prodi Sipil Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. sedangkan pengujian kuat tekan beton dilakukan pada beton umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Dari hasil penelitian dan pengujian, penambahan tumbukan limbah kaca sebesar 0% (beton normal) tekan umur 28 hari f’c 14,53 Mpa,untuk 4% kuat tekan umur 28 hari f’c 12,83 Mpa , untuk 6% kuat tekan umur 28 hari f’c 12,46 Mpa, untuk dan 8% kuat tekan umur 28 hari f’c 12,08 Mpa. Dengan banyaknya limbah kaca agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah dari agregat halus.Kata kunci: Tumbukan limbah kaca, Beton, Agregat halus, Kuat tekan beton f’c 14,53 MPa.
PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG PENSI SEBAGAI CAMPURAN SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON Fc’ 14,53 Mpa Syamsul Arif; Helga Yermadona; Masril Masril
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 3 (2022): Vol. 1 No. 3 Jilid 1 Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.609 KB)

Abstract

Pensi shell is a material that can be used as a substitute for fine agregat. Pensi shell has the potential to increase the strength of concrete and improve the properties of concrete. For this reason, the author is interested in conducting research using the Pensi Shell. This research was conducted at the Laboratory of Muhammadiyah University, West Sumatra, Bukittinggi City. This research is guided by the Indonesian National Standard regarding the manufacture of normal concrete and testing of the compressive strength of concrete, and the practical guidelines for Concrete Civil Engineering Study Program, Muhammadiyah University, West Sumatra. in this study the pensi shells were 0%, 3%, 5%, and 7Further testing of the results of testing the compressive strength of concrete we can see the comparison of whether normal concrete or concrete after we observe the concrete with the addition of the pensi shell as a mixture of cement to the compressive strength of the concrete, the increase in concrete increases the age of the concrete to 28 days, the compressive strength we are looking for is from the 3% percentage of 16.99 MPa, then the 5% mixture compressive strength of 11.89 MPa, and 7% of 14.15 MPa, and vice versa at the age of 24 days the concrete decreased. Keywords: Pensi Shell, Concrete,  Concrete Compressive Strength Fc' 14.53 Mpa.
ANALISIS BIAYA OVERHEAD DALAM PROYEK PENGADAAN BARANG DAN JASA PEKERJAAN IRIGASI DI KOTA PADANG PANJANG Edy Hartanto; Surya Eka Priana; Masril Masril
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.413 KB)

Abstract

Biaya overhead sebuah proyek merupakan salah satu unsur harga pokok produk konstruksi. Biaya ini merupakan elemen biaya konstruksi yang relatif besar dan sulit pengendaliannya, serta tidak mudah dibebankan secara langsung kepada suatu hasil produksi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai estimasi dan pengendalian biaya overhead serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dalam proyek konstruksi pada umumnya biaya konstruksi dibagi menjadi dua bagian yaitu biaya langsung dan biaya tidak langsung, biaya tidak langsung ini salah satunya adalah biaya overhead. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis pengelolaan biaya overhead yang digunakan pada proyek irigasi melalui metode analaisis faktor. Analisis Faktor ini dilakukan untuk menguji jenis–jenis pengelolaan biaya overhead yang digunakan pada proyek irigasi yang ada di Kota Padang Panjang. Penyebaran kuisioner dan pengambilan data  proyek dilakukan pada pekerjaan proyek irigari tahun 2019 dan 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis pengelolaan yang umum digunakan pada proyek irigasi, yaitu pengawasan proyek, akurasi penyelesaian proyek, kegiatan berbasis ABC (Activity Based Costing), inovasi, pemberian gaji tepat waktu, dan efektivitas pekerja. Analisis data menggunakan analisis statistic descriptive dengan bantuan program komputer SPSS versi 25. Kata kunci: biaya proyek, biaya tidak langsung, biaya overhead, analisis faktor 
PENGARUH PENGGUNAAN ABU BONGGOL JAGUNG 5%, 7.5% DAN 10% SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON f’c 14.53 MPa Siti Maharani; Masril Masril; Elfanian Bastian
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.241 KB)

Abstract

Beton di Indonesia menjadi hal yang banyak dipilih sebagai bahan konstruksi karena faktor efektifitas dan tingkat efisiensinya. Untuk mendapatkan beton berkualitas tinggi dapat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang pemanfaatannya masih belum maksimal serta mengolah kembali menjadi bahan tambahan pada campuran beton. Salah satu limbah yang belum termanfaatkan dengan baik yaitu abu bonggol jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu bonggol jagung terhadap kuat tekan beton dan juga untuk mengetahui kadar optimum dari penambahan abu bonggol jagung pada campuran beton. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada beton berumur 7, 14 dan 28 hari untuk beton normal dan komposisi abu bonggol jagung 5%, 7.5% dan 10%. Penggunaan abu bonggol jagung sebagai substitusi agregat halus dalam campuran beton berpengaruh terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan yaitu dengan semakin besar persentase abu bonggol jonggol sebagai substitusi agregat halus maka semakin kecil nilai kuat tekan yang dihasilkan. Sebaliknya, semakin kecil persentase abu bonggol jagung sebagai substitusi agregat halus makan semakin besar nilai kuat tekan yang dihasilkan, yang mana persentase 5%, 7.5% dan 10% memiliki nilai kuat tekan diumur 28 hari yaitu 14,53 MPa, 13,97 MPa, dan 12,08 MPa. Pada beton normal diumur 28 hari melebihi target rencana nilai kuat tekan yaitu 14.53 MPa meningkat menjadi 15.10 MPa. Dengan banyaknya limbah bonggol jagung khususnya di kabupaten Agam agar bisa dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dari semen. Kata kunci : Beton, Kuat Tekan, f’c 14.53 MPa, Abu Bonggol Jagung