Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MANAJEMEN RISIKO TERHADAP PELAKSANAAN PEMBANGUNAN KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT DI KABUPATEN DHAMASRAYA Sari Fitri Yeni; Masril Masril; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.286 KB)

Abstract

Kasus terjadinya kecelakaan kerja di Indonesia umumnya terjadi karena lemahnya pengawasan pada proyek konstruksi. Kurang disiplin nya tenaga kerja dalam mematuhi ketentuan Manajemen Resiko dan kurang memadainya kuantitas dan kualitas alat perlindungan diri di proyek konstruksi.Tujuan penelitian ini mengetahui seberapa besar resiko yang terjadi Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Pulau Punjung Kabupaten Dhamasra. Maka diadakanlah penelitian ini dengan ditinjau 5M yaitu dari aspek Manusia (Man), Aspek Mesin (Machine), Aspek Metode (Method), Aspek Bahan (Material), Aspek Lingkungan (Environmental) Penelitian ini menggunakan data kuisioner. Dengan jumlah responden 35( Tiga puluh Lima Orang ). Terdiri dari 13 orang Tukang, 3 Pengawas Lapangan, 13 orang Pekerja, 5 Orang Penjaga Gudang, 1 Site Manejer. Berdasarkan analisa kriteria yang ada, dengan menggunakan program SPSS 16 maka dapat kita uji validitas, uji reabilitas, analisis korelasi dan analisis kriteria desk. Dari hasil penelitian ini ada lima 5 aspek/factor dengan 22 sub variable, l ternyata Proyek Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Pulau Punjung Kabupaten Dhamasraya sangat berisiko dengan data sebagai berikut. Faktor manusia (Men) memiliki rata-rata persentase 41,2%- 47,8% dengan analisis desk resiko rendah, Faktor Mesin (Machine), Rata-rata persentase 40%- 42,2% dengan analisis desk resiko rendah, Faktor Metode (Method) Rata-rata persentase 78,1%- 80,6%, dengan analisis desk Resiko Sangat Tinggi, Faktor Material, Rata-rata persentase 71,5% - 83%, dengan analisis desk resiko dari tinggi sampai Resiko Sangat Tinggi dan Faktor lingkungan (Environment), Rata-rata persentase 78,1%- 80,6%, dengan analisis desk Resiko Sangat Tinggi. Dari lima factor diatas faktor mesin yang paling tinggi persentase resikonya, dengan persentase 83%. Kata kunci : K3, SPSS(2016), Gedung Bertingkat.
TINJAUAN PERENCANAAN DRAINASE JALAN RAYA SIMPANG EMPAT – AIR BALAM KABUPATEN PASAMAN BARAT Ronal Afrian; Masril Masril; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 3 (2022): Vol. 1 No. 3 Jilid 2 Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.461 KB)

Abstract

The problem of flooding or inundation often occurs on Indonesian roads, including on the Simpang Empat-Air Balam road, West Pasaman Regency. So that it annoys road users and causes damage to the pavement. Stagnant caused by a drainage system that is not optimal due to sedimentation in the curb inlet and in the side channel. So to find out how the drainage system is performing, a hydrological analysis is carried out to calculate the design discharge for a period of 10 years according to the drainage area and typology of the district and then compared with the discharge of the existing channel and culvert. The results of the comparison of the planned discharge and the existing discharge indicate that the side channel cannot accommodate the design discharge, so it is necessary to redesign the dimensions of the side and culvert. Keywords: hydrological analysis, design discharge, side dimension re-planning 
ANALISIS PENGARUH DILATASI BANGUNAN GEDUNG TINGGI MENGGUNAKAN ETABS PADA BANGUNAN BERDENAH T Dwi Hermawan; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 2 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.238 KB)

Abstract

Gempa adalah permasalahan utama di Indonesia, terlebih lagi di Sumatera Barat yang merupakan termasuk daerah rawan gempa. Dimana dampak dari gempa ini berupa kerugian fisik hingga mengancam jiwa manusia. Dalam permasalahan ini dicari solusi dengan membuat bangunan dengan dilatasi. Analisis dilakukan terhadap bangunan berdenah T dimana bangunan berada pada daerah yang beresiko gempa yaitu di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Analisis bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur yang diberi dilatasi dengan memperhatikan nilai simpangan antar lantai untuk dapat mengetahui jarak dilatasi yang aman digunakan. Analisa dikerjakan menggunakan tiga model bangunan, model pertama adalah bangunan utuh berdenah T sedangkan model dua dan tiga adalah pemisahan dari bangunan utuh yang didilatasi menggunakan dua kolom. Bangunan terdiri dari enam lantai dengan masing-masing tinggi lantainya 4 meter. Dalam perhitungan yang terjadi pada simpangan antar lantainya menggunakan program analisa struktur Etabs versi 2020. Hasil analisa didapatkan jarak dilatasi yang aman yaitu 100 mm dari jarak aman minimalnya yaitu 75 mm.Kata kunci: Gempa, Bangunan Asimetris, Dilatasi, Etabs Versi 2020
PERENCANAAN STRUKTUR SDN 29 KOTO HILALANG KABUPATEN AGAM Muhammad Ridwan; Masril Masril
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 3 (2022): Vol. 1 No. 3 Jilid 2 Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.958 KB)

Abstract

Banyaknya bangunan yang runtuh diakibatkan oleh kemampuan  suatu struktur yang tidak mampu menahan beban yang bekerja, membuat kerugian harta benda dan bahkan jiwa yang tidak sedikit. Oleh karena itu dalam merencanakan rancangan suatu struktur bangunan harus benar-benar penuh ketelitian, perhitungan yang matang serta sesuai persyaratan-persyaratan dengan acuan Standar Nasional Indonesia (Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung dan Bangunan (SNI-1727-2013). Secara umum struktur bagian atas meliputi balok, kolom, pelat lantai dan atap yang berfungsi untuk mendukung beban-baban yang bekerja pada suatu bangunan. Perhitungan yang akan dilakukan pada Perencanaan Struktur Atas SDN 29 Kotohilalang Kabupaten Agam, kolom, balok, plat lantai dan reng balok. Beban struktur (beban mati, beban hidup) berpedoman pada SNI 03-2847:2002 dan beban gempa berpedoman pada SNI 03-1726:2012, dimana portal dihitung dan dimodelkan menggunakan program SAP2000. Tujuan dari perhitungan ini yaitu untuk menggambarkan tetang prinsip dasar perencanaan. Dari hasil perhitungan diperoleh Kata Kunci :Preliminery design, analisis SAP2000, Autocad
ANALISIS SUBSITUSI ARANG TEMPURUNG KELAPA PADA AGGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU F’C 16,6 MPA Atik Artika; Masril Masril; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.168 KB)

Abstract

Perkembangan pembangunan di bidang kontruksi saat ini mengalami kemajuan yang pesat salah satunya ialah beton. Biasanya para kerja kontruksi menggunakan semen dalam membuat campuran beton. Beton adalah material komposit terdiri dari bahan dasar semen, aggregate kasar, aggregate halus, air dan atau tampa bahan tambahan dengan perbandingan tertentu. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengatahui pengaruh penggunaan arang tempurung kelapa sebagai subsitusi aggregate halus terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan dengan variasi 10% dan 15%. Selain itu penggunaan arang tempurung kelapa ini merupakan bahan yang alternatif yang baik, karena akan terjadinya proses pemamfaatan sehingga limbah tempurung kelapa dapat dikurangi. Penggujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari masing-masing menggunakan 3 sampel benda uji. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder yang memiliki diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian beton dilakukan bedasarkan menurut SK SNI 1974-2011. Hasil dari pengujian kuat tekan beton dalam penelitian ini menunjukan bahwa kuat tekan beton normal pada umur 28 hari adalah sebesar 16.61 Mpa. Setelah melakukan penambahan arang tempurung kelapa terjadi penurunan terhadap kuat tekan beton pada umur 28 hari dengan persentase 10% sebesar 12.27 Mpa dan 15 % sebesar 11.89 Mpa. Kata kunci: Beton, Arang Tempurung Kelapa, Kuat Tekan 
ANALISIS STRUKTUR ATAS PADA PEMBANGUNAN SDN 04 GAREGEH Yessi Astri Gusfita; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.621 KB)

Abstract

Pembangunan proyek konstruksi di Indonesia saat ini cukup berkembang. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya proyek-proyek pembangunan Perbandingan ini dapat dilihat dari bentuk bangunan yang beragam dan struktur bangunan yang terus diperbarui hingga terciptanya rasa nyaman dalam penggunaannya (Gesti Leonda,2008). Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui perbandingan struktur atas dimensi kolom, balok, serta penggunaan aplikasi ETABS. Analisis struktur dilakukan melewati beberapa tahapan seperti  perencanaan dimulai dari preliminary design, pembebanan struktur, pembebanan gempa. analisis gaya yang terjadi pada struktur dengan menggunakan aplikasi ETABS, penulangan berdasarkan hasil output ETABS membandingkan penulangan realisasi lapangan dengan hasil analisis. Extended Three Dimensional Analysis of Building Systems (ETABS) adalah suatu program yang digunakan untuk melakukan analisis serta desain terhadap struktur bangunan dengan cepat dan tepat.  Hasil bangunan yang didesign menggunakan faktor keamanan yang tinggi sehingga hasil analisis tidak menyimpang dari realisasi lapangan yang terlihat pada hasil penulangan kolom, balok utama, balok anak, ring balok, dan plat masih lebih kecil dari pada realisasi penulangan di lapangan. Dimensi kolom, balok dan pelat lantai yang didapatkan dari realisasi lapangan dimensi kolom K1 45x60 , K2 2 x40, K3 40x40, K4 40x60. Dimensi balok B1 30x50, B2 30x50, B3 25x40 dan dimensi  ketebalan pelat lantai 120mm Kata kunci : Analisis, Preliminary Design, Pembebanan, Penulangan, Dimensi
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH PDAM KOTA SAWAHLUNTO Rudi Eryanto; Masril Masril; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.782 KB)

Abstract

Sawahlunto sebagai salah satu kota yang sedang berkembang di Propinsi Sumatera Barat memerlukan ketersedian air bersih yang cukup untuk menunjang kebutuhan hidup masyarakat, PDAM sebagai salah satu penyedia air bersih berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pada saat ini pendistribusian air PDAM belum merata masih ada beberapa daerah layanan PDAM yang belum di aliri air secara kontiniu selama 24 jam. Untuk itu perlu di hitung kebutuhan air untuk saat ini dan untuk masa yang akan datang dengan proyeksi jumlah penduduk dan jumlah Sambungan Langsung (SL) aktif dan menghitung debit air yang dimanfaatkan PDAM serta proyeksi perkiraan ketersediaan air sampai dengan tahun 2025. Dari hasil penelitian jumlah kebutuhan air bersih PDAM sampai dengan tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi 68,94 liter/detik meningkat sebesar 2,5 % dari tahun 2020 yang berjumlah 60,50 liter/detik seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk kota Sawahlunto, debit air terpakai PDAM kota Sawahlunto sampai tahun 2025 berjumlah 107,71 liter/detik meningkat sebesar 2% dari data debit air terpakai pada tahun 2020 yang hanya sebesar 97,89 liter/detik, perkiraan kehilangan air sampai dengan tahun 2025 sebanyak 38,56 liter/detik meningkat sebesar 1,17% dari tahun 2020 yang hanya sebesar 37,26 liter/detik, dari neraca air dapat disimpulkan bahwa ketersediaan masih mencukupi kebutuhan sampai dengan tahun 2025. Kata kunci : Kebutuhan air, ketersediaan air, kehilangan air, dan neraca air.
TINJAUAN ULANG PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG SMP MUHAMMADIYAH KOTA PAYAKUMBUH Muhammad Anshar; Masril Masril; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v3i2.811

Abstract

Perencanaan ulang gedung SMP Muhammadiyah Kota Payakumbuh bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Hal ini dapat dilihat dari jumlah anak didk yang terus meningkat sehingga membutuhkan fasilitas dan sarana penunjang kegiatan belajar –mengajar yang nyaman ,serta nyman bagi para murid dan tenaga pengajar sangat dibutuhkan. Penulis membuat perencanaan ulang gedung SMP Muhammadiysh Kota Payakumbuhuntuk memenuhi aspek-aspek tersebut. Pembangunan gedung bertingkat merupakan salah satu cara untuk memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis struktur inilah maka didapatkan penulangan struktur berdasarkan analisis penulis. Hasil yang didapat material yang digunakan baja fy = 400 Mpa dan mutu beton fc` = 24,9 Mpa. Untuk penulangan pelat lantai dipakai tulangan untuk arah x = Ø10 – 150 sedangkan arah y = Ø10 – 100. Perencanaan kolom memakai mutu baja fy = 400 Mpa dan mutu beton  fc`= 24,9 Mpa dengan ukuran untuk kolom 1 40 cm x 40 cm diakai tulangan 8D13, dan untuk kolom 2 35 cm x 35 cm dipakai tulangan 8D13 . Sedangkan perencaan balok menggunakan mutu baja fy = 400 Mpa dan mutu beton fc` = 24,9 Mpa dengan ukuran untuk balok induk 35 cm x 25 cm dan balok anak 30 cm x 20 cm.Kata Kunci: Struktur, Gedung, Penulangan
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PESANTREN UKHUWAH TABEK GADANG AUR KUNING Fajri Hamdani; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.353

Abstract

Perencanaan Pembangunan Struktur Gedung Pesantren Ukhwuah Tabek Gadang bertujuan untuk meningkatkan fasilitas, prasaranaan dibidang dakwah dan keagamaan, serta meningkatkan minat, bakat siswa dan siswi melanjutkan pendidikannya di presantren Perencanaan Struktur Gedung Pesanten Ukhwuah Tabek Gadang dipreliminary Desaign mengunakan SAP 2000. Pembeban yang diinput pada SAP 2000 ialah beban mati, beban hidup, berat sendiri bangunan, beban gempa. Dari hasil preliminary desaign didapatkan hasil penulangan balok induk (BI 1) ukuran  50 14×">  75 dengan mutu beton 30 Mpa, mutu baja 400 Mpa, penulangan tumpuan 4D19, penulangan lapangan 8D19, tulangan geser 14∅">  10 14–">  300. Balok induk (BI 2) ukuran  45 14×">  60 dengan mutu beton 30 Mpa, mutu baja 400Mpa, penulangan lapangan  4D16,  penulangan tumpuan  4D16, tulangan geser 14∅">  10 14–">  100. Balok anak ( Ba ) ukur 40 14×">  45 dengan mutu beton 30 Mpa, mutu baja 400 Mpa, penulangan tumpuan 3D16, penulangan lapangan  3D 16, tulangan geser 14∅">  10 14–">  200. Kolom 1 ukuran 75 14×">  75 mutu beton 30 Mpa, Mutu Baja 400 Mpa tulangan total aksial 12 D 16, tulangan geser 14∅">  10 14–">  200. Kolom 2 ukuran 60 14×">  60 tulangan tota aksial 8 D 16, tulangan geser 14∅">  10 14–">  200. Penulangan pada pelat lantai dan pelat atap  14∅">  10 14–">  150. Dari perencanaan diatas dapat disimpulkan telah memenuhi syarat dan ketentuan yang ada pada peraturan dan standar indonesia. Kata kunci: Struktur Balok, Kolom, Pelat lantai, Pelat Atap, Pembebanan, Tulangan
PEMOGRAMAN ANALISIS RASIO TULANGAN BALOK BERPENAMPANG PERSEGI Yuda Hadimas; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.157

Abstract

Calculation of the ratio of reinforcement in reinforced concrete beams is very significant because the correct calculation of reinforced concrete beams will make the beam better and more efficient. This calculation requires a lot of time and high accuracy, so manual calculations are not efficient. Computer programming is widely developed in civil engineering calculations, for example visual basic applications. The visual basic 6.0 application used in this task is designed to make it easier for planners to calculate the reinforcement ratio in the beam accurately and quickly. Here the author explains how the process required to input data in this program. The use of formulas in the Indonesian National Standard Regulations and other applicable regulations. Then the results obtained are more accurate, the final result of this program or the output in the form of a general data comparison Calculation of the beam reinforcement ratio to be inputted in visual basic 6.0 programming requires the ultimate load (Mu) which is used to find Rn and Equivalent. When you have got what you need, you will be able to look for As necessary to continue the next search until you get the results of the required amount of reinforcement. Reinforcement Spacing ControlKeywords: Visual Basic 6.0, Beam Reinforcement Ratio