Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH DILATASI BANGUNAN GEDUNG TINGGI MENGGUNAKAN ETABS PADA BANGUNAN BERDENAH T Dwi Hermawan; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Jilid 2 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.238 KB)

Abstract

Gempa adalah permasalahan utama di Indonesia, terlebih lagi di Sumatera Barat yang merupakan termasuk daerah rawan gempa. Dimana dampak dari gempa ini berupa kerugian fisik hingga mengancam jiwa manusia. Dalam permasalahan ini dicari solusi dengan membuat bangunan dengan dilatasi. Analisis dilakukan terhadap bangunan berdenah T dimana bangunan berada pada daerah yang beresiko gempa yaitu di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Analisis bertujuan untuk mengetahui perilaku struktur yang diberi dilatasi dengan memperhatikan nilai simpangan antar lantai untuk dapat mengetahui jarak dilatasi yang aman digunakan. Analisa dikerjakan menggunakan tiga model bangunan, model pertama adalah bangunan utuh berdenah T sedangkan model dua dan tiga adalah pemisahan dari bangunan utuh yang didilatasi menggunakan dua kolom. Bangunan terdiri dari enam lantai dengan masing-masing tinggi lantainya 4 meter. Dalam perhitungan yang terjadi pada simpangan antar lantainya menggunakan program analisa struktur Etabs versi 2020. Hasil analisa didapatkan jarak dilatasi yang aman yaitu 100 mm dari jarak aman minimalnya yaitu 75 mm.Kata kunci: Gempa, Bangunan Asimetris, Dilatasi, Etabs Versi 2020
PERENCANAAN STRUKTUR SDN 29 KOTO HILALANG KABUPATEN AGAM Muhammad Ridwan; Masril Masril
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 3 (2022): Vol. 1 No. 3 Jilid 2 Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.958 KB)

Abstract

Banyaknya bangunan yang runtuh diakibatkan oleh kemampuan  suatu struktur yang tidak mampu menahan beban yang bekerja, membuat kerugian harta benda dan bahkan jiwa yang tidak sedikit. Oleh karena itu dalam merencanakan rancangan suatu struktur bangunan harus benar-benar penuh ketelitian, perhitungan yang matang serta sesuai persyaratan-persyaratan dengan acuan Standar Nasional Indonesia (Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung dan Bangunan (SNI-1727-2013). Secara umum struktur bagian atas meliputi balok, kolom, pelat lantai dan atap yang berfungsi untuk mendukung beban-baban yang bekerja pada suatu bangunan. Perhitungan yang akan dilakukan pada Perencanaan Struktur Atas SDN 29 Kotohilalang Kabupaten Agam, kolom, balok, plat lantai dan reng balok. Beban struktur (beban mati, beban hidup) berpedoman pada SNI 03-2847:2002 dan beban gempa berpedoman pada SNI 03-1726:2012, dimana portal dihitung dan dimodelkan menggunakan program SAP2000. Tujuan dari perhitungan ini yaitu untuk menggambarkan tetang prinsip dasar perencanaan. Dari hasil perhitungan diperoleh Kata Kunci :Preliminery design, analisis SAP2000, Autocad
ANALISIS SUBSITUSI ARANG TEMPURUNG KELAPA PADA AGGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU F’C 16,6 MPA Atik Artika; Masril Masril; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.168 KB)

Abstract

Perkembangan pembangunan di bidang kontruksi saat ini mengalami kemajuan yang pesat salah satunya ialah beton. Biasanya para kerja kontruksi menggunakan semen dalam membuat campuran beton. Beton adalah material komposit terdiri dari bahan dasar semen, aggregate kasar, aggregate halus, air dan atau tampa bahan tambahan dengan perbandingan tertentu. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengatahui pengaruh penggunaan arang tempurung kelapa sebagai subsitusi aggregate halus terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan dengan variasi 10% dan 15%. Selain itu penggunaan arang tempurung kelapa ini merupakan bahan yang alternatif yang baik, karena akan terjadinya proses pemamfaatan sehingga limbah tempurung kelapa dapat dikurangi. Penggujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari masing-masing menggunakan 3 sampel benda uji. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder yang memiliki diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian beton dilakukan bedasarkan menurut SK SNI 1974-2011. Hasil dari pengujian kuat tekan beton dalam penelitian ini menunjukan bahwa kuat tekan beton normal pada umur 28 hari adalah sebesar 16.61 Mpa. Setelah melakukan penambahan arang tempurung kelapa terjadi penurunan terhadap kuat tekan beton pada umur 28 hari dengan persentase 10% sebesar 12.27 Mpa dan 15 % sebesar 11.89 Mpa. Kata kunci: Beton, Arang Tempurung Kelapa, Kuat Tekan 
ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH PDAM KOTA SAWAHLUNTO Rudi Eryanto; Masril Masril; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.782 KB)

Abstract

Sawahlunto sebagai salah satu kota yang sedang berkembang di Propinsi Sumatera Barat memerlukan ketersedian air bersih yang cukup untuk menunjang kebutuhan hidup masyarakat, PDAM sebagai salah satu penyedia air bersih berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pada saat ini pendistribusian air PDAM belum merata masih ada beberapa daerah layanan PDAM yang belum di aliri air secara kontiniu selama 24 jam. Untuk itu perlu di hitung kebutuhan air untuk saat ini dan untuk masa yang akan datang dengan proyeksi jumlah penduduk dan jumlah Sambungan Langsung (SL) aktif dan menghitung debit air yang dimanfaatkan PDAM serta proyeksi perkiraan ketersediaan air sampai dengan tahun 2025. Dari hasil penelitian jumlah kebutuhan air bersih PDAM sampai dengan tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi 68,94 liter/detik meningkat sebesar 2,5 % dari tahun 2020 yang berjumlah 60,50 liter/detik seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk kota Sawahlunto, debit air terpakai PDAM kota Sawahlunto sampai tahun 2025 berjumlah 107,71 liter/detik meningkat sebesar 2% dari data debit air terpakai pada tahun 2020 yang hanya sebesar 97,89 liter/detik, perkiraan kehilangan air sampai dengan tahun 2025 sebanyak 38,56 liter/detik meningkat sebesar 1,17% dari tahun 2020 yang hanya sebesar 37,26 liter/detik, dari neraca air dapat disimpulkan bahwa ketersediaan masih mencukupi kebutuhan sampai dengan tahun 2025. Kata kunci : Kebutuhan air, ketersediaan air, kehilangan air, dan neraca air.
TINJAUAN ULANG PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG SMP MUHAMMADIYAH KOTA PAYAKUMBUH Muhammad Anshar; Masril Masril; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v3i2.811

Abstract

Perencanaan ulang gedung SMP Muhammadiyah Kota Payakumbuh bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Hal ini dapat dilihat dari jumlah anak didk yang terus meningkat sehingga membutuhkan fasilitas dan sarana penunjang kegiatan belajar –mengajar yang nyaman ,serta nyman bagi para murid dan tenaga pengajar sangat dibutuhkan. Penulis membuat perencanaan ulang gedung SMP Muhammadiysh Kota Payakumbuhuntuk memenuhi aspek-aspek tersebut. Pembangunan gedung bertingkat merupakan salah satu cara untuk memenuhi sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis struktur inilah maka didapatkan penulangan struktur berdasarkan analisis penulis. Hasil yang didapat material yang digunakan baja fy = 400 Mpa dan mutu beton fc` = 24,9 Mpa. Untuk penulangan pelat lantai dipakai tulangan untuk arah x = Ø10 – 150 sedangkan arah y = Ø10 – 100. Perencanaan kolom memakai mutu baja fy = 400 Mpa dan mutu beton  fc`= 24,9 Mpa dengan ukuran untuk kolom 1 40 cm x 40 cm diakai tulangan 8D13, dan untuk kolom 2 35 cm x 35 cm dipakai tulangan 8D13 . Sedangkan perencaan balok menggunakan mutu baja fy = 400 Mpa dan mutu beton fc` = 24,9 Mpa dengan ukuran untuk balok induk 35 cm x 25 cm dan balok anak 30 cm x 20 cm.Kata Kunci: Struktur, Gedung, Penulangan
PEMOGRAMAN ANALISIS RASIO TULANGAN BALOK BERPENAMPANG PERSEGI Yuda Hadimas; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.157

Abstract

Calculation of the ratio of reinforcement in reinforced concrete beams is very significant because the correct calculation of reinforced concrete beams will make the beam better and more efficient. This calculation requires a lot of time and high accuracy, so manual calculations are not efficient. Computer programming is widely developed in civil engineering calculations, for example visual basic applications. The visual basic 6.0 application used in this task is designed to make it easier for planners to calculate the reinforcement ratio in the beam accurately and quickly. Here the author explains how the process required to input data in this program. The use of formulas in the Indonesian National Standard Regulations and other applicable regulations. Then the results obtained are more accurate, the final result of this program or the output in the form of a general data comparison Calculation of the beam reinforcement ratio to be inputted in visual basic 6.0 programming requires the ultimate load (Mu) which is used to find Rn and Equivalent. When you have got what you need, you will be able to look for As necessary to continue the next search until you get the results of the required amount of reinforcement. Reinforcement Spacing ControlKeywords: Visual Basic 6.0, Beam Reinforcement Ratio
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG MADRASAH DINIYAH AWALIYAH BAITURRAHIM AMPANG GADANG Aldi Ikram; Masril Masril; Elfania Bastian
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.541

Abstract

Gedung kelas Madrasah Diniyah Awaliyah Baiturrahim Ampang Gadang dibangun tiga lantai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui beban-beban yang dipikul, dimensi dan jumlah tulangan struktur  (kolom, balok, dan plat laintai) pada gedung ini. Analisis struktur atas gedung dimulai ini  dari preliminary design, perhitungan beban-beban yang bekerja serta gaya-gaya yang bekerja pada struktur, Perhitungan gaya-gaya yang bekerja menggunakan aplikasi SAP2000. Setelah dimensi dan jumlah tulangan pada elemen struktur didapat, dimensi kolom yang digunakan pada lantai 1, 2 dan 3 adalah 450x450 mm dengan menggunakan tulangan pokok 16D22 mm, tulangan geser menggunakan Ø10–170 mm. Untuk balok dengan bentang terpanjang 6 m menggunakan dimensi balok 300x400 mm dengan tulangan pokok pada tumpuan 8D16 mm dan 4D16 mm pada lapangan, sedangkan tulangan geser menggunakan D10–120 mm pada tumpuan dan Ø10–170 mm pada lapangan. Untuk ketebalan Pelat Atap 100 mm dengan tulangan lapangan arah x D10-300 mm, tulangan lapangan arah y D10-300 mm dan tulangan tumpuan arah x D10-200 mm, tulangan tumpuan arah x D10-200 mm. Untuk ketebalan Pelat Lantai 120 mm dengan tulangan lapangan arah x D10-250 mm, tulangan lapangan arah y D10-250 mm dan tulangan tumpuan arah x D10-200 mm, tulangan tumpuan arah x D10-200 mm.Kata Kunci: Struktur, Elemen Struktur, SAP 2000
PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON ANTARA CAMPURAN AGGREGAT KASAR BATU PECAH (SPLIT) DENGAN BATU ALAM PALEMBAYAN UNTUK BETON STRUKTUR Masril Masril
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Vol. 1 No. 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.99 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.605

Abstract

Kekuatan beton sekarang ini sangat dipengaruhi oleh bahan dan material yang digunakan serta dilatar belakangi oleh dua jenis aggregat kasar dan mutu beton yang dipakai untuk struktur bangunan. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan struktur saat ini.Pemilihan material beton dilakukan untuk menentukan kekuatan karakteristik dari struktur beton itu sendiri, material dari aggregat kasar yang dipergunakan aggregat kasar batu pecah (split) dan aggregat kasar batu alam kemudian yang sangat menentukan sekali adalah aggregat halus.Dalam penelitian perbandingan campuran beton  memakai aggregat halus pasir murni dengan membandingkan aggregat halus yang dicampur dengan debu batu bara dengan porsentase campurannya 1%, 2%, 5%, 10% dan 15% , kemudian diukur nilai slump dengan dengan air yang bervariasi dan air untuk 1m3 campuran membutuhkan air yang maksimalnya sekitar 259 liter, masing-masing dilakukan pengujian terhadap benda uji berbentuk selinder pada umur 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari, dan analisa akhir pada penelitian ini adalah umur 28 hari, ternyata campuran beton aggregat halus dicampur dengan debu batu bara lebih tinggi kuat tekan beton struktur, pada mutu beton rencana yang sama (K 250), dengan selisih pebedaan sekitar 5%. Kata Kunci :  Uji Kuat Tekan Beton