Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM MANAJEMEN K3 (SMK3) PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PENGADILAN NEGERI PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHAMASRAYA Budi Putra; Surya Eka Priana; Selpa Dewi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.861 KB)

Abstract

Peningkatan pembangunan di berbagai daerah di Indonesia khususnya di Pulau Punjung Kabupaten Dhamasraya Provinsi Sumatera Barat membuat banyak kontaktor saling bersaing dalam melaksanakan sebuah proyek. Mulai dari kecepatan, mutu, dan biaya mereka sangat bersaing dalam 3 hal tersebut. Namun sekarang masih banyak kontraktor yang mengesampingkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek bangunan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek  konstruksi serta mengetahui bagaiman kelengkapan fasilitas K3 di proyek yang diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan cara observasi, metode ini lebih cenderung pada hasil yang deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Instrumen yang digunakan yaitu instrumen yang berasal dari Peraturan Menteri PU No. 9 tahun 2008. Penelitian ini dilakukan pada proyek konstruksi di Pulau Punjung Kabupaten Dhamasraya, yang mana pekerjaan proyek ini termasuk kedalam pekerjaan proyek resiko sedang. Hasil penelitian adalah tingkat pelaksanaan SMK3 pada proyek konstruksi resiko sedang sebesar  59,57% yang termasuk kedalam kategori “KURANG” dan untuk kelengkapan faslitas K3 juga termasuk kedalam “KURANG”. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada tingkat pelaksanaan SMK3 pada proyek konstruksi risiko sedang termasuk pada kategori buruk. Untuk kelengkapan fasilitas-fasilitas pada proyek risiko sedang termasuk dalam kategori buruk. Kata kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Proyek Konstruksi.
AUDIT KESELAMATAN JALAN RAYA BUKITTINGGI- PAYAKUMBUH Ahmad Ramadhani; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.565 KB)

Abstract

A traffic accident is an event that cannot be avoided, an event where a motorized or non-motorized vehicle comes into contact with each other and causes both material and non-material losses and loss of life. Some of the factors that have the potential to cause accidents are the indiscipline factor in using the vehicle and disobeying existing traffic signs. Jalan Raya Bukittinggi-Payakumnbuh is a class III collector road with a width of ± 9 meters with a sidewalk. Along the audited road are shops and Ford De Kock University. This contributes greatly to attracting the number of people traveling and the high volume of vehicles crossing the Bukittinggi-Payakumbuh highway. Therefore, research was carried out starting from STA 0+100 – STA 1+500, this study aims to analyze road safety by using inspections with the AKJ (Road Safety Audit) checklist table with Y/N answers, such as general condition items, alignment roads, intersections, turning lanes, street lighting and road signs and markings. From the results obtained, the stopping sight distance for an operational speed of 50.07 km/sec in the calculation of the stopping sight distance, the distance of 52.88 meters is still below the design standard and for the ready sight distance of 161.45 meters, the maximum viewing distance of the plan is 350 meters. Based on the AKJ table (road safety audit) for the Bukittinggi-Payakumbuh highway, the highest feasible is from the aspect of signs and road markings of 68.75%, the lowest feasible value is general condition of 50%. The driver factor is the factor causing the highest traffic accidents, namely 26 accidents out of 38 accidents (68.43%), the rest is the vehicle factor, namely 12 accidents out of 38 accidents (31.57%). In order to overcome the problems on the audited roads, it is necessary to repair and complete the signs that are lacking and the maintenance of other complementary facilities in order to reduce traffic accidents. Keywords: Road safety audit, Accident, Stopping visibility, Ready visibility, Bukittinggi-Payakumbuh Highway
EFISIENSI SALURAN SKUNDER IRIGASI SAWAH LABUAH KOTA PADANG PANJANG Ryan Azhari; Surya Eka Priana; Ana Susanti Yusman
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 1 (2021): Vol. 1 No. 1 Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.819 KB)

Abstract

ABSTRAKSaluran irigasi Sawah Labuah merupakan infrastruktur pengairan Daerah Kecamatan Gantiang, Kota Padang Panjang yang mempunyai luas potensial pengairan sebesar 8,954 Ha. Irigasi berfungsi untuk mengalirkan air dari bangunan bagi ke saluran sekunder , lalu ke saluran tersier dan ke petak sawah menuju petak sawah. Tujuan utama penelitian ini dilakukan untuk menganalisa debit minimal dan maksimal irigasi sawah labuah terhadap daya tampung debit saluran di irigasi Sawah Labuah. Perhitungan untuk mengukur debit Q minimal Harus besar dari Q maksimal dibutuhkan data curah hujan yang nantinya untuk perhitungan existing dimensi saluran sekunder dipakai metode distribusi Rasional, Haspers dan analisa gumbel. hasilnya diperoleh untuk analisa debit saluran sekunder S1, S4, S6, S7 sudah memenuhi syarat karena sesuai karena Q > Q Max ,jadi saluran bisa dipergunakan dengan baik, sedangkan untuk saluran sekunder S2, S3, S4 tidak memenuhi syarat karena Q < Q Max , untuk itu saluran tidak bisa dipergunakan dengan baik karena daya tampung saluran tidak memuhi syarat. Di sebabkan faktor akibat tumpukan sedimen dan sampah yang mengurangi luas daerah pengaliran di saluran.Kata Kunci : Analisa ,Q min , Q max , Existing , Tampung
TINJAUAN PERENCANAAN EMBUNG BATANG SINGON KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Rezki Kurnia; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.644 KB)

Abstract

Sungai mempunyai peranan penting bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah sebagai sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan irigasi, penyediaan air bersih, kebutuhan industri dan lain-lain, agar dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien, yaitu dengan membangun sebuah Embung. Dengan memanfaatkan data peta Topografi, data curah hujan, dan data-data lain yang dibutuhkan, dari perhitungan ini didapatkan luas Catchment Area seluas 56,80 km². Dalam perencanaan dan pelaksanaan Embung daerah irigasi Batang Maek, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota dengan luas Wilayah 122,06 km², telah dilakukan perhitungan curah hujan dengan tiga metode, Hespers, Gumbel, Log Pearson Type III. Didapatkan debit banjir rencana () = 277,2 m³/dtk dengan memakai dua metode yaitu metode Rasional dan metode Haspers dengan jumlah data hujan selama 10 tahun. Menggunakan data hujan Stasiun Suliki sebagai data utama, dengan pembanding Stasiun Sarilamak dan Stasiun Canduang. Lebar efektif Embung 52,48 m, tinggi mercu 6,00 m, Menggunakan mercu bulat dengan dua jari-jari, kolam olakan USBR tipe III, dengan dua buah pilar. Perhitungan stabilitas embung terhadap guling sebesar 1,23 > 1,20, geser sebesar 2,11 > 1,20, eksentrisitas sebesar 0,89 < 1,63 dan daya dukung tanah sebesar  =  < 40.000 t/m², =  < 40.000 t/m² telah dilaksanakan dan aman terhadap semua gaya yang terjadi tersebut. Jadi hasil perencanaan Embung Batang Singon, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Lima Puluh Kota, yang telah terlaksana, telah memenuhi syarat.  Kata kunci : Embung, Curah Hujan, Mercu, Pilar, Debit Banjir
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI TEKNIK SIPIL PADA JASA KONSTRUKSI BANGUNAN DI SUMATERA BARAT Surya Eka Priana
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Edisi 1 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.852 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v5i1.1229

Abstract

Sebagaimana diketahui secara luas bahwa sebuah proyek dikatakan berhasil jika semua pekerjaan selesai tepat waktu. Namun, sebahagian besar proyek gagal memenuhi waktu kontrak aslinya pada jasa konstruksi teknik sipil di Sumatera Barat. Keterlambatan penyelesaian suatu proyek konstruksi dapat menjadi masalah besar bagi kontraktor, konsultan maupun bagi pemilik. Keterlambatan ini menyebabkan perselisihan yang mahal dan hubungan yang merugikan di antara pelaku proyek. Oleh karena itu, survei komprehensif telah dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi bangunan gedung di Sumatera Barat. Dari studi literatur yang didapatkan secara mendalam, 52 penyebab keterlambatan telah diidentifikasi. Survei kuesioner dilakukan di antara 35 proyek konstruksi teknik sipil terpilih di Sumatera Barat dari tahun 2016 sampai 2019. Temuan menunjukkan bahwa keterlambatan proyek konstruksi bangunan di Sumatera Barat sebagian besar berasal dari tenaga kerja, diikuti oleh kontraktor dan material, sedangkan konsultan dan penyebab eksternal terkait kurang penting. Artikel ini juga akan mengeksplorasi dan memberikan beberapa rekomendasi untuk mengurangi dampak keterlambatan pada proyek konstruksi bangunan di Sumatera Barat.
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS GEDUNG HOTEL HIDAYAH PADANG PANJANG Ivan Fikri Naldo; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Social Review Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 No 3 Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/esr.v4i3.158

Abstract

The structural planning of the Hidayah Padang Panjang Hotel Building according to SNI 03-2847-2002 article 23.2.3, states that for areas with a moderate earthquake risk, a special or medium moment resisting frame system must be used, or an ordinary or special concrete structure wall system to carry the force. -forces caused by the earthquake. The stages of structural planning include analyzing the state and condition of the soil, designing the configuration of the building structure and its structural system, determining the loads acting on the structure, and finally making design drawings. Based on the results of this structural analysis, the reinforcement structure is obtained based on the author's analysis. The results obtained that the material used is steel fy = 420 Mpa and concrete quality fc' = 24.9 Mpa. For floor slab reinforcement, reinforcement is used for the x =Æ 10-150 direction while the y direction =Æ 10-150. Column design uses steel quality fy = 420 MPa and concrete quality fc' = 24.9 MPa with dimensions for column 1 60 x 30 cm using 16D-19 reinforcement. While the design of the beam using steel quality fy = 420 Mpa and concrete quality fc' = 24.9 Mpa with a main beam size of 60 x 30 cm. Keywords: earthquake load, superstructure, beam reinforcement, column reinforcement, plate reinforcement
ANALISA FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS RUAS JALAN LINGKAR UTARA KOTA PADANG PANJANG) Surya Eka Priana
Rang Teknik Journal Vol 1, No 1 (2018): Vol. 1 No. 1 Januari 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.819 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i1.609

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan ekonomi dan kegiatan sosial lainnya. Namun jika terjadi kerusakan jalan akan berakibat bukan hanya terhalangnya kegiatan ekonomi dan sosial lainnya namun dapat terjadi kecelakaan bagi pemakai jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan jalan, faktor penyebabnya serta solusi untuk mengatasi kerusakan yang terjadi.  Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan data primer berupa hasil survei kerusakan jalan pada ruas Jalan Lingkar Utara Kota Padang Panjang.  Hasil survei jenis kerusakan jalan pada ruas jalan Lingkar Utara Kota Padang Panjang adalah retak memanjang, retak melintang, retak kulit buaya, retak pinggir, retak berkelok-kelok, retak blok, bergelombang, kegemukan, pengeluasan, lubang, tambalan, pelepasan butiran, dan sungkur. Faktor-faktor penyebab kerusakan secara umum adalah peningkatan beban volume lalu lintas, sistem drainase yang tidak baik, sifat material konstruksi perkerasan yang kurang baik, iklim, kondisi tanah yang tidak stabil, perencanaan lapis perkerasan yang sangat tipis, proses pelaksanaan pekerjaan yang kurang sesuai dengan spesifikasi. Tindakan perbaikan yang dapat dilakukan yaitu tindakan perbaikan per segmen.Kata Kunci: Faktor penyebab; kerusakan jalan, retak kulit buaya, retak pinggir, retak blok
PENGARUH KUALIFIKASI KONTRAKTOR TERHADAP KUALITAS PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN TANAH DATAR Surya Eka Priana
Rang Teknik Journal Vol 1, No 2 (2018): Vol. 1 No. 2 Juni 2018
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.193 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v1i2.724

Abstract

AbstractIn the national development, the construction service industry has an important role in the country's economy because it is able to contribute to gross domestic product of seven percent. Of the 98,000 existing contractors in Indonesia, 1% of them are large qualifications, 9% of middle qualifications and 90% of small qualifications, the increase in the number of companies has not been followed by improvements in their qualifications and performance, which can be seen from the quality of work, the timeliness of completion, and efficient utilization of personnel resources, capital, and technology in the implementation of construction services is not as expected. Based on the description above, then the formulation of the problem of this study are What factors affect the quality of contractor work in Tanah Datar regency and Analyze contractor qualification relationship with the quality of construction project work in Tanah Datar regency. The main factors affecting the quality of the contractor's work are the human resource factors such as technical personnel who do not understand the technical specifications, working drawings and sufficient capital to finance the projects undertaken so that contractors experience financial difficulties when undertaking the project, in the filing of termin, the project capital obtained from bank loans, technical personnel understand the making of the report, the difficulty of putting STM and D3 engineering personnel, insuring the manpower, full-time technical personnel are always at the project site, technical personnel are placed the same as contract documents. Key Words : qualification, quality, construction
ANALISIS PERENCANAAN SALURAN PEMBAWA (WATERWAY) PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINI HIDRO DI LINTAU BUO UTARA KABUPATEN TANAH DATAR Bima Putra Mubarak; Surya Eka Priana; Febrimen Herista
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 3 (2023): Vol. 2 No. 3 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v2i3.1775

Abstract

Abstrak:  Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) adalah teknologi yang memanfaatkan laju air dalam menghasilkan energi. PLTMH adalah sumber energi terbarukan renewble energy, serta hanya menghasilkan energi kurang dari 200 kW yang ramah lingkungan. Metode penelitian adalah metode yang menjelaskan sistematika penelitian berdasarkan fakta dan gejala yang terjadi secara objektif. Metode penelitian ini terbagi dua yaitu metode kuantitatif dan kualita Dari perhitungan metode analisi diatas didapat besarnya debit andalan optimasi perencanaan saluran pembawa (waterway) adalah 21,38 m3/det di probilitas 70%. Dari hasil ini debit andalan PLTMH Lintau Buo cukup besar. Debit desain untuk PLTMH 17,81 m3/det. Debit maksimal pengambilan 120% x 17,81m3/det 21,38m3/det Dari hasil perhitungan dan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1. Sungai batang sinamar memiliki potensi debit yang cukup besar bahkan tidak pernah kering pada saat musim kemarau. 2. Hasil perhitungan menggunakan analisa pendekatan metode F.J. Mock di dapatkan data debit bulanan rata-rata berikut: a. Q rata-rata 22,36 m3 b. Q maksimum 68,78 m3 c. Q minimum 1,82 m3 3. Dari hasil analisis debit optimal berada pada probilitas 70% yaitu: a. Debit desain PLTMH 17,81 b. Debit maksimal pengambilan 120% x 17,81 m3/det 21,38 m3/der 4. Data desain konstruksi saluran pembawa (waterway) sebagai berikut: a. Tinggi saluran 4,27m b. Lebar saluran (b) 6,52m c. Tinggi jagaan (F) 1,00m d. Tinggi muka air (h) 3,27m e. Kemiringan saluran (S) 0,00785Kata kunci: PLTMH, saluran pembawa, analisis hidrologi, debit andalan, dimensi saluran
IMPLEMENTASI BIM DALAM PERMODELAN 3D PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR CABANG BRI BATUSANGKAR MENGGUNAKAN SOFTWARE OPENBUILDINGS DESIGNER Mainisa Mainisa; Surya Eka Priana; Zulhedi Zulhedi
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 2, No 3 (2023): Vol. 2 No. 3 Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v2i3.1771

Abstract

Abstrak : Perkembangan teknologi digital yang sangat cepat berdampak besar dalam percepatan pembangunan infrastruktur sehingga diperlukan suatu teknologi yang sudah terintegrasi yang di dalamnya harus berisi semua informasi yang dibutuhkan dalam proses desain, konstruksi, dan maintenance. Maka penerapan Building Information Modelling (BIM) adalah solusi dari permasalahan tersebut. Penerapan BIM sendiri perlu didukung oleh alat bantu berupa software, salah satunya OpenBuilding Designer. OpenBuilding Designer merupakan perangkat lunak yang sudah terintegrasi sehingga pekerjaan akan lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengimplementasikan konsep BIM menggunakan Software  OpenBuildings Designer, untuk mengetahui bentuk permodelan 3D dari gedung Kantor Cabang BRI Batusangkar yang berupa permodelan arsitektur, struktur, dan mekanikal. Memodelkan suatu bangunan terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan. Dengan adanya langkah-langkah tersebut memudahkan dalam memodelkan suatu bangunan. Hasil dari penerapan BIM yang dilakukan berupa permodelan 3D arsitektur, struktur dan mekanikal. Kelebihan dari penerapan BIM  yang dilakukan menggunakan Software Openbuilding Designer yaitu dapat membantu pekerjaan arsitek, insinyur, dan ahli sipil. Kekurangan BIM dalam implementasi Building Information Modeling menggunakan Software Openbuilding Designer adalah tidak dapat menggantikan profesi arsitek, insinyur, dan ahli sipil.Kata Kunci      : BIM, Permodelan 3D, Openbuilding Designer