Ulul Huda
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Harmoni Keberagaman Santri melalui Kemah Pemuda Lintas Iman (Youth Interfaith Camp) di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto Ulul Huda; Imam Suhardi; Noor Asyik; Iis Sugiarti
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan kemanusiaan sering menjadi pemicu konflik sosial, seperti persepsi dan prasangka dalam kehidupan antar agama. Prasangka ini dapat menyebabkan kebencian yang tidak berdasar.Untuk itu pengembangan wawasan pluralisme melalui pendekatan humanis-kultural sangatpenting untuk membangun pemahaman yang inklusif terhadap kelompok berbeda (agama). Halini dapat membantu mencegah prasangka dan stereotip negatif. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam, menghadapi tantangan pemahaman eksklusif dan ekstrim di kalangan santri danalumninya. Diperlukan alternatif pendidikan yang relevan untuk menangkal sikap keberagamaanyang fanatik-fundamentalistik. Maka forum penguatan harmoni keberagaman sangat penting untuk menjawab permasalahan dan tantangan santri, khususnya di Pesantren Mahasiswa An NajahPurwokerto. Pada program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan dalam bentukKemah Pemuda Lintas Iman (Youth Interfaith Camp). Adapun metode kegiatannya yaitu tahappersiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Adapun implikasi dari kegiatan tersebut yaitumampu meningkatkan pemahaman dan toleransi antar agama, membangun kerjasama serta komunikasi di antara peserta, menguatkan rasa harmonitas umat beragama, meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab sosial, menumbuhkan inklusivitas dalam beragama, serta membentuksantri yang moderat dan berwawasan luas.
Representation of Religious-Multicultural Values in the Design of the Pancasila Mosque Munasib; Taufiq, Muhammad; Sumantri, Rifki Ahda; Ulul Huda; Proverawati, Atikah
Jurnal Ijtihad Vol 8 No 1 (2024): PENDIDIKAN MULTIKULTURAL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/multikultural.v8i1.21825

Abstract

This research aims to analyze the semiotic design of the Pancasila mosque in the Banyumas Regency. The approach used in this research is a multidisciplinary qualitative-interpretative approach, namely by integrating the Islamic religious science approach with semiology. The method used in this study is a semiotic method which focuses on analyzing the relationship between symbolic meanings in religious-multicultural symbols in the design of the Pancasila mosque. This research succeeded in finding religious-multicultural values ​​that are reflected in the design of the triple roof and pentagonal ornaments found in the interior and exterior design of the Pancasila mosque.
Implementasi Nilai-Nilai Peace Education pada Santri Gen-Z di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto Ulul Huda; Fauzi Fauzi
Matan : Journal of Islam and Muslim Society Vol 8 No 1 (2026): Matan: Journal of Islam and Muslim Society Vol 8 (No 1) 2026
Publisher : Institute of Research and Public Service Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.matan.2026.8.1.16956

Abstract

Abstract: Gen Z who was born between 1997-2012 is a generation that was born full of ambition, brave, quite critical human beings, and high curiosity. But they also have a weak point, namely a generation that gets bored easily, sees results more than processes, is used to instant things, easily stressed, easily affected by small things and others. With this weak point, it is feared that Gen Z will be easily provoked by hoax information, fall into misleading ideas, so that violence, destruction, and war can easily be created. Therefore, pesantren are present as a shield and a forum for Gen Z to learn about religion, humanization, tolerance, multiculturalism and inclusiveness. From these indicators, peace education values will be created. Descriptive qualitative research methods of phenomenological study type. Data collection techniques by: 1) Interviews 2) Field observations 3) Documentation studies. The analysis technique of this research by: 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) verification, then continued by checking the wetness of the data by means of triangulation. The result of this study is that strengthening peace education values in Gen Z students in pesantren can be done by a) Implementing Inclusive Peace Education Values. b) Implementation of Multicultural-based Peace Education Values. c) Implementation of Peace Education Values based on Humanism. d) Implementation of Peace Education Values based on Tolerance. Keyword: Gen Z Students, Islamic Boarding School, Peace Education Abstrak: Gen Z yang lahir antara tahun 1997-2012 yang lalu merupakan generasi yang terlahir penuh ambisi, pemberani, manusia cukup kritis, mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Namun juga mereka memiliki titik kelemahan yaitu generasi yang mudah bosan, lebih melihat hasil dari pada proses, terbiasa dengan hal-hal instan, mudah stress, mudah terpengaruh oleh hal-hal kecil dan lainnya. Dengan adanya titik kelemahan tersebut dikhawatirkan Gen Z akan mudah terprofokasi oleh informasi hoax, terjerumus paham-paham yang menyesatkan, sehingga mudah terciptanya kekerasan, kehancuran, dan peperangan. Oleh karena itu pesantren hadir sebagai tameng dan wadah bagi Gen Z untuk belajar tentang agama, humanisasi, toleransi, multikultural dan inklusif. Dari indikator tersebut maka akan tercipta nilai-nilai peace education (Pendidikan damai). Metode penelitian kualitatif deskriptif jenis studi fenomenologis. Teknik pengumpulan data dengan cara: 1)Wawancara 2) Observasi lapangan 3) studi dokumentasi. Teknik analisis penelitian ini dengan: 1) reduksi data 2) penyajian data, serta 3) verifikasi, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan kebasahan data dengan cara triangulasi. Hasil penelitian ini adalah bahwa penguatan nilai-nilai peace education pada santri Gen Z dipesantren dapat dilakukan dengan a) Implemetasi Nilai-Nilai Peace Education berbasis Inklusif. b) Implemetasi Nilai-Nilai Peace Education berbasis Multikultural. c) Implemetasi Nilai-Nilai Peace Education berbasis Humanisme. d) Implemetasi Nilai-Nilai Peace Education berbasis Toleransi. Kata kunci: Santri Gen Z, Pesantren, Peace Education