Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peranan Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Pukada, Michael Alan Hirdi; Dwikurnaningsih, Yari; Sanoto, Herry
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 6, No 1: Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v6i1.343

Abstract

This study examines the role of academic supervision in enhancing the professionalism of Christian Religious Education (CRE) teachers. Educational supervision is vital for helping teachers develop their pedagogical, social, and spiritual competencies. This research employs the Systematic Literature Review (SLR) method, analyzing 10 relevant articles published between 2019 and 2024. The results showed that academic supervision has a significant influence on PAK teachers' professionalism, encompassing aspects of knowledge, skills, and character. The positive results of supervision not only improve teachers' ability to manage learning but also contribute to improving the overall quality of education. Although there are challenges in implementing supervision, such as a lack of coordination and differences in the educational backgrounds of PAK teachers, a collaborative approach can create a supportive atmosphere for teacher development. Therefore, academic supervision should be viewed as a coaching effort that aims to foster a mutually supportive partnership among principals, supervisors, and teachers to enhance the quality of education. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan supervisi akademik dalam meningkatkan profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen (PAK). Supervisi akademik dianggap sebagai sarana yang penting untuk membantu guru dalam mengembangkan kompetensi pedagogis, sosial, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 10 artikel relevan yang diterbitkan dalam kurun waktu 2019 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan profesionalisme guru PAK, yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan karakter. Hasil positif dari supervisi ini tidak hanya meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, tetapi dampaknya juga berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. Meskipun terdapat tantangan dalam pelaksanaan supervisi, seperti kurangnya koordinasi dan perbedaan latar belakang pendidikan guru PAK, pendekatan supervisi yang bersifat kolaboratif dapat menciptakan suasana yang mendukung pengembangan guru. Oleh karena itu, supervisi akademik seharusnya dipandang sebagai upaya pembinaan yang bertujuan untuk membangun kemitraan yang saling mendukung antara kepala sekolah, pengawas, dan guru, guna meningkatkan kualitas pendidikan.  
Tantangan dan Solusi dalam Pengelolaan Dana BOS di Sekolah Dasar Hida, Ester Uru; Prateila, Chrisma; Pukada, Michael Alan Hirdi; Djami, Denanda Isti Novalia
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Ilmu Sosial dan Politik Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi, Manajemen, Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-emspol.v2i1.37

Abstract

The School Operational Assistance Fund (BOS) program is a strategic initiative of the Indonesian government to support education financing in the 12-year compulsory education program. This program aims to eliminate school operational fees, especially for students in private schools, and improve access to and quality of education. However, its implementation still faces various challenges, such as lack of transparency, limited managerial capabilities of school principals, and budget allocations that are not in accordance with the provisions. This study focuses on identifying challenges and solutions related to the management of BOS Funds at SDN Karangtengah 01 using a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and document analysis, with data validity strengthened through triangulation. The results of the study indicate positive practices, such as the preparation of detailed RKAS and transparency efforts through financial information boards. However, obstacles such as late disbursement of funds, weak internal supervision, and inefficient manual management are still obstacles. The proposed solutions include increasing human resource capacity, strengthening the monitoring system, and implementing digital technology in financial recording. This study makes an important contribution to increasing accountability and efficiency in the management of BOS Funds, as well as being a reference for developing more responsive and effective education policies.
Analisis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Atas Tiwery, Ester; Pukada, Michael Alan Hirdi; Hida, Ester Uru; Enus, Oriyanto Eks
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Ilmu Sosial dan Politik Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi, Manajemen, Ilmu Sosial dan Politik
Publisher : CV. Dalle’ Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-emspol.v2i1.40

Abstract

This study aims to describe the management of the School Operational Assistance Fund (BOS) at SMA Negeri 13 Southwest Maluku. The management of BOS funds has an important role in supporting the smooth running of school operations, especially to help students from underprivileged families. The research method used was descriptive qualitative with interview, observation, and documentation approaches. The research subjects included the school principal, BOS treasurer, school committee, and teachers involved in BOS management. The results showed that budget planning was conducted through the preparation of the School Work and Budget Plan (RKAS) that involved all related parties. BOS funds were disbursed in two stages per year, namely in January and July, with details of the use of the budget that had been adjusted to the technical guidelines. The bookkeeping of BOS funds was done carefully, including the general cash book, bank assistant book, and tax assistant book. Supervision and evaluation were conducted by internal and external school parties to ensure transparency and accountability. Overall, the management of BOS funds at SMA Negeri 13 Maluku Barat Daya is running well, although it still requires additional assistance from the provincial government and contributions from parents to fulfill the school's operational needs.
IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) UNTUK PENINGKATAN MUTU BERKELANJUTAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN Pukada, Michael Alan Hirdi; Stefanus Christian Relmasira; Danny Manongga
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/1179

Abstract

Di tengah tantangan global dan tuntutan peningkatan mutu pendidikan, lembaga pendidikan memerlukan kerangka kerja manajemen yang sistematis untuk memastikan relevansi dan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan model implementasi Total Quality Management (TQM) yang komprehensif sebagai strategi untuk peningkatan mutu berkelanjutan di lembaga pendidikan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis berbagai literatur primer dan sekunder yang relevan. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi TQM yang efektif harus didasarkan pada lima pilar yang saling terintegrasi: kepemimpinan transformasional yang visioner, perencanaan strategis yang berpusat pada pelanggan, manajemen proses pembelajaran yang berfokus pada keterlibatan siswa, kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta siklus evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa TQM menawarkan sebuah model holistik yang memungkinkan lembaga pendidikan untuk tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga membangun budaya mutu yang adaptif dan inovatif, sehingga mampu menghasilkan peningkatan kualitas layanan dan hasil pendidikan secara signifikan dan berkelanjutan.
EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN MODEL CIPP DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Pukada, Michael Alan Hirdi; Yari Dwikurnaningsih; J. T. Lobby Loekmono
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/1188

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling (BK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memegang peranan vital dalam mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja dan kehidupan pasca-sekolah. Namun, banyak program BK yang bersifat generik dan tidak dievaluasi secara sistematis, sehingga efektivitasnya diragukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara prospektif rancangan program BK di SMK Kanaan Ungaran untuk tahun pelajaran 2024/2025 guna memberikan rekomendasi perbaikan sebelum implementasi. Metode yang digunakan adalah evaluasi kualitatif dengan model CIPP (Context, Input, Process, Product) melalui analisis dokumen program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi Konteks, program memiliki cakupan holistik namun kurang spesifik terhadap kebutuhan unik siswa SMK. Pada dimensi Input, program menyajikan variasi strategi yang baik namun tidak merinci alokasi sumber daya krusial seperti SDM, anggaran, dan sarana. Pada dimensi Proses, penjadwalan masih bersifat umum dan belum dilengkapi mekanisme monitoring yang jelas. Terakhir, pada dimensi Produk, capaian layanan masih bersifat kualitatif dan belum memiliki indikator keberhasilan serta alat ukur yang operasional. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya sinkronisasi program dengan kebutuhan industri, penguatan manajemen sumber daya, pengembangan rencana aksi yang detail, dan perumusan evaluasi berbasis hasil (outcome-based) untuk menjamin relevansi dan akuntabilitas program BK di SMK Kanaan.