Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN PENDIDIKIAN Widodo, Rochmat; Bedi, Fisman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2729

Abstract

Abstract: The research describes the principal's leadership strategies in improving the quality of educational services. This research was conducted at the Baitul Insan Integrated Islamic Elementary School in Gedong Tataan District, Pesawaran Regency, Lampung Province. The research method uses a qualitative approach with a case study approach. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. From the research findings, it can be concluded that leadership strategies are implemented based on two perspectives, namely internal and external. In an internal perspective, which includes teachers and staff, the principal implements a democratic leadership strategy. Through democratic leadership, the principal optimizes the active participation of teachers and staff in decision-making, thereby creating a collaborative work environment focused on quality improvement. Meanwhile, from an external perspective, which includes the community, parents, and other stakeholders, the principal implements a leadership strategy oriented towards a humanistic approach. The humanistic approach emphasizes communication and community involvement, where the principal is responsive to the community's aspirations to build public trust and strengthen the school's positive image. The synergy of these two approaches enables the school to realize quality educational services through the integration of internal and external support.Keywords: Strategy, Leadership, Quality of Educational Services Abstrak: Penelitian mendeskripsikan strategi kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Baitul Insan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi kepemimpinan diterapkan berdasarkan dua perspektif, yakni internal dan eksternal. Dalam perspektif internal, yang mencakup guru dan staf, kepala sekolah mengimplementasikan strategi kepemimpinan demokratis. Melalui kepemimpinan demokratis, kepala sekolah mengoptimalkan partisipasi aktif guru dan staf dalam pengambilan keputusan, sehingga tercipta iklim kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada peningkatan mutu. Sementara itu, dari sudut pandang eksternal, yang mencakup masyarakat, wali murid dan stakeholder lainnya, kepala sekolah menerapkan strategi kepemimpinan yang berorientasi pada pendekatan humanis.  pendekatan humanis menitikberatkan pada komunikasi dan keterlibatan masyarakat, di mana kepala sekolah responsif terhadap aspirasi komunitas guna membangun kepercayaan publik serta memperkuat citra positif sekolah. Sinergi kedua pendekatan ini memungkinkan sekolah untuk mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui keterpaduan dukungan internal dan eksternal.Kata kunci: Strategi, Kepemimpinan, Mutu Layanan Pendidikan
The Management of Educational Financing in Enhancing Teacher Performance Elistatia, Usi; Widodo, Rochmat; Rahmat Hidayat; Subandi, Subandi; Amiruddin, Amiruddin
Muallimun : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keguruan Vol 5 No 1 (2025): MUALLIMUN
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/muallimun.v5i1.10032

Abstract

Ketidaksesuaian antara kebutuhan pengembangan guru dan alokasi dana di tingkat sekolah masih menjadi isu utama dalam manajemen pendidikan, khususnya di Sekolah Islam Terpadu. Penelitian ini mengkaji strategi pembiayaan yang digunakan untuk mendukung peningkatan kinerja guru. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan tujuh informan kunci. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penganggaran berbasis kebutuhan, pengelolaan dana yang transparan, dan kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi dan motivasi guru. Namun, studi ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, termasuk ketergantungan pada satu sumber pendanaan dan penggunaan evaluasi yang kurang optimal berdasarkan data kuantitatif. Temuan ini memperkuat teori motivasi Herzberg dalam konteks pendidikan Islam dan menawarkan rekomendasi praktis bagi kepala sekolah dan pembuat kebijakan dalam merancang sistem pembiayaan yang lebih efektif.
SUPERVISI DIGITAL OLEH KEPALA SEKOLAH: STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DI SMA NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG Gunawan, Reski; Widodo, Rochmat; Subandi, Subandi; Dermawan, Oki
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.1424

Abstract

Objective: This study aims to analyze the implementation of digital supervision conducted by the principal in improving the quality of technology-based learning at SMA Negeri 2 Bandar Lampung. The research employed a qualitative approach with a case study design, using observation, in-depth interviews, and digital documentation as data collection techniques. The findings indicate that digital supervision is implemented through the use of a Learning Management System (LMS), Google Drive, QR code–based digital attendance, and video-based classroom observations. Digital supervision has been proven to enhance teacher discipline, the quality of instructional materials, learning effectiveness, and teachers’ technological competence. In addition, a stronger culture of pedagogical reflection has emerged, as teachers are able to review their teaching practices through recorded learning videos. However, the implementation of digital supervision still faces several challenges, including variations in teachers’ ICT skills, internet connectivity issues, resistance to change, and the limited time of the principal. Overall, digital supervision serves as an effective strategy for improving learning quality and teacher professionalism in the era of technology-based education.
Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mewujudkan Lingkungan Berlandaskan Iman Dan Takwa di SMPN 32 Bandar Lampung dan SMPN 14 Bandar Lampung Widodo, Rochmat; Dermawan, Oki; Fauzan, Ahmad
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 7, No 2 (2026): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v7i2.29133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berlandaskan iman dan takwa di SMPN 32 Bandar Lampung dan SMPN 14 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam dilaksanakan secara sistematis melalui empat subfokus utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Perencanaan pembelajaran PAI disusun dengan mengintegrasikan nilai iman dan takwa ke dalam silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, serta program penguatan IMTAQ sekolah. Pelaksanaan pembelajaran PAI dilakukan secara holistik melalui kegiatan pembelajaran di kelas, pembiasaan keagamaan, dan keteladanan guru, sehingga berkontribusi dalam membangun budaya sekolah yang religius. Evaluasi pembelajaran PAI dilaksanakan secara komprehensif dengan menilai aspek kognitif, afektif, dan perilaku religius peserta didik sebagai indikator keberhasilan internalisasi nilai iman dan takwa.Keberhasilan manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam didukung oleh komitmen guru PAI, kepemimpinan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua dan lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambat yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, keberagaman latar belakang religius peserta didik, serta pengaruh lingkungan sosial di luar sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dirancang dan dilaksanakan secara terintegrasi mampu menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang berlandaskan iman dan takwa.Kata kunci: manajamen pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, iman dan takwa, lingkungan sekolah.