Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Minuman Fungsional Madu dan Jahe Putih terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Ni Ketut Sri Sulendri; Diska Mayanda; Retno Wahyuningsih; Yuli Laraeni
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.387

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah seseorang diatas normal yang dapat mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas). Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani dengan serius. Salah satu pengobatan non farmakologis untuk hipertensi adalah dengan memanfaatkan produk makanan alami yaitu jahe dan madu putih yang mengandung antioksidan (vitamin A, C, E dan K) sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh minuman fungsional madu dan jahe putih terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode : Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah ”Quasi experimental pre-post test” dengan melibatkan kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Subjek penelitian penderita hipertensi sebanyak 26 responden yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 13 intervensi dan 13 kontrol. Produk intervensi berupa minuman fungsional madu dan jahe putih yang diberikan 200 ml selama 7 hari. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian minuman fungsional madu dan jahe putih terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi (hasil uji Mann-Whitney test dengan signifikansi p:0.007 pada tekanan darah sistolik dan nilai p : 0.000 pada tekanan darah diastolik). Kesimpulan : terdapat pengaruh pemberian minuman fungsional madu dan jahe putih terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi.
PENGARUH MOTION GRAPHIC TERHADAP PENGETAHUAN DAN PRAKTIK KEPATUHAN SISWI DALAM MINUM TTD (Tablet Tambah Darah) Ranti Dwi Cahyani; Yuli Laraeni; I Nyoman Adiyasa; Retno Wahyuningsih
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 6: Januari 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia remaja adalah salah satu factor terjandinya ibu hamil KEK, BBLR dan pertumbuhan terhambat pada anak. Kurangnya kesadaran remaja tentang pentingnya minum TTD secara teratur merupakan salah satu penyebabnya. Oleh karena itu, intervensi pendidikan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik kepatuhan dalam minum TTD, memanfaatkan media yang tepat seperti motion graphic yang menarik bagi remaja. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen desain pre-test post-test dengan kontrol grup. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik kepatuhan siswi dalam minum TTD secara teratur. Hasil uji pengaruh menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan gizi menggunakan motion graphic terhadap pengetahuan dan praktik kepatuhan siswi dalam minum TTD secara teratur
EFEK MINUMAN SERBUK HYTENSOL TERHADAP KADAR NA+, K +, CL- DAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POSBINDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAKRANEGARA KOTA MATARAM Aladhiana Cahyaningrum; I Nyoman Adiyasa; Yuli Laraeni; Nurul Inayati; Suhaema, Suhaema
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diet rendah natrium dan tinggi kalium merupakan salah satu alternatif pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Hypertension solution (Hytensol) merupakan minuman serbuk yang menggabungkan 4 bahan pangan (pisang ambon, tomat, jagung dan tempe) yang mengandung tinggi kalium (1.388 mg) dan rendah natrium (15 mg) per 100 g bahan. Hal ini memberikan peluang minuman serbuk hytensol sebagai terapi untuk membantu menurunkan tekanan darah pasien hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek minuman serbuk Hytensol terhadap kadar elektrolit Na+, K+, Cl- darah dan tekanan darah penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan rancangan post test only control group design. Sampel penelitian adalah penderita hipertensi yang memenuhi kriteria berjumlah 30 orang. Data tekanan darah sampel dikumpulkan menggunakan alat tensimeter digital, kadar elektrolit Na+, K+, Cl- melalui pemeriksaan laboratorium dengan pengambilan sampel darah, data konsumsi minuman serbuk hytensol dikumpulkan dengan cara food weighing. Sampel berusia antara 40-60 tahun, dengan jenis kelamin sebagian besar (80%) adalah perempuan. Sebagian besar sampel kelompok perlakuan (60%) dan sampel kelompok control (66,67%) termasuk dalam katogeri dengan onset penyakit < 12 bulan, sedangkan dari aktifitas Sebagian besar sampel kelompok perlakuan (80%) dan sampel kelompok control (66,7%) memiliki aktifitas ringan. Hasil pemeriksaan tekanan darah kelompok perlakuan sebelum dan sesudah perlakuan terdapat perbedaan yang siginifikan (sistolik p = 0.001 < 0.05; diastolic p=0.021 < 0.05). Hasil pemeriksaan kadar elektrolit darah Na+, K+, Cl- pada kelompok perlakuan sebelum dan sesuadah perlakuan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p = >0,05). Minuman serbuk hytensol memberikan efek terhadap penurunan tekanan darah (sistolik dan diastolic) pada penderita hipertensi, namun tidak memberikan efek terhadap kadar elektrolit Na+, K+, Cl-, Darah.