Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENDEKATAN TEOLOGIS DALAM MEMAHAMI MAKSUD SYARIAT DAN HUKUM YANG TIDAK DISEPAKATI Kisdiyanti, Adinda Ayu; Zafi, Ashif Az
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol. 1 No. 1 (2020): June 2020
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v1i1.50

Abstract

Fiqh proposal is a method in exploring and establishing Islamic law. The science of ushul fiqh is useful to guide the mujtahid in correct syariah law and the results can be accounted for. Through the of fiqh can also be found a way out in solving the arguments that seem to conflict with each other. Even though the arguments in the study of Usul fiqh such as qiyas, istihsan, mursalah problems, istishab, and urf can be used as a basis for establishing laws and issues not clearly explained directly by the text. The scholars agreed to declare God as the party who was authorized to make the law in Islamic law. In this context, God is an makes the Shari'a, determines, raises and as a source of law. On this basis there is no Shari'a in Islam unless it is sourced from God. Because, God created man on earth and God also sets the rules about human life. This phenomenon ultimately encourages writers to conduct scientific research on religion. The approach to religion will experience significant development. This is indicated by an approach to religion that not only focuses on theological aspects, but penetrates other disciplines of the humanities.
Euthanasia dalam Pandangan Moral, Kode Etik Kedokteran dan Perspektif Hukum Islam Rahmawati, Zilfania; Zafi, Ashif Az
Alhurriyah Vol 5 No 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/alhurriyah.v5i2.3205

Abstract

The practice of euthanasia in medicine has become a topic that raises various discussions when viewed from different points of view. The existence of differences of opinion that arise from the practice of euthanasia is normal because the practice is related to human life. Based on this, this scientific study aims to determine euthanasia from a moral perspective, a medical code of ethics and in the perspective of Islamic law. The process of collecting data from scientific studies was carried out by means of literature research using qualitative descriptive methods in presenting and analyzing the data obtained. The results of the study show how euthanasia practices are in accordance with the medical code of ethics, moral views and how the law is in Islam.Praktik Euthanasia dalam kedokteran menjadi hal yang menimbulkan berbagai perbincangan bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Adanya perbedaan pendapat yang muncul dari praktik euthanasia merupakan suatu kewajaran karena praktik tersebut berhubungan dengan nyawa manusia. Berdasarkan hal tersebut studi ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui euthanasia dalam pandangan moral, kode etik kedokteran dan dalam perspektif hukum Islam. Proses pengumpulan data studi ilmiah ini dilakukan dengan cara penelitian literatur menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam penyajian dan anlisis data yang diperoleh. Hasil dari penelitian menunjukkan bagaimana praktik euthanasia yang sesuai kode etik kedokteran, pandangan moral dan bagaimana hukumnya dalam agama Islam.
MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN PAI DI SDN PURWOREJO 02 PATI Zafi, Ashif Az; Falasifah, Firda
AL-QALAM: JURNAL KEPENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2018): AL QALAM: JURNAL ILMU KEPENDIDIKAN
Publisher : FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS SAINS AL-QUR'AN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran agama merupakan hal yang penting.Namun hal ini sering terabaikan karena alasan banyaknya tugas administrasi guru.Dapat dijelaskan terdapat berbagai masalah mengenai interkasi guru dan siswadi kelas. Masalah tersebut misalnya pada proses pembelajaran siswa cenderungtidak mau bertanya kepada guru meskipun mereka sebenarnya belum mengertitentang materi yang disampaikan guru. Hal ini dibuktikan dengan adanya siswa yangbercerita, bermain sendiri dan membaca majalah yang tidak ada kaitannya denganmateri pembelajaran. Selain itu siswa menceritakan bahwa cara mengajar guru hanyaceramah. Untuk memperbaiki mutu dan kualitas pembelajaran yang membosankan,maka pada pelaksanaannya dapat menerapkan berbagai model pembelajaran. Salahsatunya adalah melalui model Quantum Teaching. Penelitian ini merupakan penelitianlapangan dengan analisis data kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatanpsikologi. Penelitian ini dilakukan di SDN Purworejo 02, Kec/Kab. Pati pada bulanMaret 2018. Subyek penelitian ini adalah guru PAI. Penelitian ini menggunakan teknikpengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkanteknik analisis datanya menggunakan tahap pengumpulan data, reduksi data, displaydata dan pengambilan kesimpulan. Uji keabsahan datanya menggunakan triangulasi.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Quantum Teaching adalah salah satu modeldalam pembelajaran yang memiliki kerangka rancangan TANDUR yaitu singkatan dariTanamkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi dan Rayakan. Kerangka TANDURini merupakan salah satu cara dalam menyampaikan materi dengan mengaitkan modelquantum teaching. Model quantum teaching dapat meningkatkan prestasi siswa diSDN Purworejo 02. Dibuktikan dengan rata-rata kelas dari 88 menjadi 91. Hal ini terjadikarena adanya motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran dan penumbuhan minat dariguru diawal pelajaran.
Pentingnya Fiqih Kontemporer Untuk Menghadapi Era Globalisasi Solekhah, Maulida Muhimmatus; Zafi, Ashif Az
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.4611

Abstract

membahasa mengenai seberapa penting fiqih kontemporer dalam menghadapi era globalisasi
Hukum-Hukum Yang Berbeda Antara Laki-Laki Dan Wanita Menurut Madzhab Syafi'i Dan Madzhab Hanafi Wati, Nofi Setia; Zafi, Ashif Az
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.4615

Abstract

Hukum islam sebagai salah satu sumber hukum nasional merupakan kumpulan aturan yang berdasarkan pada norma-norma atau kaidah-kaidah fiqhiyah. Kehidupan manusia pada hakikatnyanya selalu berkaitan dengan hukum-hukum dan syariat syariat agama,terkhusus dalam hukum fiqih yang menjadi seluruh aspek kehidupan manusia dalam ber islam, yang bisa masuk pada wilayah akidah, syariah, ibadah dan akhlak. Ada hal atau hukum-hukum fiqih yang berbeda antara laki-laki dan wanita menurut dua pandangan madzhab Syafi'i dan Hanafi mulai dari bab ubudiah sampai muamalah. Banyak hal yang penting yang dibutuhkan wanita muslimah dan laki-laki muslim. Di Indonesia mayoritas menganut pada imam Syafi'i tentang hukum-hukum fiqih. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji hukum fiqih ubudiah laki-laki dan wanita dari pandangan dua madzhab dan juga membicarakan tentang permasalahan fiqih yang sedang terjadi di Indonesia termasuk hukum fiqih terkait pengurusan jenazah pasien corona dan sholat jumat yang banyak berbeda pendapat vtentang hal ini. Islam sendiri pun telah mengatur mengenai hukum-hukum fiqih Laki-laki dan wanita pada kitab-kitab fiqih karangan empat madzhab yang sebenarnya terjadi perbedaan hanya sebagian kecil, seperti masalah aurat laki-laki dan wanita dalam sholat atau dalam permasalahan fiqih sehari-hari.. Artikel ini menggunakan penelitian kajian pustaka dari berbagai kitab-kitab fiqih dan buku-buku fiqih dan artikel-artikel fiqih lainnya.
Pendekatan Teologis Dalam Memahami Maksud Syariat Dan Hukum Yang Tidak Disepakati Islam Kisdiyanti, Adinda Ayu; Zafi, Ashif Az
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.4628

Abstract

Fiqh adalah metode dalam mengeksplorasi dan menetapkan hukum Islam. Ilmu ushul fiqh berguna untuk membimbing mujtahid dalam hukum syariah yang benar dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Melalui fiqh juga dapat ditemukan jalan keluar dalam menyelesaikan argumen yang terkesan saling bertentangan. Meskipun argumen dalam studi Ushul Fiqh seperti qiyas, istihsan, masalah mursalah, istishab, dan urf dapat digunakan sebagai dasar untuk membangun hukum dan masalah yang tidak dijelaskan secara langsung oleh teks. Para ulama sepakat untuk menyatakan Tuhan sebagai pihak yang berwenang membuat hukum dalam hukum Islam. Dalam konteks ini, Allah adalah suatu yang menjadikan syariat, menentukan, mengangkat dan sebagai sumber hukum. Atas dasar ini tidak ada syariah dalam Islam kecuali itu bersumber dari Tuhan. Karena, Tuhan menciptakan manusia di bumi dan Tuhan juga menetapkan aturan tentang kehidupan manusia. Fenomena ini pada akhirnya mendorong penulis untuk melakukan penelitian ilmiah tentang agama. Pendekatan agama akan mengalami perkembangan yang signifikan. Ini ditunjukkan oleh pendekatan agama yang tidak hanya berfokus pada aspek teologis, tetapi juga menembus disiplin ilmu humaniora lainnya.
Penguatan Moderasi Beragama bagi Masyarakat di Desa Balong Kabupaten Blora Zafi, Ashif Az
At Ta'dzim: Journal of Community Development Vol 1, No 1 (2024): At Ta'dzim: Journal of Community Development
Publisher : Lembaga Pendidikan Hikmatun Najah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54168/attadzim.v1i1.245

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan memberikan pemahaman dan penguatan terkait dengan moderasi bergama. Kegiatan ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa terutama didesa balong. Metode yang dilakukan melalui lima tahap yaitu analisis target, survei lokasi, perizinan, koordinasi dan pelaksanaan. Pada tahap pelaksanaan dilaksanakan dengan workshop moderasi beragama berupa materi mengenai nilai-nilai moderat dalam beragama dan kebangsaan. Hasil dari pengabdian ini memberikan kontribusi di bidang ilmu pengetahuan yaitu pada ilmu sosial, agama, sejarah, dan kebangsaan kepada Masyarakat di desa Balong Kabupaten Blora.
Peranan kearifan dalam pembentukan karakter peserta didik Balaya, Arni Nafiyya; Zafi, Ashif Az
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 Maret 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i1.y2020.p27-34

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana peranan kearifan lokal dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian yang dilaksanakan oleh penulis menggunakan metode atau rancangan penelitian literatur yaitu penelitian yang bersumber pada data sumber kepustakaan. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengandalkan sumber-sumber kepustakaan. Teknik pengumpulan data berupa data sekunder atau bukti yang diambil melalui literatur ataupun berdasarkan pustaka acuan yang ada. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah peranan kearifan lokal cukup besar sebagai pembentukan karakter peserta didik, karena karakter anak terbentuk berdasarkan kebiasaan-kebiasaan yang sering mereka lakukan, selain dari orang tua faktor lingkungan dan budaya juga berpengaruh di dalamnya.