Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Window of Community Dedication Journal

Penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan sebagai Langkah Awal Menuju Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat Nurhayati, Nurhayati; Akbar, Nurlina; saputri, Linda Hardianti
Window of Community Dedication Journal Vol. 1 No. 1 (Juni, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.35

Abstract

PHBS merupakan kependekan dari Pola Hidup Bersih dan Sehat. Sedangkan pengertian PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. . Materi penyuluhan yang disampaikan tentang PHBS dan cara mencucui tangan pada siswa dan siswi SD dan SMP. Kegiatan ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Parang di Kelurahan Lanna dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi. Hasil kegiatan ini adalah para siswa siswi memahami tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan cara mencuci tangan yang baik dan benar, dimana siswa siswi mampu menjawab pertanyaan yang diberikan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan dan mampu mempraktikkan kembali secara mandiri cara mencuci tangan yang baik dan benar. Selain itu, siswa siswi mengikuti kegiatan dengan antusias sehingga menjadi awal untuk memperbaiki pola dan gaya hidup agar lebih sehat.
Counseling on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and Handwashing as the First Step Towards Improving the Quality of Public Health Nurhayati; Akbar, Nurlina; Saputri, Linda Hardianti
Window of Community Dedication Journal Vol. 1 No. 1 (Juni, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v1i1.1729

Abstract

PHBS is short for Clean and Healthy Lifestyle. While the understanding of PHBS is all healthbehaviors carried out because of personal awareness so that the family and all members areable to help themselves in the health field and have an active role in community activities..Counseling material delivered about PHBS and how to wash hands on elementary and juniorhigh school students. This activity was carried out at the Elementary School Parang in LannaVillage with lecture, discussion and simulation methods. The results of this activity are studentsunderstanding about clean and healthy living behavior (PHBS) and how to wash hands properly, where students are able to answer questions given after health education and are able to practice independently how to wash hands properly and right. In addition, students participated in the activity enthusiastically so that it was the beginning to improve their patterns and lifestyle to be healthier.
Edukasi Masyarkat Menerapkan Perilaku Bersih Dengan Memanfaatkan Limbah Buah Menjadi Desinfektan Nurbaeti, Nurbaeti; Akbar, Nurlina
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.2 (Desember ,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2794

Abstract

Limbah buah, seperti kulit jeruk dan nanas, sering menjadi sumber penyakit seperti diare karena mengundang lalat pembawa kuman. Namun, limbah ini dapat diolah menjadi ekoenzim, yaitu disinfektan alami yang efektif untuk membersihkan perabotan rumah tangga, jendela, dan lantai, serta dapat digunakan sebagai pupuk cair untuk tanaman. Sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan 20 anggota PKK menggunakan metode edukasi dan demonstrasi untuk mengajarkan pemanfaatan ini. Hasilnya sangat positif, terbukti dari peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan setelah kegiatan. Pemahaman tentang: perilaku bersih meningkat dari 50% menjadi 87%, pengolahan limbah meningkat dari 40% menjadi 90%, bahaya pembersih kimia: meningkat dari 25% menjadi 85%. Kegiatan ini berhasil menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah buah menjadi ekoenzim merupakan solusi praktis untuk mengelola sampah sekaligus mempromosikan gaya hidup bersih dan sehat tanpa bahan kimia berbahaya.