Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Relationship Between Sex and Age with the Suspected Incidence of Malaria Based on Rapid Diagnostic Test (RDT) Results in the Working Area of the Tanjung Leidong Health Centre, North Labuhanbatu District in 2023 Maharani, Safira Adelia; Handayani, Dewi Yanti; Damanik, Rosa Zorayatamin; Ismail, Wan Muhammad
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 2 (2025): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i2.1171

Abstract

Background: Malaria is a global problem and it’s incidence increasing every year. Malaria caused by several factors such as gender and age. Men are more at risk of malaria than woman and adults are more affected by malaria than children and the elderly. Methods: This study used observational analysis method with Cross-Sectional approach with total sampling technique, with 754 samples that fit the inclusion criteria. The data was analized with Chi-square test correlation analysis, and Risk metode to determine the Prevelence ratio value, and also the contingency coefficient test. Results: The most positive RDT results were found in men (62.4%) and (53.1%) were found in adult with the results of the chi-square test on the gender variable and RDT results obtained a value of p-value = 0.00 (p < 0.05) and OR = 14.9 (CI 95% 5,845-38,032) which means there is a relationship between gender and the incidence of malaria and men have a high risk of malaria 14.9 times greater than women. The results of the age variable test with the incidence of malaria using Coefficient Contingency with Spearman Correlation obtained a value of p = 0.000 (p <0.05) with an r-value = 0.194. These results indicate that there is a relationship between age and malaria incidence rates with a very weak correlation value. Discussion: man and adults are more affected by malaria due to outdoor physical activity, immune system influences, and hormonal system influences. Adults are more often affected by malaria due to lifestyle and daily activities.
PENINGKATAN JUMLAH EOSINOFIL PADA ANALISIS DARAH LENGKAP PENDERITA FILARIASIS Handayani, Dewi Yanti
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 20 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.527 KB) | DOI: 10.30743/ibnusina.v20i1.76

Abstract

Filariasis merupakan salah satu penyakit tropis yang endemik di Indonesia. Di Kabupaten Langkat masih banyak kasus filariasis yang tidak terpantau oleh petugas kesehatan. Filariasis membuat respon imun yang berlebihan yang menyebabkan "peradangan eosinofilik". Sindrom ini disebut "eosinofilia paru tropis" (TPE), di mana pasien datang dengan batuk, dengan atau tanpa sesak napas dan eosinofilia. Mikorfilaria hidup di pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Hingga saat ini belum ada penelitian tentang bagaimana mikrofilaria mendapatkan nutrisi. Apakah mikrofilaria ini mengonsumsi cairan limfatik atau sel darah. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel tujuh penderita filariasis dan tujuh control dengan karakteristik yang disesuaikan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data akan dianalisis dengan uji Korelasi Spearman, setelah dilakukan uji normalitas dengan Shapiro Wilk.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara faktor risiko pekerjaan p = 0,000 dengan kekuatan korelasi = 0,897 dan hitung eosinofil p = 0,000 dengan kekuatan korelasi = 0,866. Terdapat korelasi yang kuat antara faktor risiko pekerjaan dan peningkatan jumlah eosinofil.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN TERJADINYA GEJALA INFEKSI SALURAN KEMIH PADA REMAJA WANITA FK UISU ANGKATAN 2020 Ismail, Febrien Dian; Handayani, Dewi Yanti
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 21 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.885 KB) | DOI: 10.30743/ibnusina.v21i1.183

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan masalah kesehatan yang serius karena angka kejadian dan jumlah penderita yang masih tinggi, sehingga keadaan ini memerlukan perhatian yang lebih. Pemahaman ataupun pengetahuan yang kurang tentang kesehatan reproduksi akan cenderung mengabaikan kesehatan reproduksi dan pada akhirnya akan memiliki tindakan yang membahayakan bagi dirinya sendiri. Sebagai akibat kurangnya pemahaman personal hygiene genitalia adalah terjadinya gangguan kesehatan reproduksi seperti infeksi saluran kemih (ISK). Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU Angkatan 2020 dengan jumlah keseluruhan 132 orang, dan yang diambil hanya berjenis kelamin wanita saja. Jumlah sampel pada penelitian ini sebesar 77 mahasiswi Fakultas Kedokteran UISU Angkatan 2020, dengan menggunakan teknik purposive sampling Analisa data menggunakan uji Spearman correlation. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan personal higyene dengan gejala infeksi saluran kemih pada remaja wanita Fakultas Kedokteran UISU yang memiliki korelasi yang signifikan, dengan nilai r= -0,352 dan p= 0,002 (p<0,05).
OBSERVASI DAN EDUKASI STUNTING PADA MASYARAKAT DESA BANDAR SETIA, DELI SERDANG: AN OBSERVATION AND STUNTING EDUCATION AMONG BANDAR SETIA, DELI SERDANG VILLAGE COMMUNITY Anna Yusria; Handayani, Dewi Yanti; Rizqillah, Saadatur; Arika, Syakira; Amanda, Marsya; Mawaddah; Husna, Asmaul; Rahmansyah, Adi; Adiyanto; Daniela, Cecilia; Putri, Aprilya; Dwi, Fingki; Akmal, Saibatul
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i1.843

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan secara global di mana pertumbuhan baik secara fisik ataupun perkembangan mental anak terganggu akibat kekurangan gizi secara kronis. Kurangnya asupan gizi pada ibu selama kehamilan dan saat pertumbuhan anak serta pola asuh yang salah akibat kurang pengetahuan, infeksi, sanitasi lingkungan yang buruk, keterbatasan ekonomi dan akses fasilitas kesehatan merupakan antara penyebab terjadinya stunting. Kasus stunting di Kabupaten Deli Serdang meningkat dari 13,9% tahun 2022 menjadi 33,8% pada tahun 2023 sehingga menjadi prioritas masalah kesehatan di semua desa termasuk Desa Bandar Setia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman tentang stunting, bahaya dan langkah pencegahan pada masyarakat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, diskusi interaktif dan pemberian leaflet. Efektivitas kegiatan dievaluasi dari pre test dan post test. Terjadi peningkatan pemahaman masyarakat tentang stunting dari 65,3% menjadi 95,4% di akhir kegiatan.
The Relationship Between Sex and Age with the Suspected Incidence of Malaria Based on Rapid Diagnostic Test (RDT) Results in the Working Area of the Tanjung Leidong Health Centre, North Labuhanbatu District in 2023 Maharani, Safira Adelia; Handayani, Dewi Yanti; Damanik, Rosa Zorayatamin; Ismail, Wan Muhammad
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 2 (2025): January-May
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i2.1171

Abstract

Background: Malaria is a global problem and it’s incidence increasing every year. Malaria caused by several factors such as gender and age. Men are more at risk of malaria than woman and adults are more affected by malaria than children and the elderly. Methods: This study used observational analysis method with Cross-Sectional approach with total sampling technique, with 754 samples that fit the inclusion criteria. The data was analized with Chi-square test correlation analysis, and Risk metode to determine the Prevelence ratio value, and also the contingency coefficient test. Results: The most positive RDT results were found in men (62.4%) and (53.1%) were found in adult with the results of the chi-square test on the gender variable and RDT results obtained a value of p-value = 0.00 (p < 0.05) and OR = 14.9 (CI 95% 5,845-38,032) which means there is a relationship between gender and the incidence of malaria and men have a high risk of malaria 14.9 times greater than women. The results of the age variable test with the incidence of malaria using Coefficient Contingency with Spearman Correlation obtained a value of p = 0.000 (p <0.05) with an r-value = 0.194. These results indicate that there is a relationship between age and malaria incidence rates with a very weak correlation value. Discussion: man and adults are more affected by malaria due to outdoor physical activity, immune system influences, and hormonal system influences. Adults are more often affected by malaria due to lifestyle and daily activities.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA DI DESA PEMATANG KUALA TAHUN 2023: THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND MALARIA PREVENTION BEHAVIOR IN PEMATANG KUALA VILLAGE IN 2023 Riska, Novia; Lubis, Tiffani Tantina; Handayani, Dewi Yanti; Yusria, Anna
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i2.944

Abstract

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat dapat berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan malaria di Desa Pematang Kuala tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability purposive sampling. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 41–50 tahun (38 responden; 39,2%), berjenis kelamin perempuan (60 responden; 61,9%), berpendidikan SMA (32 responden; 32,0%), dan bekerja sebagai wiraswasta (38 responden; 39,2%). Tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori baik (43 responden; 44,3%), sedangkan perilaku pencegahan malaria didominasi kategori buruk (52 responden; 53,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang malaria dengan perilaku pencegahan malaria (p = 0,461; p > 0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan malaria di Desa Pematang Kuala.
STRATEGI PEMBERIAN PEMAHAMAN DAN SIKAP IBU TENTANG IMUNISASI DASAR DAN LANJUTAN PADA BAYI DAN BALITA DI DESA KOLAM KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELISERDANG: STRATEGIES FOR PROVIDING UNDERSTANDING AND ATTITUDES OF MOTHERS ABOUT BASIC AND ADVANCED IMMUNIZATION FOR INFANTS AND TODDLERS IN KOLAM VILLAGE, PERCUT SEI TUAN DISTRICT, DELI SERDANG REGENCY Pasaribu, Saadatur Rizqillah; Yusria, Anna; Handayani, Dewi Yanti; Mustika, Suryani Eka; Darungan, Tezar Samekto; Siregar, Nondang Purnama; Sari, Siti Kemala; Ismail, Wan Muhammad; Adnani, Athika; Pasaribu, Rifqi Hamdani
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 14 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jkin.v14i2.1070

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara tahun 2024 dilaksanakan di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kecamatan Deli Serdang bertujuan mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil observasi diperoleh salah satu masalah kesehatan yang ditemukan di desa ini adalah kurangnya pemahaman dan sikap ibu tentang pentingnya pemberian imunisasi dasar dan lanjutan pada bayi dan balita. Kurangnya pemahaman dan sikap disebabkan karena beberapa faktor. Dalam hal penyelesaian masalah dilakukan beberapa strategi yang bertujuan memberikan pemahaman dan sikap ibu, di antaranya dengan melakukan posyandu, pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan. Penyuluhan dirancang secara pasrsipatif dan interaktif. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya respon yang baik dari ibu terhadap pentingnya pemberian imunisasi. Respon yang baik akan berdampak pada perubahan sikap yang dapat dilihat dari kunjungan ibu ke posyandu untuk melakukan imunisasi.