Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGGUNAAN MINYAK PALA (Myristica Fragrans) DALAM TRANSPORTASI BENIH IKAN NILA MERAH (Oreochromis sp.) SISTEM BASAH: USE OF NUNETIC OIL (Myristica Fragrans) IN TRANSPORTATION OF RED tilapia (Oreochromis sp.) SEEDS WET SYSTEM Adhi Patria, Prasetya; Nainggolan, Armen; Lestira Dhewantara, Yudha
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 9 No. 1 (2023): JISM VOL. 9 NO. 1 Agustus 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v9i1.192

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi minyak pala yang efektif sebagai bahan anestesi transportasi benih ikan nila merah yang bisa digunakan agar kematian benih ikan nila merah bisa ditekan seminimal atau menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi. Riset ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan A (0 ml/L), B (4 ml/L), C (8 ml/L) dan D (12 ml/L) dan 3 kali ulangan dengan durasi tiga jam. Parameter yang diamati adalah waktu induksi, waktu pulih sadar, tingkat kelangsungan hidup setelah transportasi dan pemeliharaan selama tujuh hari pasca transportasi serta pengukuran kualitas air berupa suhu, oksigen terlarut (DO), pH dan amonia. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan pemberian minyak pala terbaik dengan konsentrasi 4 ml/L untuk transportasi benih ikan nila merah dengan durasi selama tiga jam menghasilkan waktu induksi selama 30.20 menit, waktu pulih sadar selama 3.34 menit, tingkat kelangsungan hidup pasca transportasi sebesar 90% dan pasca pemeliharan 7 hari sebesar 83,33% dengan nilai parameter suhu 25,3°C, DO 8,2 mg/L, pH 5,78 dan amoniak 0,0032 mg/L.
PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR PADA PAKAN KOMERSIL UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH NILA ( Oreochromis niloticus ): ADDITION OF MORINGA LEAF FLOUR TO COMMERCIAL FEED TO INCREASE THE GROWTH AND SURVIVAL OF TILAPIA SEEDS (Oreochromis niloticus) M, Izzul islam; Lestira Dhewantara, Yudha; Nainggolan, Armen
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 9 No. 2 (2024): JISM VOL. 9 NO. 2 Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v9i2.194

Abstract

Budidaya ikan Nila (Oreochromis niloticus) sebagai komoditas unggulan air tawar juga mengalami kemajuan. Daun kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan nutrisinya yang sangat lengkap, termasuk provitamin A, vitamin B, vitamin C, serta mineral, terutama zat besi. Desain paenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan kontrol tidak mengguanakan tambahan tepung daun kelor, sementara perlakuan P1 menggunakan pakan komersial dengan tambahan tepung daun kelor sebesar 8%, P2 sebesar 10%, dan P3 sebesar 13%. Parameter yang diuji adalah pertumbuhaan dan kelangsungan hidup benih Nila. Hasil dari penambahan tepung daun kelor pada pakan komersial dengan dosis 13% menghasilkan pertumbuhaan rata-rata terbaik, yaitu sebesar 12,56 g. Namun, tingkat kelangsungan hidup (SR) benih Nila tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara perlakuan P0, P1, P2, dan P3.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN SARI DAUN SIRIH (Piper betle. L) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN GURAME (Osphronemus gouramy): EFFECTIVENESS OF BETEL LEAF (Piper betle. L) EXTRACT WITH DIFFERENT DOSAGES ON HATCHING RATE OF GURAMI FISH (Osphronemus gouramy) Susanto, Angga Sukendar; Lestira Dhewantara, Yudha; Nainggolan, Armen
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 9 No. 2 (2024): JISM VOL. 9 NO. 2 Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v9i2.196

Abstract

Gurame adalah salah satu jenis ikan air tawar yang telah lama dikenal dan dibudidayakan di Indonesia. Sejak tahun 1802, ikan gurame (Osphronemus gouramy) telah dikenal sebagai ikan hias serta ikan konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sari daun sirih (Piper betle L.) terhadap daya tetas telur ikan gurame (Osphronemus gouramy). Berdasarkan pengamatan, tingkat penetasan (hatching rate, HR) telur dalam penelitian menunjukkan hasil sebagai berikut: P0 sebesar 63,3% dengan dosis 0 ml/liter, P1 sebesar 74,6% dengan dosis 1,50 ml/liter, P2 sebesar 97,3% dengan dosis 2,50 ml/liter, dan P3 sebesar 81,3% dengan dosis 3,50 ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tetas berkisar antara 63,3% hingga 97,3%, dengan rata-rata 79,1%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan sari daun sirih (Piper betle L.) memiliki pengaruh signifikan terhadap daya tetas telur ikan gurame (Osphronemus gouramy), dengan nilai signifikan 0,005 (sig < 0,05).
OPTIMALISASI KUALITAS AIR HUJAN MENGGUNAKAN MEDIA FILTER YANG BERBEDA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN MAHSEER (Tor soro): OPTIMIZATION OF RAINWATER QUALITY USING DIFFERENT FILTER MEDIA TO IMPROVE THE GROWTH AND SURVIVAL RATE OF MAHSEER FISH (Tor soro) Dipo , Andhika Reggie; Lestira Dhewantara, Yudha; Nainggolan, Armen
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 9 No. 2 (2024): JISM VOL. 9 NO. 2 Februari 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53676/jism.v9i2.198

Abstract

Resirkulasi merupakan sistem pengelolaan air yang mampu menyediakan kualitas air secara optimal sehingga air yang ada bisa digunakan secara terus-menerus. Sistem ini menggunakan filter yang berfungsi sebagai pembersih dan penjaga kualitas air supaya tetap optimum. Masalah yang terjadi adalah rendahnya sintasan pada saat musim hujan. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui adanya pengaruh pada media filter dalam mengatasi masalah yang ada pada air hujan. Penelitian ini menggunakan ikan mahseer (Tor soro) sebanyak 480 ekor dengan padat tebar 1 ekor perliter pada setiap wadah penelitian. Wadah penelitian yang digunakan adalah akuarium ukuran 50x50x30 sebanyak 24 buah dengan filtrasi sebanyak 21 buah yang meliputi media mekanik, kimia, dan biologi.Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 8 perlakuan dengan 3 kali ulangan yang antara lain P0 tanpa perlakuan atau hujan tanpa filtrasi, P1 zeolit 100%, P2 dakron 100%, P3 bioball 100%, P4 zeolit 50% dan dakron 50%, P5 zeolit 50% dan bioball 50%, P6 dakron 50% dan bioball 50%, P7 dakron 50%, bioball 25%, dan zeolit 25%. Dari hasil penelitian ini tingkat pertumbuhan terbaik pada perlakuan P7 yang dimana tingkat pertumbuhan bobot rata-rata mencapai 1,33gr dan Panjang rata-rata 2,40 cm dan dengan tingkat kelangssungan hidup rata-rata mencapai 93,33%.