Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Literasi Digital Guru dan Kesiapan Implementasi Kurikulum Abad 21 di Indonesia: Sintesis Tematik Temuan Studi Systematic Literature Review Nur Asiah; Eogenie Lakilaki; Nur Jumriatunnisah; Jimmy Malintang; Muhammad Rizky
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16478

Abstract

Transformasi digital pasca-pandemi telah mempercepat adopsi teknologi di bidang pendidikan, menjadikan literasi digital guru sebagai prasyarat utama untuk perencanaan, pengajaran, dan penilaian berkualitas tinggi, serta implementasi kurikulum abad ke-21 di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mensintesis bukti mengenai literasi digital guru dan kesiapan mereka dalam mengimplementasikan tuntutan kurikulum abad ke-21 di Indonesia. Studi ini menggunakan tinjauan literatur sistematis dengan sintesis tematik dan melaporkan proses tinjauan menggunakan PRISMA 2020. Populasi terdiri dari artikel jurnal yang telah direview oleh rekan sejawat tentang guru/sekolah Indonesia (2021–2025), dengan sampel mencakup studi yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditentukan. Data dikumpulkan menggunakan lembar ekstraksi terstruktur dan protokol pengkodean tematik, kemudian dianalisis melalui pengkodean terbuka, pengembangan tema, dan interpretasi lintas studi. Hasil menunjukkan pergeseran dari konsepsi teknis ke konsepsi pedagogis literasi digital, sementara kesiapan dipengaruhi oleh faktor pedagogis, infrastruktur, dan organisasional. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa indikator standar dan dukungan pada tingkat ekosistem diperlukan untuk memperkuat implementasi kurikulum yang adil.
Reaktualisasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam Pengembangan Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Rinovian Rais; Brigita Puridawaty; Ahmad Rizky Firdaus; Jimmy Malintang; Alfadhli Alfadhli
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17304

Abstract

Keberagaman budaya, agama, bahasa, dan identitas sosial merupakan realitas yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Kondisi tersebut menuntut pengembangan pendidikan multikultural yang tidak hanya mengenalkan keberagaman secara simbolik, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kritis, sikap toleran, dan penghargaan terhadap martabat manusia. Dalam konteks ini, pemikiran Ki Hadjar Dewantara memiliki relevansi yang kuat karena menempatkan pendidikan sebagai sarana pembentukan manusia yang merdeka, berbudaya, dan berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaktualisasi pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam pengembangan pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan buku, artikel jurnal, dokumen pendidikan, dan berbagai literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan interpretasi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kemerdekaan, kebudayaan, kemanusiaan, konsep Trikon, tri pusat pendidikan, serta prinsip ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani dapat menjadi landasan pengembangan pendidikan multikultural yang humanis, inklusif, kontekstual, dan transformatif. Temuan ini menawarkan kerangka konseptual pendidikan multikultural yang berakar pada kearifan lokal Indonesia sekaligus relevan dalam menjawab tantangan keberagaman dan dinamika sosial kontemporer.
Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Mendukung Pembelajaran yang Kreatif dan Adaptif Jimmy Malintang; Ali Ramatni; Yenny Anggreini Sarumaha; Gusnidar Gusnidar; Loria Wahyuni; Al Ikhlas; Efriana Jon
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.114

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Pemanfaatan AI dalam pembelajaran memberikan peluang besar untuk menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan tools berbasis AI dalam mendukung pembelajaran yang inovatif di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan tools AI, implementasi dalam kegiatan pembelajaran, serta evaluasi efektivitasnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan tools AI mampu meningkatkan kreativitas peserta didik dalam menyelesaikan tugas, mempermudah pendidik dalam menyusun materi ajar yang variatif, serta memungkinkan pembelajaran yang lebih adaptif sesuai dengan kemampuan individu. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital dan akses teknologi, yang kemudian diatasi melalui pendampingan intensif dan penyediaan panduan penggunaan. Dengan demikian, optimalisasi pemanfaatan teknologi AI terbukti efektif dalam mendukung transformasi pembelajaran menuju sistem yang lebih fleksibel, personal, dan berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model implementasi pembelajaran berbasis AI yang dapat direplikasi di berbagai institusi pendidikan.
Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Mendukung Pembelajaran yang Kreatif dan Adaptif Jimmy Malintang; Ali Ramatni; Yenny Anggreini Sarumaha; Gusnidar Gusnidar; Loria Wahyuni; Al Ikhlas; Efriana Jon
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.114

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Pemanfaatan AI dalam pembelajaran memberikan peluang besar untuk menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan tools berbasis AI dalam mendukung pembelajaran yang inovatif di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan tools AI, implementasi dalam kegiatan pembelajaran, serta evaluasi efektivitasnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan tools AI mampu meningkatkan kreativitas peserta didik dalam menyelesaikan tugas, mempermudah pendidik dalam menyusun materi ajar yang variatif, serta memungkinkan pembelajaran yang lebih adaptif sesuai dengan kemampuan individu. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital dan akses teknologi, yang kemudian diatasi melalui pendampingan intensif dan penyediaan panduan penggunaan. Dengan demikian, optimalisasi pemanfaatan teknologi AI terbukti efektif dalam mendukung transformasi pembelajaran menuju sistem yang lebih fleksibel, personal, dan berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model implementasi pembelajaran berbasis AI yang dapat direplikasi di berbagai institusi pendidikan.
Multiple Intelligences-based Islamic Religious and Ethics at SMP Negeri 3 Batang Jimmy Malintang; Shodiq Abdullah; Nur Khoiri
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 Juni (2026): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v8i1.1260

Abstract

The need for Islamic Religious Education (IRE) and ethics that can accommodate the diversity of students' intelligence. This study aims to analyze the background of the implementation of Multiple Intelligences-based IRE and ethics, teachers' implementation strategies, and their impact on academic outcomes, which include three aspects, namely cognitive, affective, and psychomotor aspects. This study uses a qualitative approach with a case study method at SMP Negeri 3 Batang. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using reduction, presentation, and conclusion drawing techniques. The results showed that PAI and Budi Pekerti learning based on Multiple Intelligences created an interactive, contextual, and humanistic learning atmosphere. Students were more motivated, actively involved in classroom activities, and experienced integrated strengthening of cognitive, affective, and psychomotor aspects. This study confirms the contribution of Howard Gardner's theory in designing learning that values student intelligence. Thus, this learning approach is relevant as a transformative strategy to produce a generation that is not only academically superior but also has character, is adaptive, and is able to face the challenges of 21st-century education.