Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN RE-DESIGN USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE PADA WEBSITE TPA HIMAWARI KREO DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT Monita, Vivi; Rachmawati, Rizka; Melati, Seshariana Rahma; Rahmadi, Rahmadi; Firman, Reza Ramadani; Rahmawati, Putri
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.128

Abstract

Website yang user-friendly menjadi kebutuhan penting bagi organisasi layanan, termasuk TPA Himawari Kreo, yang memerlukan platform digital untuk menyampaikan informasi secara efektif dan mendukung interaksi dengan orang tua. Namun, desain antarmuka dan pengalaman pengguna User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada website TPA Himawari Kreo saat ini kurang optimal, yang menghambat akses informasi oleh pengguna. Untuk mengatasi hal ini, program pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode Human-Centered Design (HCD) guna merancang ulang UI/UX website TPA Himawari Kreo dengan fokus pada kebutuhan dan preferensi pengguna. Metode HCD melalui tahapan inspiration, ideation, dan implementation. Tahap inspiration dilakukan melalui survei dan wawancara untuk memahami kebutuhan pengguna dan mengetahui hambatan yang sering dihadapi. Ide-ide desain dikembangkan dalam tahap ideation, dan tahap implementation memastikan desain akhir memenuhi harapan pengguna yang dilakukan dengan memperoleh validasi dari target pengguna. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan dalam kemudahan akses informasi, keterlibatan dan kenyamanan pengguna, serta meningkatkan citra profesional TPA Himawari Kreo di mata calon pengguna.
Perencanaan Jaringan LTE dan Analisis Investasi pada Kecamatan Sebatik Tengah, Kalimantan Utara Seshariana Rahma Melati; Lia Hafiza; Marcia Rizky Hamdala; Aisyah Novfitri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2202

Abstract

Pemerataan akses jaringan seluler masih menjadi tantangan di wilayah rural Indonesia, khususnya di daerah perbatasan seperti Kecamatan Sebatik Tengah, Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan pembangunan jaringan Long Term Evolution (LTE) serta mengevaluasi kelayakan investasinya berdasarkan analisis cakupan dan finansial. Perencanaan jaringan dilakukan menggunakan model cakupan sel hexagonal dengan asumsi jaringan 4G LTE pada frekuensi 1800 MHz. Berdasarkan luas wilayah 47,71 km² dan data demografi, dibutuhkan lima site untuk mencapai target cakupan 95%. Estimasi biaya investasi terdiri dari Capital Expenditure (CAPEX) dan Operational Expenditure (OPEX). Total CAPEX diperkirakan sebesar Rp 3.594.000.000, sedangkan OPEX tahunan mencapai Rp 1.017.000.000. Proyeksi pendapatan dihitung berdasarkan ARPU sebesar Rp 43.400 dan 2.663 pelanggan aktif, sehingga menghasilkan pendapatan tahunan sebesar Rp 1.386.994.560. Hasil evaluasi kelayakan finansial selama lima tahun menunjukkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp −2.191.429.535 dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar −18,71%. Payback Period diperkirakan mencapai 9,71 tahun, sedangkan Return on Investment (ROI) selama lima tahun sebesar 10,29%. Hasil ini menunjukkan bahwa proyek belum layak secara komersial akibat rendahnya ARPU dan tingginya biaya operasional. Namun demikian, hasil penelitian ini tetap relevan sebagai dasar perencanaan jaringan di wilayah 3T dan sebagai pertimbangan kebijakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Pelatihan Social Commerce dan Digital Marketing untuk Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Desa Galuga Dea Wemona Rahma; Putri Rahmawati; Qilbaaini Effendi Muftikhali; Seshariana Rahma Melati; Lia Hafiza; Veronica Benita Sanjaya; Muhamad Affan Febryan Tanjung; Kayween Joneth; Pontianus Pianus Lombu
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/x0s3kt10

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce. Namun, masyarakat Desa Galuga yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, perkebunan, dan aktivitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) masih menghadapi keterbatasan literasi digital serta kurangnya akses strategi pemasaran modern. Kondisi ini membuat potensi ekonomi lokal belum optimal. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk memberikan pelatihan social commerce dan digital marketing yang dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan partisipatif dan praktik langsung mengenai pemanfaatan media sosial serta social commerce untuk promosi dan penjualan produk. Kegiatan ini dihadiri oleh 34 orang dari warga Desa Galuga. Hasil umpan balik dari kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan ini sukses dilaksanakan. Keberhasilan ini didorong oleh kualitas materi yang mudah dipahami, kinerja pembicara yang suportif dan motivatif, serta pelayanan panitia yang baik. Hal ini membuktikan bahwa program ini mampu memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kapasitas warga Desa Galuga.
Analisis dan Perancangan Jaringan 5G NR pada Frekuensi 2300 MHz di Kota Banjarmasinn Putri Rahmawati; Lia Hafiza; Aisyah Nofitry; Seshariana Rahma Melati
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1145

Abstract

Perancangan Jaringan pada Teknologi 5G sangat perlu diperhatikan dari berbagai aspek agar jangkauan dan konektivitas menjadi efektif dan efisien. Penerapan 5G di Indonesia meliputi alokasi spektrum, pembangunan infrastruktur, dan dukungan regulasi bertujuan memitigasi masalah-masalah kebutuhan khusus daerah perkotaan dan pedesaan. Kota Banjarmasin yang memiliki istilah ‘ Kota Seribu Sungai’ berpotensi dalam mengadopsi teknologi 5G untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan berbasis digital. Menurut data resmi BPS Kota Banjarmasin, memiliki kepadatan penduduk yang tinggi dibandingkan kota-kota lain di Kalimantan, menjadikannya lokasi ideal untuk layanan digital berkecepatan tinggi. Adanya pertumbuhan permukiman dan kawasan bisnis menciptakan permintaan akan layanan internet cepat dan stabil.  Metode yang digunakan mencakup evaluasi kebutuhan jaringan, perencanaan kapasitas, dan simulasi teknis menggunakan perangkat lunak Atoll. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Banjarmasin memiliki demand traffic sebesar 2,13 Gbps/km² dengan maksimum data rate untuk uplink 1875,03 Gbps/km dan downlink 3505,50 Gbps/km. Analisis kapasitas menunjukkan kebutuhan 84 gNodeB dengan radius cakupan optimal 0,72 km per site. Evaluasi parameter SS-RSRP menunjukkan nilai rata-rata -75,41 dBm, sementara SS-SINR menunjukkan rata-rata 19,33 dB, keduanya menunjukkan kualitas sinyal yang baik. Simulasi RLC Throughput juga menunjukkan hasil optimal dengan rata-rata peak throughput sebesar 84.505,06 kbps. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk implementasi jaringan 5G di kota dengan karakteristik geografis yang kompleks.