Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PEMETAAN DAERAH RAWAN BANJIR DI KOTA MEDAN “KARTOGRAFI” Rachel Tobing; Valerina Sinaga; Sahala Fransiskus Marbun; Escha Purba; Ester Siagian
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di wilayah perkotaan, termasuk Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah-daerah yang rawan banjir serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya banjir di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari studi literatur dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh kecamatan yang tergolong rawan banjir, yaitu Kecamatan Medan Sunggal, Medan Johor, Medan Petisah, Medan Helvetia, Medan Maimun, Medan Polonia, Medan Selayang, Medan Baru, Medan Amplas, dan Medan Tuntungan. Penyebab utama banjir di wilayah tersebut antara lain adalah curah hujan yang tinggi, meluapnya sungai, sistem drainase yang buruk, serta pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan. Penelitian ini menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi seperti perencanaan tata ruang yang baik, pembangunan infrastruktur drainase yang memadai, penerapan pola hidup bersih, serta peningkatan koordinasi antar pihak terkait untuk mengurangi risiko dan dampak banjir di Kota Medan.
Analisis Kesantunan Tuturan Anggota UKMKP FIS Unimed Berdasarkan Prinsip Kesantunan Leech Grecia Margarethe; Escha Purba; Daniel Try; Stevanie Diva Marpaung; Rahel Namisa Ginting; David Ferdinan; M. Oky Fardian Gafari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kesantunan tuturan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen Protestan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan berdasarkan prinsip kesantunan Geoffrey Leech. Kajian ini penting karena komunikasi dalam organisasi mahasiswa tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga hubungan sosial antaranggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa tuturan anggota UKMKP FIS Unimed dalam kegiatan organisasi, seperti rapat, diskusi, koordinasi kegiatan, persiapan ibadah, dan komunikasi informal. Data dikumpulkan melalui observasi, teknik simak, teknik catat, rekaman, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan anggota UKMKP FIS Unimed telah mencerminkan prinsip kesantunan berbahasa. Keenam maksim Leech ditemukan dalam interaksi anggota, yaitu maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kerendahan hati, permufakatan, dan kesimpatian. Maksim kebijaksanaan menjadi maksim yang paling dominan karena anggota cenderung menggunakan tuturan yang tidak memaksa, mempertimbangkan perasaan lawan tutur, dan menjaga kenyamanan komunikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kesantunan berbahasa dalam organisasi mahasiswa berperan penting dalam menciptakan komunikasi yang harmonis, efektif, dan saling menghargai.
Analisis Kualitas Tanah Helvetia Berdasarkan pH Aktual, Potensial, Bahan Organik, dan Kapur Mhd. Zidan Aris Fatih; Anggun Citra Sari; Kalsa Sijabat; Balqis Aulia Mayvita; Juwita Maya Sari; Grecia Margarethe Zega; Gomoses Stevencus Simarmata; Valerina Leo Sinaga; Goklas Sihombing; Escha Purba
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tanah merupakan faktor penting dalam menentukan produktivitas dan keberlanjutan lahan, terutama melalui sifat kimianya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kimia tanah Helvetia berdasarkan pH aktual, pH potensial, kandungan bahan organik, dan keberadaan zat kapur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode eksperimen laboratorium sederhana terhadap sampel tanah dari wilayah Helvetia. Parameter dianalisis menggunakan metode indikator pH (H₂O dan KCl) serta uji reaksi kimia menggunakan larutan HCl dan H₂O₂ untuk mendeteksi kandungan kapur dan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH aktual dan pH potensial sebesar 5, yang mengindikasikan kondisi tanah masam dengan cadangan kemasaman yang cukup tinggi. Kandungan bahan organik tergolong rendah, sementara zat kapur ditemukan dalam jumlah terbatas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tanah memiliki tingkat kesuburan kimia yang rendah dan berpotensi membatasi ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan tanah secara terpadu melalui penambahan bahan organik dan pengapuran untuk meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas lahan. Penelitian ini memberikan informasi dasar yang penting dalam mendukung pengelolaan tanah berkelanjutan, khususnya pada tanah Ultisol di daerah tropis.
Analisis Kandungan Hara dan Efisiensi Biaya Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Bawang dan Air Cucian Beras sebagai Substitusi Pupuk Anorganik Mhd. Zidan Aris Fatih; Rachel Mia Novriyanti Tobing; Anggita Lydia Sirait; Cahyani Oktaviani Saragih; Escha Purba; Elfayetti Elfayetti; Elsa Kardiana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan ketergantungan sektor pertanian terhadap pupuk anorganik telah memunculkan berbagai permasalahan ekologis dan ekonomis, seperti degradasi kualitas tanah, penurunan aktivitas mikroorganisme tanah, pencemaran lingkungan, serta meningkatnya biaya produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), serta pH pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit bawang dan air cucian beras, sekaligus mengkaji efisiensi biaya penggunaannya sebagai substitusi pupuk anorganik. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif melalui proses fermentasi selama 8–14 hari dengan penambahan EM4, gula merah, MSG, dan asam jawa sebagai bioaktivator fermentasi. Data diperoleh melalui observasi proses fermentasi, pengamatan organoleptik, serta pengujian laboratorium di PT. SOCFINDO Indonesia menggunakan metode Kjeldahl-Spektrofotometri, Spektrofotometri, dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang dihasilkan mengandung Kalium (K) sebesar 0,0820%, Nitrogen (N) sebesar 0,0752%, dan Fosfor (P) sebesar 0,0274% dengan karakteristik pH asam yang stabil pada kisaran ideal fermentasi organik. Kandungan Kalium menjadi unsur dominan yang berkontribusi terhadap ketahanan tanaman dan efisiensi metabolisme fisiologis. Selain itu, pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pupuk organik cair terbukti mampu menekan biaya produksi pertanian hingga lebih dari 50% dibandingkan penggunaan pupuk anorganik komersial karena bahan baku mudah diperoleh dan berbiaya rendah. Penelitian ini menegaskan bahwa pupuk organik cair berbahan limbah kulit bawang dan air cucian beras memiliki potensi tinggi sebagai alternatif pupuk ramah lingkungan yang mendukung konsep pertanian berkelanjutan, ekonomi sirkular, dan pengurangan limbah domestik.