Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH SELF COMPASSION TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING REMAJA YANG TINGGALDI PONDOK PESANTREN Ziyadi Ali Ikromi; Novi Hidayat
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 01 (2024): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self compassion dapat membantu individu menghadapi tekanan dengan lebih baik melalui  penerimaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara self compassion terhadap subjective well being. Hipotesis yang  diajukan  adalah  terdapat  pengaruh  self compassion terhadap subjective well being. Subjek  dalam  penelitian  ini  adalah  remaja yang tinggal di pondok pesantren di Jawa Tengah, Indonesia dengan jumlah subjek 96 remaja yang berusia 13-18 tahun. Data penelitian diambil menggunakan 2 skala yaitu skala subjective well-being (Cronbach’s alpha = 0,861), dan self compassion (Cronbach’s alpha = 0,823), dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara self compassion terhadap subjective well being. 
HAMBATAN KOMUNIKASI KARYAWAN TUNARUNGU DALAM  HUBUNGAN KERJA DI PT GLOS STAR SUKABUMI Firman Sadikin; Hilda Sri Rahayu; Ziyadi Ali Ikromi; Novi Hidayat
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 01 (2024): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era industri 5.0, pemberdayaan inklusif menjadi faktor krusial untuk mencapai keberhasilan suatu perusahaan. Dalam konteks keragaman sumber daya manusia, terutama bagi perusahaan yang mempekerjakan karyawan disabilitas tunarungu, sangat penting untuk memahami carakaryawan tersebut berkomunikasi dan berinteraksi dalam lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh pekerja disabilitas tunarungu dalam konteks hubungan kerja di PT Glos Star Sukabumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkanadanya hambatan komunikasi yang dialami oleh karyawan disabilitas tunarungu. Hambatan komunikasi tersebut meliputi hambatan mekanik, hambatan semantik, dan hambatan motivasi atau psikologis.
HAMBATAN POLA KOMUNIKASI ORGANISASI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @MYPLABUHARATU DALAM PENYEBARLUASAN INFORMASI DI MASYARAKAT Nurlela; Hilda Sri Rahayu; Novi Hidayat; Ziyadi Ali Ikromi
Eudaimonia Journal Psychology Vol. 1 No. 01 (2024): Eudaimonia Journal Psychology Universitas Sains Indonesia
Publisher : Universitas Sains Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan hambatan  komunikasi organisasi komunitas Instagram @mypalabuhanratu  dalam memberikan informasi yang efektif terhadap stakeholder  Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi dan khalayak umum. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasihambatan yang dihadapi oleh Organisasi Masyarakat di media sosial Instagram @mypalabuhanratu dalam  mengomunikasikan dan menyebarluaskan informasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika,dan Persandian di Kabupaten Sukabumi terhadap masyarakat.Metode yang diguanakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, mengapa peneliti menggunakan metode kualitatif karena ingin mengeksplorasi secara alamiah fenomena yang terjadi. Pengambilan data melalui observasi dan wawancara dengan beberapa narasumber yang terlibat melalui beberapa stakeholder di Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Masyarakat serta  pihak yang terlibat langsung sebagai informan pendukung dalam Kelompok Informasi Masyarakat Sukabumi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hambatan komunikasi yang diterapkan oleh Komunitas Organisasi @mypalabuhanratu tantangan yang sangat sulit dihadapi oleh Organisasi Komunitas media sosial Instagram  @mypalabuhanratu.
Optimism and Self Compassion as Predictors of Resilience in College Students Novi Hidayat; Ziyadi Ali Ikromi; Febrianur Ibnu Fitroh Sukono Putro; Sisca Dian Rahmawati; Hilda Sri Rahayu
Psychocentrum Review Vol 7, No 2 (2025): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.733832

Abstract

Resilience is a dynamic and diverse process where individuals show psychological functioning despite unpleasant events (trauma). Resilient individuals can use personal abilities to deal with difficult situations and are influenced by the belief held by individuals that every problem can be solved with good results. This is inseparable from understanding within the individual not to judge anyone when dealing with issues. This study aims to show optimism and self-compassion as predictors of resilience in students. The research sample comprised 97 students from a private university in Palembang, Indonesia, who were 18-21 years old and was obtained by a multistage random sampling technique. Research data were obtained by filling out three adaptation scales, namely the Connor-Davidson Resilience Scale, Self-Compassion Scale, and Optimism Scale. Data analysis used multiple regression analysis techniques. Cronbach's Alpha coefficient reliability for Connor-Davidson Resilience Scale (0.824), Self-Compassion Scale (0.927), and Optimism Scale (0.775). The research results show optimism and self-compassion as predictors of resilience in students
Technostress pada Guru Sekolah Luar Biasa: Peran Efikasi Diri, Dukungan Sosial, dan Kecerdasan Emosi Ziyadi Ali Ikromi; Rismawati Rismawati; Samuel Givency
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Islamic Educational Review
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/5d52a238

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan mendorong guru mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran. Bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB), tuntutan ini lebih kompleks karena penggunaan teknologi harus disesuaikan dengan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan technostress. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efikasi diri, dukungan sosial, dan kecerdasan emosi terhadap technostress pada guru SLB. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional terhadap 148 guru SLB yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi skala Technostress (α = 0,871), Efikasi Diri (α = 0,889), Dukungan Sosial (α = 0,889), dan Kecerdasan Emosi (α = 0,901). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan model regresi signifikan (F = 20,982; p < 0,001) dengan R² = 0,304, sehingga ketiga variabel secara bersama-sama menjelaskan 30,4% variasi technostress. Secara parsial, efikasi diri berpengaruh negatif signifikan terhadap technostress (β = -0,212; p = 0,027), demikian pula kecerdasan emosi (β = -0,287; p = 0,011). Dukungan sosial tidak berpengaruh signifikan (β = -0,125; p = 0,207). Temuan menunjukkan faktor psikologis internal lebih berperan dalam menurunkan technostress. Sekolah disarankan mengembangkan program penguatan efikasi diri dan kecerdasan emosi serta pelatihan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan guru SLB.