Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digital Taaruf and the Mediation of Islamic Marriage Law: Maqasid al-Syarī'ah, Sadd al-Dhari'a, and Networked Religious Authority on Instagram Khairul Fadli Rambe; Yusnita Eva; Mayang Belia Sameto; Nofan Alfandi
Penamas Vol 39 No 1 (2026): Volume 39, Issue 1, January-June 2026
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v39i1.1036

Abstract

The shift of Islamic marriage practices to social media has given rise to a form of religiously mediated matchmaking whose legal status has yet to be adequately examined. This study analyses digital taaruf on the Instagram account (@taarufpadang) as a contemporary expression of Islamic family law: how do online intermediaries (wasith) facilitate sharia-compliant matchmaking whilst upholding its fiqh requirements? In response to public concerns that uncontrolled premarital interactions erode the moral boundaries of young Muslims in Padang, this platform positions itself as a trustworthy alternative. The research employs a juridical-empirical method with a qualitative case study—comprising interviews, observations and document analysis—interpreted through the framework of Indonesian Islamic family law, as well as the principles of maqāṣid al-syarī’ah, sadd al-dharī’ah and networked religious authorities. The findings suggest that these accounts’ structure interactions to prevent khalwat, whilst simultaneously shifting the authority to mediate from guardians and traditional kinship networks to digital administrators. Digital taaruf represents a tangible yet ambivalent reconfiguration of fiqh—extending the maqāṣid to the online sphere, yet raising new questions about authority, accountability and the limits of permissible digital interaction.
Penguatan Ketahanan Keluarga Melalui UMKM Kerajinan Rajutan Berbasis ABCD di Nagari Campago Yusnita Eva; Nurul Izzati; Eli Suryani; Asy Shifa’ Safira Al Kanz; Jamiatul Naimah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1844

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga melalui pengembangan UMKM kerajinan rajutan tangan sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Nagari Campago, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Program melibatkan lima ibu rumah tangga yang telah memiliki keterampilan dasar kerajinan rajut dan bunga plastik, serta anggota PKK yang belum memiliki usaha produktif tetap. Kegiatan meliputi pelatihan teknik rajut, inovasi produk, pendampingan manajemen usaha sederhana, literasi digital, dan strategi pemasaran daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dan partisipasi ekonomi peserta, termasuk kemampuan menghasilkan produk secara mandiri bagi peserta yang sebelumnya belum memiliki keterampilan menjahit dan merajut. Produk yang berhasil dikembangkan meliputi tas rajut, jilbab rajut, selendang Koto Gadang, dan bunga plastik daur ulang yang mulai dipasarkan melalui penjualan langsung, Facebook, dan Shopee. Program juga mendorong bertambahnya anggota kelompok usaha, meningkatnya kepercayaan diri peserta, serta tumbuhnya pemahaman mengenai pemasaran dan pengembangan produk sesuai tren pasar. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM berbasis aset lokal dapat mendukung penguatan ketahanan keluarga, khususnya pada aspek ekonomi rumah tangga melalui peningkatan kapasitas perempuan dalam pengembangan usaha produktif yang berkelanjutan.