Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN AWARENESS WISATA BUDAYA SUNDA "NYAWANG BULAN" DI DESA GIRIMEKAR KABUPATEN BANDUNG Wardiani, Winne; Anisyahrini, Rini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.48070

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Girimekar dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi wisata budaya lokal, khususnya tradisi "Nyawang Bulan." Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup pelatihan digital storytelling, bimbingan teknis pembuatan konten, hingga fasilitasi publikasi di platform seperti YouTube dan Instagram. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam eksposur digital: tayangan video meningkat 17 kali lipat dan jangkauan audiens meluas hingga ke luar Provinsi Jawa Barat. Dari aspek sosial, 100% peserta menyatakan peningkatan kepercayaan diri dalam membuat konten budaya, sementara tokoh masyarakat menilai program ini sebagai langkah konkret dalam merevitalisasi warisan budaya lokal. Program ini juga memunculkan inisiatif pembentukan komunitas digital kreatif sebagai bentuk keberlanjutan. Dengan demikian, PKM ini tidak hanya berhasil dalam aspek edukatif dan teknis, tetapi juga membangun ekosistem promosi budaya digital yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Hasil ini memberikan rekomendasi penting bagi replikasi program di desa wisata lainnya sebagai strategi pemberdayaan digital masyarakat berbasis kearifan lokal
Recovery Industri Perhotelan Melalui Program CHSE (Studi Kasus: Tanggapan Masyarakat di Kota Bandung) Anisyahrini, Rini; Wardiani, Winne
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i2.4131

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan permasalahan global yang dampaknya sangat berpengaruh terhadap berbagai sendi kehidupan masyarakat. Bencana kesehatan pandemi Covid-19 dampaknya sangat terasa di berbagai sektor ekonomi. Salah satu sektor yang terdampak yaitu di bidang perhotelan atau hospitality karena masyarakat atau wisatawan pun enggan melakuan perjalanan wisata atau kegiatan di hotel pada masa pandemi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk sektor pariwisata yaitu melalui sertifikasi CHSE pada sektor pariwisata.  Riset yang berjudul Recovery Industri Perhotelan Pasca Pandemi Covid 19 melalui Program CHSE: Studi Kasus Tanggapan Masyarakat pada Program CHSE di sektor perhotelan di Kota Bandung menggunakan metode riset   kualitatif dengan tradisi riset studi kasus. Hasil penelitian ini pun menemukan bahwa hotel yang bersertifikat CHSE umumnya telah memasang atau memberikan label sertifikat CHSE di hotel-hotelnya. Selain itu, tanggapan publik atau masyarakat pada penerapan program CHSE di sector perhotelan di Kota Bandung sudah dilakukan oleh sebagian hotel terutama hotel berbintang sudah menerapkan. Perlu adanya sosialisasi program CHSE tak hanya kepada pengelola tempat atau sarana dan prasarana wisata, tapi juga kepada pengguna jasa wisata dan masyarakata umum.
Implementasi Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Marketing Di Neostation Creative Center, Live Cooking And Coffee Bar Wulandari, Tresia; Anisyahrini, Rini
International Journal of Demos (IJD) Volume 5 Issue 3 (2023)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v5i3.449

Abstract

AbstractWe are currently entering the era of digitalization which has become the new prima donna in the world of business and marketing. As if entering a new era, business actors must be able to adapt to developments in information and technology. Many of us encounter business actors who cannot adapt, so they will sink by themselves. In fact, we are often surprised by extraordinary business changes. Anti-mainstream marketing strategies to digital transactions through applications that replace cash transactions. This requires all companies, from small scale to multinational, to compete more tightly to reach the market.Along with the times, the lifestyle of people, especially in the city of Bandung, seems to have evolved. Starting from unlimited creativity with the emergence of many content creators, fulfilling a lifestyle that is not just socialization with the proliferation of coffee shops in the city of Bandung. This opportunity was utilized by PT. Sarana Investindo by opening a business in that field. By carrying out the minimalist concept of creative space, NeoStation presents coffee shops, clothing districts, content creators, automotive enthusiasts, and fashion.Seeing that most of the target market from NeoStation is generation Z, namely students and business students must apply the Digital Marketing Concept to achieve targets. In this research, we will understand how traffic, conversion, and engagement are. The Internet has changed the way we do business and do marketing.The data collection technique is through in-depth interviews with figures from NeoStation, making observations at a location located at Jalan Mutumanikam No.69 Cijagra, Lengkong District, Bandung City, West Java, and reviewing the literature. The targeted output of this research is a national journal accredited Sinta 1-6. The proposed Level of Technology Readiness is 3. Objectives of The Technology Readiness Stage that will be produced by this research is at three levels namely, TKT 1, TKT 2 and TKT 3 with the first process knowing the basic principles of the technology that has been researched; the second is the formulation of the concept of technology and its application; the third is proof of concept in the relevant environment.Keywords: Digital Marketing, Coffee Shop, Creative Center, Creative Economy. AbstrakSaat ini kita memasuki era digitalisasi yang menjadi primadona baru dalam dunia bisnis dan pemasaran. Seolah memasuki era baru para pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan perkembangan informasi dan teknologi. Banyak kita temui pelaku usaha yang tidak bisa beradaptasi maka akan tenggelam dengan sendirinya. Bahkan kita sering dikejutkan dengan perubahan bisnis yang luar biasa. Strategi pemasaran yang anti mainstream hingga transaksi digital melalui aplikasi yang menggantikan transaksi tunai. Hal ini menuntut  semua perusahaan, dari yang berskala kecil hingga multinasional, untuk bersaing lebih ketat meraih pasar.Seiring perkembangan zaman gaya hidup masyarakat khususnya di kota Bandung seolah ikut berevolusi. Mulai dari kreativitas yang tidak terbatas dengan munculnya banyak content creator, pemenuhan gaya hidup yang tidak hanya sekedar sosialisasi semata dengan menjamurnya coffee shop di kota Bandung. Peluang tersebut dimanfaatkan oleh PT. Sarana Investindo dengan membuka bisnis dibidang tersebut. Dengan mengusung konsep minimalis creative space NeoStation menghadirkan diantaranya coffee shop, clothing distric, content creator, automotive enthusiast, dan fashion.Melihat sebagian besar target pasar dari NeoStation adalah generasi Z yaitu pelajar dan mahasiswa pelaku usaha harus menerapkan Digital Marketing Concept untuk mencapai target. Dalam penelitian ini akan dipahami bagaimana traffic, conversion, dan engagement. Internet mengubah cara berbisnis dan melakukan marketing.Teknik pengambilan data yaitu melalui wawancara mendalam dengan figures dari NeoStation, melakukan observasi di lokasi yang terletak di Jalan Mutumanikam No.69 Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, dan kajian pustaka. Luaran yang ditargetkan dari riset ini yaitu jurnal nasional terakreditasi Sinta 1-6. Tingkat Ketersiapan Teknologi yang diusulkan yaitu 3. Tujuan Tahap Kesiapan Teknologi yang akan dihasilkan oleh penelitian ini berada pada tiga tingkatan yaitu, TKT 1, TKT 2 dan TKT 3 dengan proses pertama mengetahui prinsip dasar dari teknologi yang telah diteliti; yang kedua formulasi konsep teknologi dan aplikasinya; yang ketiga adanya pembuktian konsep dalam lingkungan yang relevan.Kata kunci: Marketing Digital, Kedai Kopi, Pusat Kreatif, Ekonomi Kreatif.
PENINGKATAN KAPASITAS DIGITAL STORY TELLING WISATA HERITAGE PADA GEN Z DI SMA NEGERI 1 SUMEDANG Wardiani, Winne; Anisyahrini, Rini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29947

Abstract

Kota Sumedang memiliki potensi wisata heritage yang menarik dengan situs-situs sejarah dan warisan fisik yang dapat memberikan wawasan mendalam tentang sejarah dan budaya Sumedang. Seiring dengan kemajuan teknologi, partisipasi generasi Z di SMA Negeri 1 Sumedang terhadap potensi wisata heritage Kota Sumedang dalam peningkatan kapasitas digital storytelling dapat memberikan dampak positif dan dapat menginspirasi generasi Z untuk lebih aktif menjelajahi dan menghargai warisan budaya mereka dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya di Kota Sumedang. Meningkatkan kapasitas digital storytelling juga dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk memperkaya pengalaman dan minat generasi Z terhadap warisan budaya lokal terhadap siswa khususnya di SMA Negeri 1 Sumedang. Solusi peningkatan kapasitas dan kemampuan digital communication skills akan dilaksanakan dengan beberapa materi yang relevan serta merupakan hal dasar yang dibutuhkan anak muda dalam kehidupan saat ini. Melalui penerapan teknologi digital, dapat menciptakan konten yang menarik dan relevan, memanfaatkan elemen visual seperti gambar dan video, serta memanfaatkan platform media sosial untuk menyebarkan cerita kekayaan budaya lokal yang dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kesadaran, keterlibatan, serta apresiasi generasi Z terhadap kekayaan budaya dan sejarah setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan manfaat pelatihan dan juga menambah pengetahuan para siswa dan siswi di SMAN 1 Sumedang guna meningkatkan kemampuan untuk lebih aware terhadap pentingnya pengolahan konten promosi di media sosial dari mulai membangun personal branding, digital storytelling, dan juga pembuatan konten.