Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KORELASI ANTARA KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS DENGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN DASAR DESAIN GRAFIS DI SMKN 1 KEMLAGI, MOJOKERTO YANG MENGGUNAKAN BLENDED LEARNING MAHFUD, AMIRUL; SONDANG SUMBAWATI, MEINI
IT-Edu : Jurnal Information Technology and Education Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 05 No 1 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/it-edu.v5i1.35402

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi dalam aspek pendidikan sangat cepat terlebih dalam penggunaan media dalam teknik pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk 1. mengetahui apakah ada korelasi antara kemandirian dengan hasil belajar. 2. Mengetahui apakah ada korelasi antara kreativitas dengan hasil belajar. Dalam bidang pendidikan era sekarang blended learning amatlah penting untuk meningkatkan karakter dunia pendidikan. Media pembelajaran Schoology merupakan aplikasi platform pembaruan yang dibangun atas dasar inspirasi dari facebook yang bertujuan untuk kepentingan pendidikan (Besana S.: 2012). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre-Eksperimental Design. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan protest, serta analisis data yang digunakan adalah Uji Korelasi Product Moment. Hasil belajar siswa menunjukan bahwa Blended Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata posttest 83,4 lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata pretest yaitu 39,3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji korelasi antara kemandirian dengan hasil belajar sebelum pembelajaran diperoleh r hitung 0,660 > r tabel 0,355 dan sesudah pembelajaran diperoleh r hitung 0,727 > r tabel 0,355. Hasil uji korelasi antara kreativitas dengan hasil belajar sebelum pembelajaran diperoleh r hitung 0,609 > r tabel 0,355 dan sesudah pembelajaran diperoleh r hitung 0,788 > r tabel 0,355. Dengan hasil uji korelasi antara kemandirian dan kreativitas dengan hasil belajar, disimpulkan terdapat korelasi antara kemandirian dan kreativitas dengan hasil belajar mata pelajaran dasar desain grafis menggunakan blended learning.
Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Budaya Sekolah di SMAN 1 Gedangan Vaxia Viningsih, Tamara; Khamidi, Amrozi; Sondang Sumbawati, Meini
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i2.2908

Abstract

This study aims to analyze the management of character education strengthening (PPK) in realizing school culture at SMAN 1 Gedangan. The method used is a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. The results of the study indicate that PPK planning is designed systematically based on the school's vision and mission by involving all stakeholders. Implementation is carried out through the integration of character values ??in learning, extracurricular activities, daily habits, and teacher role models. Program evaluation is carried out continuously and participatively by involving internal and external elements of the school. This study concludes that PPK management at SMAN 1 Gedangan is able to create a positive and character-based school culture through a holistic and collaborative approach. The implications of these findings emphasize the importance of strategic planning and multi-party synergy in building an effective and sustainable character education ecosystem. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penguatan pendidikan karakter (PPK) dalam mewujudkan budaya sekolah di SMAN 1 Gedangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PPK dirancang secara sistematis berdasarkan visi dan misi sekolah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Implementasi dilakukan melalui integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan harian, serta keteladanan guru. Evaluasi program dilakukan secara berkelanjutan dan partisipatif dengan melibatkan unsur internal dan eksternal sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen PPK di SMAN 1 Gedangan mampu menciptakan budaya sekolah yang positif dan berkarakter melalui pendekatan holistik dan kolaboratif. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan strategis dan sinergi multipihak dalam membangun ekosistem pendidikan karakter yang efektif dan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PELINFO BERBASIS ANDROID PADA MATERI INFORMATIKA UNTUK SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 2 BUDURAN Nizhomy, Adeb; Dharu Wahyu Pambudi, Achmad Tirta; Ubaidillah, Achmad; Yulianto, Achmad; Dinar Lestari, Adhinda; Karna Wicitra, Adi; Sondang Sumbawati, Meini; Setya Budi, Tri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.23952

Abstract

The advancement of technology has driven transformation in education, including the need for interactive learning media that aligns with industry demands. At SMK Negeri 2 Buduran, Informatics learning for 10th-grade Accounting students remains conventional, with limited digital teaching materials supporting Project-Based Learning (PJBL). This results in low student engagement and difficulties in developing practical skills. This study aims to develop an Android-based learning media called PELINFO using Unity to facilitate interactive, project-based learning. The research method employs Research and Development (R&D) with the Waterfall model, covering stages of needs analysis, design, development, testing, and implementation. The app's feasibility was tested through a Likert-scale questionnaire administered to 38 students. The results showed a 99.26% feasibility rate (categorized as Highly Feasible), with the majority of respondents providing positive feedback on interface design, ease of use, and learning benefits. PELINFO successfully integrates theoretical material with PJBL project guidance, featuring multimedia elements and self-assessment tools. Its implementation enhances active student participation and contextual understanding of Informatics concepts. This study proves that technology-based media development can be an effective solution for adaptive, practice-oriented vocational learning. Future recommendations include adding online collaboration features and refining content based on the latest curriculum.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMK NEGERI 1 DRIYOREJO Romadhon, Novan Tri; Harimurti, Rina; Sondang Sumbawati, Meini; Cahya Ningrum, L. Endah
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 16 No. 01 (2027): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2027)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, minat, dan kesiapan belajar peserta didik. Namun, pada tingkat SMK pembelajaran masih dominan satu arah sehingga motivasi dan hasil belajar belum optimal. Kondisi ini terlihat pada peserta didik kelas X TEI SMKN 1 Driyorejo yang menunjukkan kesiapan belajar rendah dan tantangan transisi siswa dari tingkat SMP ke SMK, di mana pemahaman materi Dasar Kelistrikan Elektronika sebagai dasar pengetahuan awal masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Dasar Kelistrikan Elektronika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Data diperoleh melalui angket model pembelajaran, angket motivasi belajar dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan pada motivasi belajar nilai signifikansi 0,297>0,05 dengan persamaan regresi Y1 = 124,315+(-0,235X). Pada uji t menunjukkan thitung = 1,050 < ttabel = 1,665. Lalu pada hasil belajar diperoleh nilai signifikansi 0,561>0,05 dengan persamaan regresi Y2 = 78,186+0,106X. Uji t menunjukkan thitung = 0,584 < ttabel = 1,665. Hasil hipotesis menunjukkan tidak ada pengaruh model pembelajaran PBL terhadap motivasi dan hasil belajar maka H0 diterima dan H1 ditolak. Faktor penyebab lain meliputi motivasi belajar peserta didik yang tinggi, ketidakjujuran pengisian angket, karakter peserta didik yang bervariasi dan keterbatasan pelaksanaan pembelajaran PBL. Penelitian ini selaras dengan penelitian yang dilakukan (Abrori, dkk., 2024), penelitian ini menyarankan untuk melakukan pendekatan yang lebih variatif terutama pada peserta didik yang dalam masa transisi.