Tomi Putra
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Tomi Putra; Zadrian Ardi; Netrawati
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.189

Abstract

Kepercayaan diri adalah salah satu aspek kepribadian yang penting pada seseorang. Kepercayaan diri merupakan atribut yang sangat berharga pada diri seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, tanpa adanya kepercayaan diri akan menimbulkan banyak masalah pada diri seseorang. Hal tersebut dikarenakan dengan kepercayaan diri, seseorang mampu untuk mengaktualisasikan segala potensinya. Perasaan tidak percaya diri yang dirasakan oleh seseorang dapat ditingkatkan melalui bantuan yang diberikan kepada mereka. Salah satu alternatif solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan pendekatan yang Cognitive Behavior Therapy (CBT). Tulisan literature review ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Adapun sumber referensi berupa artikel, buku, dan informasi dari media teknologi dan komunikasi yang sesuai dengan topik yang dibahas. Melalui literature review ini dapat dilakukan proses analisis, sintesis, meringkas dan membandingkan literature yang satu dengan yang lainnya. Hasil dari Pendekatan ini adalah bahwa semua literatur mengungkapkan hasil yang konsisten, yaitu Pendekatan Cognitive Behavioral Therapi (CBT) efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri. Ada banyak penelitian menunjukkan bahwa Cognitive Behavioral Therapi (CBT) adalah terapi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri. Beberapa literatur juga menyarankan bahwa untuk meningkatkan kepercayaan diri, Cognitive Behavioral Therapi (CBT).
Analysis of Simple Society Education and Modern Society Education Tomi Putra; Firman; Dina Sukma
Aslim: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/aslim.v2i1.27

Abstract

This study aims to analyze the differences and similarities between education in simple societies and modern societies, as well as their implications for developing an inclusive education system. Education in simple societies tends to be tradition-based, informal, and oriented toward the practical needs of the community. Meanwhile, education in modern societies is more formal, structured, and technology-based, aiming to create globally competitive human resources. A qualitative approach with a case study method was employed to examine two communities as representatives of each category. Data were collected through interviews, participatory observations, and document analysis. The results of the study show that simple societies emphasize the transmission of cultural values and life skills, while modern societies focus on academic achievement and technological innovation. However, both share the common goal of recognizing the importance of education in building social identity and community sustainability. The study recommends integrating local values from simple societies into modern curricula to create education that is both relevant and contextual.
Nilai-Nilai Pendidikan pada Pemikiran Ki Hajar Dewantara Tomi Putra; Herman Nirwana; Dina Sukma
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.1516

Abstract

Karya Ki Hajar Dewantara dalam bidang pendidikan telah mengilhami dan membentuk landasan penting bagi pengembangan sistem pendidikan di Indonesia. Makalah ini membahas nilai-nilai sentral dalam pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara, termasuk kebebasan, keseimbangan, kemandirian, kepribadian, dan pendidikan bagi semua. Konsep kebebasan dalam pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya memberikan ruang bagi individu untuk mengembangkan potensi mereka sesuai dengan bakat dan minatnya sendiri. Selanjutnya, pendekatan holistik dalam pendidikan yang ditekankan oleh Ki Hajar Dewantara mencakup pengembangan fisik, intelektual, emosional, dan spiritual secara seimbang, dengan tujuan membentuk individu yang harmonis. Pendidikan yang diusungnya juga menekankan pentingnya kemandirian, yaitu kemampuan individu untuk mengambil keputusan dan bertanggung jawab atas tindakan mereka. Selain itu, Ki Hajar Dewantara mengadvokasi penguatan kepribadian dan identitas budaya dalam pendidikan, serta mempromosikan akses pendidikan yang merata dan inklusif bagi semua lapisan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis untuk menjelaskan dan menganalisis nilai-nilai pendidikan Ki Hajar Dewantara, dengan mengacu pada literatur dan dokumen historis yang relevan. Implikasi dari nilai-nilai ini terhadap perkembangan pendidikan kontemporer juga dibahas untuk memberikan perspektif yang lebih luas tentang relevansi pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam konteks pendidikan global saat ini.
Program Pelayanan Bimbingan Konseling Di Sekolah Dasar (SD) Serta Implikasi Pengembangannya Tomi Putra; Neviyarni S; Yarmis Sukur
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v7i1.192

Abstract

Untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, penting bagi sebuah lembaga pendidikan untuk memiliki program-program yang terencana. Salah satu program yang sangat penting dalam kemajuan sekolah adalah Bimbingan dan Konseling. Program pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar (SD) merupakan bagian penting dari pendidikan untuk membantu perkembangan siswa secara holistik, baik secara akademik, emosional, maupun sosial. Di tingkat Sekolah Dasar (SD), program ini merujuk pada serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling, yang disusun berdasarkan evaluasi kebutuhan siswa dan dijalankan dalam jangka waktu tertentu. Tulisan literature review ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Adapun sumber referensi berupa artikel, buku, dan informasi dari media teknologi dan komunikasi yang sesuai dengan topik yang dibahas. Melalui literature review ini dapat dilakukan proses analisis, sintesis, meringkas dan membandingkan literature yang satu dengan yang lainnya. Hasil dari artikel ini adalah bahwa Penyusunan program harus memperhatikan kebutuhan siswa secara cermat, karena kesalahan dalam menilai kebutuhan siswa dapat mengakibatkan kesalahan dalam perencanaan dan pelaksanaan program. Oleh karena itu, penyusunan program yang matang sangatlah penting untuk mencapai kesuksesan program tersebut
Pendekatan Teori Trait and Factor Dalam Pengambilan Keputusan Karir Siswa SMA Tomi Putra; Daharnis; ifdil
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1578

Abstract

Pengambilan keputusan karir merupakan proses penting dalam perkembangan pribadi setiap individu, terutama siswa SMA yang sedang menghadapi tantangan untuk memilih jalur pendidikan dan karir yang sesuai. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk membantu siswa dalam pengambilan keputusan karir adalah teori Trait and Factor. Teori ini menekankan pada identifikasi karakteristik pribadi (trait) individu dan faktor-faktor yang relevan dalam proses pengambilan keputusan karir. Artikel ini bertujuan untuk mengulas aplikasi teori Trait and Factor dalam konteks siswa SMA, dengan fokus pada proses identifikasi trait individu melalui tes minat dan kemampuan, serta penerapan faktor-faktor seperti informasi karir, kebutuhan pekerjaan, dan nilai-nilai pribadi. Diskusi juga melibatkan strategi pendekatan yang dapat membantu siswa mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari teori ini dalam pengambilan keputusan karir mereka. Penekanan pada pentingnya dukungan dan bimbingan dari guru bimbingan dan konselor sekolah juga disorot sebagai faktor penentu dalam keberhasilan implementasi teori ini. Artikel ini menyimpulkan dengan menggarisbawahi relevansi teori Trait and Factor dalam mendukung siswa SMA dalam mengeksplorasi dan memilih jalur karir yang sesuai dengan potensi dan minat mereka.