Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effectiveness of Telenursing in the Management of Type 2 Diabetes Mellitus in the Elderly: A Scoping Review Dua, Agnes Epiphania; Novitasari, Desi; Lam, Fadila; irawan, Faisal Adi; Nasifah, Ike Ayunda; Maulana, Jimni; Milaningrum, ⁠Kartika; Badriah, Lailatul; Fernandez, Maria Jia; Rahayu, Ninik Dwi; Indarwati, Retno
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.5911

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) results from insulin resistance and is linked to obesity, which accounts for 80% of diabetes cases. The elderly are particularly vulnerable, facing high treatment costs and self-care challenges, including blood sugar monitoring and diet adherence. Complications include hypoglycemia, neuropathy, and cardiovascular diseases. Telenursing is a promising intervention that enhances adherence and provides remote education. However, further research is needed to assess its long-term effectiveness. Objective: this study aims to assess the effectiveness of telenursing in managing type 2 diabetes mellitus in the elderly. Method: This scoping review follows the PRISMA-ScR guidelines, analyzing studies from ProQuest, PubMed, and Scopus. Inclusion criteria focused on studies evaluating the impact of telenursing on elderly patients with T2DM using quantitative or mixed-method approaches. Results: From 716 screened articles, seven met the inclusion criteria. Most studies were conducted in Iran, Saudi Arabia, and Slovenia, with one multinational study involving ten countries. Six studies employed quantitative methodologies, including randomized controlled trials and clinical studies. Findings indicate that telenursing significantly improves medication adherence, blood glucose control, and self-management. It reduces the need for in-person visits and enhances patient education, leading to better glycemic control and lower complication risks. Conclusions: Telenursing proves to be an effective approach for managing T2DM in the elderly, promoting adherence and self-care while reducing healthcare facility visits. Further research is required to evaluate its long-term sustainability and effectiveness.
Pemberdayaan Komunitas melalui Support Group untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia dengan Masalah Gangguan Kognitif Sudarsiwi, Neisya Pratiwindya; Sari, Dianis Wulan; Yusuf, Ah; Fitryasari, Rizki; Habibie, Aziz Nashiruddin; Aini, Nauvila Fitrotul; Astri, Nur Arifah; Nihayati, Hanik Endang; Irawan, Faisal Adi; Rahayu, Ninik Dwi; Nasifah, Ike Ayunda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7922

Abstract

Lansia dengan gangguan kognitif di menghadapi penurunan kualitas hidup akibat penurunan fungsi memori, perubahan perilaku, dan ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya beban fisik, emosional, dan sosial bagi keluarga sebagai caregiver. Kurangnya pengetahuan mengenai perawatan lansia, stigma sosial, serta minimnya dukungan emosional dan akses informasi kesehatan menyebabkan caregiver mengalami isolasi sosial dan stres. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan keluarga dan komunitas melalui pembentukan support group sebagai solusi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan merawat, dan dukungan psikososial bagi caregiver. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi gangguan kognitif, pelatihan perawatan lansia dan strategi koping, pembentukan support group, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan caregiver, keterampilan perawatan, dan penguatan jejaring sosial, ditunjukkan dengan peningkatan skor pengetahuan dan kepuasan peserta terhadap dukungan emosional. Program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup lansia dan caregiver serta memperkuat kapasitas kader posyandu dalam keberlanjutan program. Temuan pengabdian ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis komunitas sebagai strategi efektif mengatasi tantangan perawatan lansia dengan gangguan kognitif.