Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Habitat

Pengaruh Bauran Pemasaran (Produk, Harga, Tempat dan Promosi) Terhadap Kepuasan Pelanggan Berubah Menjadi Loyalitas Pelanggan Pada Coldplay Juice Soji Sari, Ita Purnama; Anindita, Ratya; Setyowati, Putri Budi
HABITAT Vol 29, No 2 (2018)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.647 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2018.029.2.7

Abstract

Produk minuman Coldplay Juice SOJI merupakan produk minuman yang baru dikalangan konsumen, permasalahan yang terjadi yakni tingkat bertahannya suatu produk baru yang hanya sebentar, dikarenakan kurangnya loyalitas konsumen terhadap suatu produk baru. Pemasaran terkait bauran pemasaran berdasarkan pada kesesuaian konsumen (produk, hraga, tempat dan promosi) berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan berubah menjadi loyalitas pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang pengaruh baurann pemasaran (produk, harga, tempat dan promosi) terhadap kepuasan pelanggan pada Coldplay Juice SOJI dan menganalisis kepuasan pelanggan berubah menjadi loyalitas pelanggan pada Clodplay Juice SOJI.  Penelitian menggunakan metode analisis Partial Least Square (PLS), Metode Partial Least Square (PLS) menghasilkan bahwa variabel produk, tempat dan promosi memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan dengan nilai p-value kurang dari 0.01, sedankan untuk variabel harga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan yang ditunjukkan dengan nilai p-value lebih dari 0.05. R-square pada penelitian ini menunjukkan angka 0.67 pada (Y1) memiliki arti bahwa pengaruh variabel produk, harga, tempat dan promosi terhadap kepuasan pelanggan adalah 67% dan sisanya 23% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini. R-square pada (Y2) menunjukkan angka 0.57 yang artinya bahwa variabel produk, harga, tempat, promosi dan kepuasan pelanggan adalah 57% dan 43% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini.
Analisis Kepuasan Petani Bunga Krisan Potong terhadap Insektisida X di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu Ramadhani, Febriana Dian Indranisa; Anindita, Ratya
HABITAT Vol 28, No 1 (2017)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.669 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2017.028.1.5

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepuasan dan sekaligus menganalisis tingkat loyalitas petani bunga krisan potong terhadap penggunaan insektisida X. Metode yang digunakan adalah metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI).Untuk mengukur tingkat kepuasan digunakan delapan variabel yaitu kinerja, keistimewaan tambahan, keandalan, kesesuaian dengan spesifikasi, daya tahan, serviceability, estetika, dan kualitas yang dipersepsikan. Kemudian untuk mengukur tingkat loyalitas, diukur dengan lima tingkatan loyalitas yaitu switcher, habitual buyer, satisfied buyer, liking the brand, committed buyer. Responden yang digunakan berjumlah 55 orang petani bunga krisan potong. Metode IPA menghasilkan rata-rata tingkat kesesuaian sebesar 104.53% dan menunjukan bahwa produk sudah dapat memenuhi harapan konsumen. Metode CSI menghasilkan tingkat kepuasan sebesar 71.6% dan termasuk dalam kriteria puas. Hasil analisis loyalitas menunjukan petani bunga krisan potong berada pada tingkat loyalitas liking the brand.
Potential Market Willingness to Pay Through Edutourism Plan at CV. Damarayu Malang District Mutiaristi, Like; Anindita, Ratya; Nugroho, Condro Puspo
HABITAT Vol 28, No 3 (2017)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.73 KB) | DOI: 10.21776/ub.habitat.2017.028.3.12

Abstract

Edutourism is a necessity for kindergarten school, and enteprise can develop edutourism for kindergarten school as their potential market. This fact is crucial to observe to encounter potential market with enteprise that can supply their needs and both can get profit from the edutourism. By that background, this research are going to find valuation of the edutourism plan by potential market willingness to pay (WTP), to know factors that influence potential market WTP and to know potential market segmentation that declare willing to pay the edutourism. This research uses quantitative approach, analyzed by contingent valuation method and logistic regression analysis. The potential market in this research are kindergarten school in Pakisaji sub-district that have outingclass program. The finding revealed that economic value of the edutourism is more than the price target. Factors that influence potential market WTP are teachers education background, school fee per month, and ability to pay. Segmentation of the edutourism plan are kindergarten school with standard teacher’s education background in bachelor degree, categorized in low price school fee and already have ability to pay the edutourism.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN DURIAN DI DESA WONOAGUNG, KECAMATAN KASEMBON, KABUPATEN MALANG Baladina, Nur; Anindita, Ratya; Putri, Ariani Rosidi
HABITAT Vol 22, No 1 (2011)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.248 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain : (1) Untuk menganalisis saluran pemasaran durian di Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. (2) Untuk menganalisis marjin pemasaran, distribusi marjin, dan share petani. (3) Untuk menganalisis efisiensi pemasaran dari sisi efisiensi harga dan efisiensi operasional. Hasil dari penelitian ini antara lain : (1) Terdapat delapan saluran pemasaran durian, yaitu: (I) Petani à Konsumen, (II) Petani à Pengecer lokal à Konsumen, (III) Petani à Penebas lokal à Konsumen, (IV) Petani à Tengkulak à Pengecer lokal à Konsumen, (V) Petani à Penebas lokal à Pengecer lokal à Konsumen, (VI) Petani à Penebas lokal à Tengkulak à Pengecer lokal à Konsumen, (VII) Petani à Penebas luar kota à Konsumen, dan (VIII) : Petani à Penebas lokalà Pengecer Luar Kota à Konsumen. (2) Tidak ada marjin dalam saluran pemasaran I karena pada saluran pemasaran ini, petani langsung memasarkan durian kepada konsumen, sehingga tidak ada lembaga pemasaran yang terlibat. Sedangkan total marjin pemasaran pada saluran pemasaran II sebesar Rp 2.261,50/buah; pada saluran pemasaran III sebesar Rp 4.257,50/buah; pada saluran pemasaran IV sebesar Rp 14.163,79/buah; pada saluran pemasaran V sebesar Rp 12.975,63,-/buah; pada saluran pemasaran VI sebesar Rp 17.975,-/buah; pada saluran pemasaran VII sebesar Rp 7.100,-/buah; sedangkan pada saluran pemasaran VIII sebesar Rp 18.039,50/buah. Share yang diperoleh petani pada saluran pemasaran II, III, IV, V, VI, VII, dan VIII adalah sebagai berikut: 86,03%; 64,32%; 44,78%; 37,17%; 29,92%; 61,83%; dan 29,85%. Dari hasil perhitungan analisis efisiensi harga, diketahui bahwa pemasaran durian di daerah penelitian sudah efisien, karena nilai selisih harga lebih besar daripada nilai rata-rata biaya transportasi dan biaya sortasi. Namun jika dilihat dari analisis efisiensi operasional, diketahui bahwa pada penebas lokal saluran pemasaran III, pengecer lokal saluran pemasaran IV, dan tengkulak saluran pemasaran VI belum efisien. Kata kunci: efisiensi, saluran pemasaran durian, marjin, share petani
KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT AGROINDUSTRI EMPING JAGUNG (Kasus di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang) Ramadhan, Syamsu; Anindita, Ratya; Suhartini, Suhartini
HABITAT Vol 25, No 3 (2014)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.053 KB)

Abstract

Kelurahan Pandanwangi merupakan salah satu sentra agroindustri emping jagung dengan jumlah agroindustri terbanyak di Kota Malang. Diindikasikan bahwa koordinasi antar pelaku supply chain agroindustri emping jagung di Kelurahan Pandanwangi belum berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi dan menganalisis kondisi supply chain agroindustri emping jagung, dan 2) Mengukur kinerja supply chain management agroindustri emping jagung. Metode untuk menganalisis kondisi supply chain adalah menggunakan pendekatan hubungan jangka panjang sedangkan untuk mengukur kinerja supply chain management menggunakan model Supply Chain Operations Reference (SCOR) dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa pelaku supply chain agroindustri emping jagung terdiri dari beberapa pelaku yaitu petani, pemasok, agroindustri, pengecer dan konsumen, pencapaian kinerja supply chain agroindustri emping jagung adalah 66,28 persen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah koordinasi antar pelaku supply chain belum terjalin dengan baik dan kinerja supply chain management agroindustri emping jagung termasuk katageri advantage atau baik. kata kunci: supply chain, supply chain management, agroindustri