Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sistem Pendingin Menggunakan Air Untuk Optimasi Kinerja Panel Surya Berbasis Arduino Putra, Mursalim Pratama; Rika Wahyuni Arsianti
J-Eltrik Vol 3 No 1 (2021): July
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu energi alternatif yang paling banyak digunakan adalah sel surya. Namun sel surya hanya dapat bekerja optimal pada suhu 250C. Ini menjadi kendala bagi negara tropis seperti Indonesia yang memiliki suhu rata-rata pada siang hari 320C. Tujuan Penelitian ini adalah membuat sistem pendingin pada sel surya untuk menghasilkan daya optimum yang dapat diperoleh dengan penambahan sistem pendingin. Sistem pendingin yang digunakan menggunakan air untuk membasahi panel surya. Penelitian ini akan membandingkan kinerja dua buah panel surya 20 WP dengan sistem pendingin dan tidak menggunakan sistem pendingin. Air akan mengalir pada permukaan panel surya jika suhu lebih dari 350C. Pengamatan akan dilakukan terhadap tegangan, arus dan daya sel surya untuk mengetahui kinerja sistem pendingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan tegangan, arus dan daya yang dihasilkan adalah sebesar 1,18V, 103,55mA dan 2210mW. Parameter yang paling berpengaruh dengan penambahan sistem pendingin adalah arus. Sehingga pengisian baterai 5.5Ah lebih cepat 1,48 jam dibandingkan tanpa menggunakan sistem pendingin. Ini menunjukkan bahwa sistem pendingin panel surya dengan air mampu meningkatkan kinerja sel surya dengan mempercepat waktu pengisian baterai.
Rancang Bangun Alat Ukur Indeks Masa Tubuh untuk Deteksi Diabetes Mellitus Tipe 2 Rika Wahyuni Arsianti; Alexander, Arif; Mulyadi; Raudah
J-Eltrik Vol 1 No 1 (2019): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v1i1.16

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2 sangat erat hubungannya dengan Indeks Masa Tubuh. Penyakit Diabetes mellitus tipe 2 sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien dan membutuhkan biaya kesehatan yang cukup besar. Prevalensi penyakit ini semakin meningkat setiap tahunnya karena perubahan perilaku gaya hidup. Diabetes Mellitus dapat dicegah, ditunda kedatangannya dengan mengendalikan faktor resiko. Salah satu faktor resiko penyebab diabetes mellitus tipe II adalah Indeks Masa Tubuh yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat purwarupa alat pengukur Indeks Masa Tubuh. Perangkat ini terdiri dari sensor load cell dan sensor ultrasonic yang digunakan untuk mengukur berat badan dan tinggi badan manusia. Akurasi purwarupa alat ukur Indeks Masa Tubuh sebesar 98,5%. Sehingga perangkat ini dapat diajukan sebagai alat ukur Indeks Masa Tubuh. Pengujian purwarupa alat ukur Indeks Masa Tubuh dilakukan pada 17 subjek. Dari data hasil pengukuran diperoleh bahwa 29.4% subjek termasuk dalam kategori Indeks Masa Tubuh dengan resiko diabetes mellitus tipe 2.
Sistem Pendingin Menggunakan Air Untuk Optimasi Kinerja Panel Surya Berbasis Arduino Putra, Mursalim Pratama; Rika Wahyuni Arsianti
J-Eltrik Vol 3 No 1 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/je.v3i1.64

Abstract

Salah satu energi alternatif yang paling banyak digunakan adalah sel surya. Namun sel surya hanya dapat bekerja optimal pada suhu 250C. Ini menjadi kendala bagi negara tropis seperti Indonesia yang memiliki suhu rata-rata pada siang hari 320C. Tujuan Penelitian ini adalah membuat sistem pendingin pada sel surya untuk menghasilkan daya optimum yang dapat diperoleh dengan penambahan sistem pendingin. Sistem pendingin yang digunakan menggunakan air untuk membasahi panel surya. Penelitian ini akan membandingkan kinerja dua buah panel surya 20 WP dengan sistem pendingin dan tidak menggunakan sistem pendingin. Air akan mengalir pada permukaan panel surya jika suhu lebih dari 350C. Pengamatan akan dilakukan terhadap tegangan, arus dan daya sel surya untuk mengetahui kinerja sistem pendingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan tegangan, arus dan daya yang dihasilkan adalah sebesar 1,18V, 103,55mA dan 2210mW. Parameter yang paling berpengaruh dengan penambahan sistem pendingin adalah arus. Sehingga pengisian baterai 5.5Ah lebih cepat 1,48 jam dibandingkan tanpa menggunakan sistem pendingin. Ini menunjukkan bahwa sistem pendingin panel surya dengan air mampu meningkatkan kinerja sel surya dengan mempercepat waktu pengisian baterai.
Pemberdayaan dan Dukungan untuk Ibu Rumah Tangga melalui Kewirausahaan Sulistya Rini Pratiwi; Meylin Rahmawati; yohanna Thresia Nainggolan; Ferica Christinawati Putri; Kartini; Rahmi Nur Islami; Rizky Agusriyanti Irna; Tanti Try Lestari; Rika Wahyuni Arsianti; Mulyadi; Djuanda Hatta
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Juni)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v1i4.138

Abstract

The involvement of women in the productive business sector will lead to social change. The entry of women into the labor market or productive work affects household economic activities, resulting in changes in the family's economic structure. This became the rationale for this PKM activity to be carried out. The partners for this activity were a group of housewives in RT 65, Karang Anyar sub-district and Beringin Area, which became the basis for the premise that it was very necessary for this group of housewives to be provided with entrepreneurial skills and product-making skills that could be developed to improve the family economy. The problems of this group of housewives include: there is no guidance in increasing the empowerment of housewives, community activities have not been directed at increasing the knowledge and skills of housewives in terms of their contribution to improving family welfare, community activities that have narrowed into productive economic activities have not been implemented, Entrepreneurial activities for housewives are very limited and have not been developed and there is no stimulant assistance in the form of training and tools that are in accordance with their interests and skills as an incentive to apply their potential. The solution taken is training in product manufacturing skills and an understanding of entrepreneurship.