Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pembuatan bakteri fotosintesis untuk aplikasi pada pertanaman kacang panjang Baba, Basri; Asmawati, Asmawati; Nurhalisyah, Nuhalisyah; Darwis, Rendi; Padidi, Nober
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 1 No 1 (2022): Edisi Mei
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v1i1.392

Abstract

Bakteri fotosintesis (Synechococcus sp) ini adalah merupakan salah satu jenis bakteri fotosintesis dari kelompok bakteri cyanobacteria, memiliki kemampuan untuk melakukan penetrasi dalam jaringan daun tanaman dan melakukan fotosintesis sekaligus mampu menambat nitrogen bebas di atmosfer. Bakteri fotosintesis ini dapat diaplikasikan pada semua jenis tanaman dan diperoleh dengan proses pembuatan dari bahan mudah dan murah didapatkan. Karang taruna, kelompok tani dan masyarakat umum di Desa Manggalung, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, sebagai mitra pengabdian pada masyarakat, semua memiliki lahan usaha tani diantaranya padi, jagung, kacang tanah, kacang panjang, dan kakao. Usaha yang selama ini dilakukan untuk meningkatkan produksinya adalah penggunaan pupuk anorganik tanpa diimbangi dengan penggunaan bahan organik. Hal ini perlu dilakukan pembelajaran (teori dan praktek) pada kelompok masyarakat tersebut untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan bahan organik yang murah dan ramah lingkungan. Salah satunya penggunaan bakteri fotosintesis. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah menambah pengetahuan dan keterampilan petani pembuatan bakteri fotosintesis untuk dimanfaatkan pada tanaman yang dibudidayakan khususnya pada tanaman kacang panjang. Hasil pengabdian pada masyarakat di Desa Manggalung adalah bahwa kelompok mitra yang mengikuti kegiatan penyuluhan dan demplot meningkat pengetahuan dan keterampilannya dalam pembuatan dan aplikasi bakteri fotosintesis pada tanaman. Hal ini dibuktikan dengan minat dan keseriusan serta antusias peserta dalam memberikan respon berupa banyak pertanyaan selama berlangsung penyuluhan dan demplot (praktek pembuatan dan praktik aplikasi) bakteri fotosintesis.
Respon Fisiologi Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora L.) Pada Berbagai Formulasi Pupuk Organik Padidi, Nober; Wisdawati, Eka; Baba, Basri
Berkala Ilmiah Pertanian Vol 7 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Jember University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bip.v7i2.47487

Abstract

Produk samping tanaman kopi berupa limbah kulit kopi, masih dapat dimanfaatkan dengan diolah menjadi pupuk organik berkualitas yang diperkaya dengan tanaman penghasil nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian berbagai formulasi pupuk organik dari bahan utama limbah kulit kopi terhadap fisiologi tanaman kopi robusta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan berbagai formulasi pupuk organik dari limbah kulit kopi, yaitu tanpa pupuk organik (tanah) atau kontrol (P0), pupuk organik tanpa penambahan tanaman penghasil nitrogen (P1), pupuk organik dengan penambahan tanaman babadotan (P2), pupuk organik dengan penambahan tanaman mucuna (P3) dan pupuk organik dengan penambahan tanaman lamtoro (P4). Dosis yang diberikan per tanaman adalah 300 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dengan penambahan tanaman lamtoro menghasilkan rata-rata luas daun terbesar, tetapi tidak berbeda nyata dari perlakuan dengan penambahan mucuna dan tanpa penambahan tanaman penghasil nitrogen. Pada variabel jumlah stomata, kerapatan stomata dan volume akar, perlakuan formulasi dengan penambahan tanaman lamtoro juga menunjukkan kecenderungan yang lebih tinggi, tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.
Pelatihan pembuatan produk emping berbahan dasar jagung di Desa Manggalung, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep Syahra, Nur Jihad; Baba, Basri; Mu'minah, Mu'minah; Nurhaedah, St.; Ishak, Ishak
JatiRenov: Jurnal Aplikasi Teknologi Rekayasa dan Inovasi Vol 2 No 2 (2023): Edisi November
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jatirenov.v2i2.696

Abstract

Emping jagung adalah salah satu wujud diversifikasi pangan olahan berbahan dasar komoditas jagung. Jagung merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki banyak nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, mineral, dan sejumlah vitamin. Vitamin yang terdapat pada jagung adalah folat, vitamin A, vitamin B, dan Vitamin C sedangkan mineral yang terdapat pada jagung yaitu mangan, kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, seng, dan tembaga. Potensi tanaman jagung di Desa Manggalung belum dilakukan inovasi pengolahan produk yang maksimal, hal ini disebabkan karena sebagian besar masyarakat masih memilih memasarkan hasil pertaniannya dalam bentuk bahan baku saja. Sehingga perlunya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan inovasi pengolahan produk berbahan dasar jagung salah satunya adalah pembuatan produk emping jagung. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan tiga tahap meliputi; (1) sosialisasi kegiatan yaitu melakukan survei lokasi dan mengumpulkan informasi; (2) penyuluhan untuk memberikan informasi mengenai proses penyiapan alat dan bahan, proses cara perendaman jagung yang benar, proses perebusan jagung serta cara pemipilan jagung sehingga menghasilkan produk emping jagung yang enak di konsumsi; (3) demonstrasi melalui pelatihan pembuatan emping jagung. Produk emping jagung ini diharapkan menjadi salah satu peluang usaha baru di Desa Manggalung selain bernilai gizi yang tinggi juga memiliki nilai tambah ekonomis dengan masa simpan yang cukup lama sehingga jika dipasarkan diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI YANG DIAPLIKASI PUPUK ORGANIK DAN PUPUK HAYATI Baba, Basri; R. Sennang, Nadira; Syam’un, Elkawakib
Jurnal Agrivigor VOLUME 12 NOMOR 2, DESEMBER 2021
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ja.v12i2.14186

Abstract

Penelitian ini mengenai pertumbuhan dan produksi padi yang diaplikasi pupuk organik dan pupuk hayati. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) pengaruh jenis pupuk organik, dosis pupuk organik, dan dosis pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi, (2) pengaruh interaksi antara dosis pupuk organik dengan dosis pupuk hayati yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi, dan (3) pengaruh interaksi antara jenis pupuk organik dengan dosis pupuk organik dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan mulai Januari sampai dengan Juni 2010, bertempat di Instalasi Kebun Benih Jampue, Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial tiga faktor antara jenis pupuk organik, dosis pupuk organik dan dosis pupuk hayati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kompos kedelai dengan dosis 3 ton ha-1 memberikan hasil rata-rata terbaik pada jumlah gabah berisi (167,07 butir), indeks panen (0,67), jumlah gabah hampa terendah (41,64 butir). Pupuk hayati dosis 5 L ha-1 dengan aplikasi kompos kedelai 3 ton ha-1 memberikan hasil yang baik pada rata-rata jumlah gabah berisi (165,81 butir), jumlah gabah hampa terendah (41,64 butir), dan indeks panen tertinggi (0,68). Kompos kedelai dengan dosis pupuk hayati 5 L ha-1 memberikan hasil rata-rata terbaik pada jumlah anakan produktif (18,27 batang).
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA MANDIRI BENIH PADI ORGANIK UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DI DESA TOMPOBULU, KECAMATAN TOMPOBULU, KABUPATEN MAROS: Community Empowerment through Development of Organic Rice Seed Self-governing Village to Increase Income of Farmers at Tompobulu Village, Tompobulu District, Maros Regency A. Syaiful, Syatrianty; Kasim, Nurlina; Busthanul, Nurbaya; Baba, Basri; Oktaviany, Amelia; E. Mahmud, Fadjrin; Iswari, Inez
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v6i2.13495

Abstract

ABSTRAK Peluang agribisnis pertanian organik khususnya padi organik terbuka luas bagi petani khususnya yang tergabung dalam kelompok tani karena tingginya permintaan konsumen pada hasil pertanian organik yang sangat baik bagi kesehatan dan juga bernilai ekonomi tinggi. Masalah yang dihadapi adalah minimnya pengetahuan petani tentang produksi tanaman padi organik dan penggunaan benih organik bermutu untuk menunjang produksi tanaman. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada Mitra Kelompok Tani Botolempangan, Dusun Baddo Ujung, Desa Tompobulu Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Kegiatan ini berupa alih iptek ke petani untuk meningkatkan pendapatan petani melalui usaha perbenihan padi organik, pengolahan limbah pertanian (biomassa tanaman dan limbah ternak) menjadi pupuk organik dan pembuatan pestisida organik untuk digunakan dalam budidaya padi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah: penyuluhan/pendampingan teori dan pelatihan/pendampingan  praktek. Paket teknologi yang diintroduksi berupa teknik pembuatan pupuk organik dari limbah pertanian (padat dan cair) alami yang sumber bahan bakunya berbasis lokal, teknik produksi benih padi organik dan teknik budidaya padi berbasis produk alami mulai dari persiapan lahannya sampai pascapanen. Hasil PKM menunjukkan bahwa petani sangat antusias dalam mempelajari sistem pertanian padi organik. Hal tersebut  terlihat dari kehadiran Dinas Pertanian setempat dan tingkat kehadiran petani yang rata-rata tinggi yaitu sekitar 40 orang dari 20 orang yang di undang pada semua tahapan kegiatan. Lahan percontohan terpelihara dengan sangat baik sehingga pertumbuhan dan perkembangan tanaman juga sangat baik. Kata kunci: Pertanian organik, benih organik, padi organic, desa mandiri benih, pemberdayaan petani.   ABSTRACT Opportunities for organic farming agribusiness, especially organic rice, are wide open for farmers, especially those who are members of farmer groups because of the high consumer demand for organic agricultural products which are very good for health and also have high economic value. The problem faced is the lack of knowledge of farmers about organic rice crop production and the use of quality organic seeds to support crop production. The community service activities were carried out at the Mitra Perkasa Tani Botolempangan, Baddo Ujung Hamlet, Tompobulu Village, Tompobulu Subdistrict, Maros Regency. This activity is in the form of transferring science and technology to farmers to increase farmers' income through organic rice seeding businesses, processing agricultural waste (plant biomass and livestock waste) into organic fertilizers and making organic pesticides for use in rice cultivation. The methods used in the implementation of the activity are: counseling / theoretical assistance and training / practical assistance. The technology package introduced was in the form of techniques for making organic fertilizers from natural (solid and liquid) agricultural waste with local-based raw material sources, organic rice seed production techniques and rice cultivation techniques based on natural products ranging from land preparation to post-harvest. PKM results show that farmers are very enthusiastic in studying the organic rice farming system. This can be seen from the presence of the local Agriculture Office and the high level of farmer attendance, which is about 40 out of 20 people invited to all stages of the activity. The demonstration plot is very well preserved so that the growth and development of plants is also very good. Keywords: Organic farming, organic seeds, organic rice, self-sufficient seeds villages, empowerment of farmers.